Warning: Use of undefined constant kat - assumed 'kat' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/u4913611/public_html/include/fungsi.php on line 617

    Warning: Use of undefined constant title - assumed 'title' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/u4913611/public_html/include/fungsi.php on line 621

    Warning: Use of undefined constant alias - assumed 'alias' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/u4913611/public_html/include/fungsi.php on line 625

    Warning: Use of undefined constant Kategori - assumed 'Kategori' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/u4913611/public_html/include/fungsi.php on line 625

    Warning: Use of undefined constant Judul - assumed 'Judul' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/u4913611/public_html/include/fungsi.php on line 625
  • Home
  • Nasional
  • Nasib Malang Terpa Guru ini, Setelah Unggah Posting Malah Berurusan dengan Polisi

Nasib Malang Terpa Guru ini, Setelah Unggah Posting Malah Berurusan dengan Polisi

Mtc Jumat, 12 Juli 2019 08:00 WIB
Hand Over
Ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta: Guru les bernama Asteria Fitriani akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Polres Metro Jakarta Utara dalam kasus ujaran kebencian di laman media sosial.



Asteria ditetapkan sebagai tersangka lantaran mengunggah ajakan untuk tidak memasang foto Presiden di sejumlah media sosial.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, mengatakan Asteria ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan penyelidikan yang melibatkan ahli ITE, ahli bahasa, dan ahli pidana.

"Adapun peristiwa ini dilakukan melalui media sosial, yakni oleh tersangka AF tanggal 26 Juni 2019 dengan cara mengunggah di laman facebook-nya dan media sosial lain milik yang bersangkutan," kata Budhi dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Kamis 11 Juli 2019.

Kemudian, pada 1 Juli 2019, unggahan Asteria tersebut dilaporkan oleh warga berinisial TCS dengan dugaan adanya pelangggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Atas peristiwa tersebut, kami berpendapat, tersangka AF patut diduga melakukan pelanggaran pidana, baik UU ITE maupun UU hukum pidana," ujarnya.

Pasal yang dikenakan terhadap tersangka adalah Pasal 28 Ayat 2 Jo Pasal 45 huruf A ayat 2 UU RI No.19 tahun 2016 sesuai perubahan UU RI No.11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo pasal 14 ayat 1 atau ayat 2 atau pasal 15 UU RI no 1 tahun 46 tentang Peraturan Hukum Pidana atau pasal 160 KUHP atau pasal 207 KUHP.



"Ancaman hukuman pidana paling lama 6 tahun penjara atau denda maksimal Rp1 miliar," kata Budhi.

Dijelaskannya, karena ancaman hukumannya di atas lima tahun, maka tersangka dapat dilakukan penahanan.

"Oleh karena itu, saat tersangka ditangkap hari Selasa, ini sudah 1x24 jam. Sudah masuk penahanan," katanya.

Adapun unggahan tersangka adalah, "Kalau boleh usul di sekolah-sekolah tidak usah lagi memajang foto Presiden & Wakil Presiden. Turunin aja foto-fotonya. Kita sebagai guru nggak mau kan mengajarkan anak-anak kita tunduk mengikuti dan membiarkan kecurangan dan ketidakadilan. Cukup pajang foto GOODBENER kita aja, Gubernur Indonesia Anies Baswedan."

Sebelumnya, tersangka sempat diduga sebagai seorang guru di sebuah sekolah di Jakarta, namun setelah diperiksa, tersangka diketahui bukan guru sekolah.

Asteria bukan guru di sekolah, dia diketahui sebagai wali murid di sekolah tersebut yang mengaku sebagai guru saat mengunggah.

"Yang bersangkutan juga berprofesi sebagai guru, tapi guru les bimbingan belajar," ujar Kombes Budhi.

Dijelaskan Budhi, tersangka mengaku terperngaruh dengan lingkungan sekitar, terutama kondisi pasca-pemilu.

"Dia masih terbawa emosi, belum bisa menahan diri, sehingga mengunggahnya," katanya.



Asteria Fitriani yang juga dihadirkan saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara menyampaikan penyesalan dan permintaan maaf atas unggahannya di media sosial.

"Bersama ini, saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas unggahan saya per tanggal 26 Juni 2019 yang membuat keresahan di masyarakat," kata Asteria.

Dia mengaku menyesal tidak bijak berucap di media sosial dan tidak mempertimbangkan dampak unggahanya.

"Saya tidak ada niat sama sekali untuk menghasut atau mengajak orang melakukan sesuatu yang seperti disangkakan masyarakat," tuturnya.

(Mtc/Okz)
Editor: Fajar

Sumber: Okezone

T#g:Guru LesITEKebencianMatatelingaPenyebaranTerkinitersangkaUu iteUjaranmatatelinga.commatatelinga com
Komentar
Jumat, 13 Des 2019 08:15Internasional

Khabib Nurmagomedov Nampaknya Benar - Benar Serius Untuk Menatap Duel

Khabib Nurmagomedov nampaknya benar-benar serius untuk menatap duel yang bakal dilakoninya, yakni melawan Tony Ferguson. Bahkan Khabib mengklaim telah melakukan persiapan khusus demi bisa meraih kemenangan di duel kontra Ferguson.

Jumat, 13 Des 2019 08:01Berita Sumut

Ini Pemenang Ucok & Butet FDT 2019

Festival Danau Toba ke-7 tahun 2019 yang digelar di Parapat, Simalungun diisi dengan berbagai perlombaan termasuk pemilihan Ucok dan Butet Tahun 2019. Sebelum resmi ditutup Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut dr Ria Novida Telaumbanua didampingi

Jumat, 13 Des 2019 08:00Lifestyle

Perjalanan Zulqarnain hingga ke Siberia

Ilmu pengetahuan modern berupaya mencari tahu rute perjalanan Zulqarnain yang termasyhur.

Jumat, 13 Des 2019 07:45Bola

Arsenal Mampu Memetik Hasil Menjanjikan ke Grup F

Arsenal mampu memetik hasil cukup menjanjikan ketika melakoni matchday ke-6 Grup F Liga Eropa musim 2019-2020. Melawan Standard Liege, skuad The Gunners –julukan Arsenal– mampu menutup laga dengan hasil imbang 2-2.

Jumat, 13 Des 2019 07:30Bola

Roma Gagal Tetap Melaju, Meski di Imbangi Wolfsberger

Meski gagal menyudahi laga dengan kemenangan, Roma tetap dipastikan melaju ke babak 32 Besar Liga Eropa 2019-2020 dengan status runner-up Grup J. Roma hanya terpaut satu poin dari Istanbul Basaksehir yang di saat bersamaan mampu menumbangkan Borussia Monc

Jumat, 13 Des 2019 07:15Ekonomi

Harga Saham Mas Murni Merosot Dalam Lima Hari

Harga saham Mas Murni merosot dalam lima hari perdagangan berturut-turut setelah mencapai level tertinggi sejak 30 Juni 1999 atau dalam lebih dari 20 tahun terakhir. Dalam lima hari perdagangan, harga saham MAMI anjlok 80,25% dari posisi Rabu pekan lalu

Jumat, 13 Des 2019 07:00Ekonomi

Para Analis: Nilai Tukar Rupiah Terbatas,

Para analis melihat nilai tukar rupiah tidak akan banyak bergerak sampai akhir tahun nanti. "Hingga akhir tahun, rentang pergerakan rupiah sempit," kata Lukman Leong, analis Valbury Asia Futures, kemarin.

Jumat, 13 Des 2019 06:45Nasional

Kapolri Terima Audensi Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Tranmigrasi RI di Mabes Polri

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Asiz, M,Si menerima audiensi Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Kamis (12/12/2019).

Jumat, 13 Des 2019 06:30

Panglima TNI : TNI Harus Dapat Menjadi Faktor Penguatan Pancasila

Saat ini isu radikalisme yang dapat berkembang menjadi tindakan terorisme telah menjadi ancaman nyata yang mengemuka di tengah-tengah masyarakat. Sejak dahulu keberadaan radikalisme, baik itu radikal kanan dan kiri maupun radikal lainnya harus selalu di w

Jumat, 13 Des 2019 06:15Berita Sumut

Pemprovsu Sambut Positif Natal DPC PERADI Medan-Sumut

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajeckshah (Ijeck) menyambut positif pelaksanaan Natal yang akan digelar Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokasi Indonesia (DPC Peradi Medan-Sumut) di Regale Internasional Center Jalan Adam Malik No 66 Medan

Jumat, 13 Des 2019 06:00Nasional

Pangdam I/BB Tinjau dan Motivasi Prajurit Satgas Pam Rahwan Yonif RK 136/TS di Ambon

Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, untuk meninjau dan memberi motivasi Prajurit Satgas Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti yang sedang melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Daerah

Kamis, 12 Des 2019 22:44Berita Sumut

Victor Silaen : Kita Akan Evaluasi Kegiatan Ini Untuk Menjadi Lebih Baik

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara dr Ria Novida Telaumbanua didampingi Ketua Komisi B DPRD Sumut Victor Silaen serta Anggota Komisi B lainnya seperti Parsaulian Tambunan, Tuani Lumban Tobing, Zerira Salim Ritonga, Sumihar Sagala serta

Kamis, 12 Des 2019 21:15Berita Sumut

Dukung Optimalisasi PAD, PT Bank Sumut Bantu Pemko Medan Pasang Tapping Box

Guna mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Medan, Pemko Medan melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Medan bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi

Kamis, 12 Des 2019 21:00Berita Sumut

Akhyar : Keberagaman Budaya Harus Kita Jaga & Lestarikan

Keberagaman budaya Kota Medan adalah kekayaan yang kita miliki. Kekayanaan ini harus kita jaga dan lestarikan. Pasalnya kekayaaan ini tentunya membuat Kota Medan dijuluki sebagai miniaturnya Indonesia. Seluruh suku bangsa yang ada di Indonesia, juga dimil

Kamis, 12 Des 2019 20:57Berita Sumut

Jurnalis Apresiasi Kinerja Irjen Pol Agus Andrianto Selama Jabat Kapolda Sumut

Jurnalis Kota Medan memberikan apresiasi kinerja Irjen Pol Agus Andrianto selama menjabat Kapolda Sumut.

Kamis, 12 Des 2019 20:45Berita Sumut

Genjot Pariwisata Sumut, Rute Penerbangan Baru Dijajaki

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut). Berbagai upaya dan kerja sama ditempuh untuk menggenjot dan meningkatkan kunjungan wisatawan. Apalagi, salah satu destinasi super prioritas