• Home
  • Nasional
  • Panglima TNI : Prajurit Korpaskhas Menjadi Yang Terdepan Dalam Setiap Medan Pengabdiannya

Panglima TNI : Prajurit Korpaskhas Menjadi Yang Terdepan Dalam Setiap Medan Pengabdiannya

faeza Jumat, 18 Januari 2019 14:59 WIB
Mtc/ist
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat memimpin Apel Khusus yang diikuti sekitar 845 Prajurit Paskhas berikut kendaraan tempurnya, bertempat di Lapangan Merah Mako Korpaskhas, Bandung, Jawa Barat, Jumat (18/1/2019).
MATATELINGA, Jakarta: Prajurit-prajurit komando tidak pernah ragu menjadi yang terdepan dalam setiap medan pengabdian menjaga  dan mempertahankan keutuhan NKRI. Walau bagaimanapun rintangan dan tantangan, tidak sedikitpun membuat gentar para prajurit komando kebanggaan rakyat ini.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat memimpin Apel Khusus yang diikuti sekitar 845 Prajurit Paskhas berikut kendaraan tempurnya, bertempat di Lapangan Merah Mako Korpaskhas, Bandung, Jawa Barat, Jumat (18/1/2019).

Panglima TNI menyampaikan bahwa prajurit Paskhas senantiasa siap menjaga Keutuhan NKRI, karena itu merupakan amanah yang dititipkan oleh para pendahulu, para pahlawan bangsa, kepada rakyat Indonesia. "Keutuhan NKRI juga hak milik anak cucu kita, sebagai pemilik NKRI di masa yang akan datang dan tanggung jawab kita untuk memastikan bahwa negara ini tetap jaya, dan menjadi warisan yang baik bagi generasi penerus bangsa," tuturnya.

Selanjutnya, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa tantangan saat ini dan di masa mendatang tidak akan semakin ringan. Teknologi berkembang sedemikian pesat dan membawa berbagai perubahan. "Ancaman yang dihasilkan menjadi semakin kompleks dan sulit diprediksi. Tanpa adanya kesiapan, kewaspadaan, dan komitmen serta tidak pernah sedikitpun menghitung untung rugi dalam pengabdian, mustahil kita dapat mengatasinya," ucapnya.

Menurut Panglima TNI, teknologi dapat merubah metode perang, di masa mendatang kita bisa saja bertempur melawan robot, drone atau senjata tanpa awak lainnya. "Untuk itu kita perlu menyesuaikan doktrin, taktik dan cara bertempur kita. TNI harus mampu mengatasi  setiap kemungkinan ancaman yang dapat timbul," jelasnya.

"Terlebih kemajuan teknologi ternyata membawa serta dampak negatif yang dapat merusak. Persatuan dan kesatuan bangsa dapat terancam karena informasi menyesatkan dan mengadu domba yang beredar di media sosial," ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Disisi lain, Panglima TNI mengingatkan bahwa sejak awal setiap prajurit telah berikrar dan memantapkan hati untuk menjadi prajurit-prajurit komando sampai titik darah penghabisan. Junjung tinggi kehormatan, Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Jadilah prajurit-prajurit pemersatu bangsa yang sejati, sebagaimana para pendahulu pasukan baret jingga.

"Jangan pernah berhenti membina diri untuk selalu menjadi yang terdepan. Kembangkan kemampuan, manfaatkan segala kemajuan yang ada, berinovasi dan beradaptasilah dengan baik tanpa meninggalkan nilai-nilai hakiki prajurit komando. Ingatlah selalu bahwa setiap saat negara membutuhkan kemampuan kita. Korps Baret Jingga harus siap digerakkan menghadapi segala kemungkinan, kapanpun dan dimanapun," ucapnya.

Diakhir sambutannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengingatkan antara lain, teguhkan hati dalam mengabdi pada negara demi menjaga tetap tegaknya kedaulatan dan keutuhan NKRI. Sebagai prajurit TNI, loyalitas tegak lurus hanya kepada Negara dan Pemimpin TNI demi menjaga garis komando serta legalitas pergerakan pasukan. "Hati-hati dan hindari pesan-pesan viral di Media Sosial yang cenderung memecah belah soliditas TNI. Laporkan kepada pimpinan secara garis komando bila menemui persoalan khususnya dengan instansi samping," tegasnya.

"Seluruh rakyat menaruh kepercayaan yang tinggi kepada prajurit-prajurit TNI. Sebagai bagian dari TNI, Korpaskhas sudah tentu juga turut memikul kepercayaan itu. Seluruh kerja keras dan pengorbanan kita adalah sumbangsih bagi masa depan bangsa dan negara. Setiap tugas yang dilaksanakan, menjadi catatan ibadah di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa," pungkas Panglima TNI.

Turut hadir pada acara tersebut, antara lain Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E, M.M, Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos., Pangdivif I Kostrad Mayjen TNI Agus Rohman, S.I.P., Pangkohanudnas Marsda TNI Imran Baidirus, S.E., Aspers Kasau Marsda TNI Anastasius Sumadi, Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono., M.Tr. (Han), Dankorpaskhas Marsma TNI Eris Widodo Yuliastono, S.E., M.Tr (Han), Kapuspen TNI Brigjen TNI Sisriadi, Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto, S.T.,M.A.P. dan Kasgartab II Bandung Marsma TNI Drs. Embu Agapitus, M.Si (Han).(mtc)
Editor: faeza

T#g:KorpaskhastniPanglima TNI
Komentar
Minggu, 20 Okt 2019 08:00Berita Sumut

Soal Polemik Surat Edaran Gubsu, Kabiro Hukum Pemprovsu "Menang Banyak "

Polemik Surat Edaran (SE) Gubsu Edy Rahmayadi soal izin pemeriksaan dan pemanggilan lembaga penegak hukum ternyata membuat gerah Kepala Biro Hukum Pemprovsu Andy Faisal sebagai pihak yang mengusulkan dan mengkonsep surat tersebut.

Minggu, 20 Okt 2019 07:05Nasional

Detik Detik Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia

Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 terpilih dalam pesta demokrasi sebelumnya Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin hari ini dilantik. Pengukuhan sekaligus pengambilan sumpah jabatan berlangsung dalam Rapat Paripurna MPR RI di Gedung Nusa

Minggu, 20 Okt 2019 06:15Bola

Pertandingan Pertama Mempertemukan antara Lazio kontra Napoli

Menariknya, pertandingan-pertandingan yang dimainkan oleh tim-tim yang menghuni posisi atas klasemen Liga Italia saat ini. Pertandingan pertama mempertemukan antara Lazio kontra Napoli.

Minggu, 20 Okt 2019 06:00Berita Sumut

Surat Edaran Gubernur Bakal Jadi Ancaman Terjadinya Polemik di Sumut

Surat Edaran (SE) yang diterbitkan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, perihal kewajiban aparatur sipil negara (ASN) meminta izin pada Gubernur sebelum memenuhi panggilan aparat penegak hukum, bakal menjadi ancaman yang nantinya akan menuai polemik. M

Sabtu, 19 Okt 2019 23:55Lifestyle

Imbas Masalah Sang Suami, Zaskia Sungkar Kehilangan Pekerjaan

Berimbas pada pekerjaan sang istri, Zaskia Sungkar kakak Ipar Teuku Wisnu itu rmengaku kehilangan salah satu proyeknya

Sabtu, 19 Okt 2019 23:45Bola

Bermain Imbang Akhiri Laga Tottenham Hotspur vs Watford

Laga kesembilan Liga Inggris 2019-2020. Tottenham Hotspur hanya mampu bermain imbang 1-1 kala menjamu Watford

Sabtu, 19 Okt 2019 23:30Bola

Taklukkan Newcastle United, London Biru Petik Poin Penuh

Bermain sebagai tuan rumah di Stadion Stamford Bridge, Si London Biru harus menunggu hingga menit 73

Sabtu, 19 Okt 2019 23:15Nasional

Lagi, Maluku Diguncang Gempa Magnitudo 5,1

Dinyatakan tak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. Gempa dengan magnitudo 5,1 mengguncang Maluku

Sabtu, 19 Okt 2019 23:00Internasional

Denmark Open 2019, Ahsan/Hendra Tantang Marcus/Kevin di Final

Usai kalahkan unggulan keempat asal Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonodam di semifinal Denmark Open 2019

Sabtu, 19 Okt 2019 22:45Lifestyle

Terkuak, Marion Jola Idap Penyakit

Dalam video berdurasi 13 menit. Marion Jola bercerita mengenai masa kecilnya melalui sebuah saluran YouTube

Sabtu, 19 Okt 2019 22:30Nasional

17 Kepala Negara Hadiri Pelantikan Presiden RI Besok

Ada 17 orang tamu undangan kepala negara sahabat serta duta besar (dubes) sebanyak 168 hadiri pelantikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi serta Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin

Sabtu, 19 Okt 2019 21:23Berita Sumut

Ibu Guru SDN di Tebingtinggi Tewas Dibunuh Dalam Rumah

Seorang guru SD negeri di Kota Tebing Tinggi, Sumut, Siti Rahmah Lubis (58), ditemukan tewas berlumuran darah di dalam rumahnya di Jalan DI Panjaitan, Rambung, Tebing Tinggi, Jumat (18/10) sekitar pukul 23.45 Wib.

Sabtu, 19 Okt 2019 20:35Nasional

Sebanyak 11 unit Mercedes Benz S-Class dan 6 unit E-Class Siap di Gunakan

Kesiapan dan persiapan Pelantikan Presiden Jokowi akan dilakukan besok (20/10/2019), telah dilakukan salah satunya terkait penggunaan mobil Mercedes Benz yang akan digunakan pejabat tinggi negara sahabat.

Sabtu, 19 Okt 2019 20:20Nasional

Prajurit Pamtas RI-PNG Yonif 411Kostrad Sulap Rumah Pintar Jadi PAUD

Prajurit TNI Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pandawa Kostrad yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) Pos Toray, menyulap Rumah Pintar menjadi Kelas Pendidikan Anak U

Sabtu, 19 Okt 2019 20:05Berita Sumut

Edy Rahmayadi Ingatkan Tentang Kejujuran dan Berkoban

Kejujuran dan sikap rela berkorban diharapkan tetap dipegang teguh para sarjana ketika kembali dan berkiprah di tengah masyarakat. Sehingga kehadiran para sarjana dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat

Sabtu, 19 Okt 2019 19:20Berita Sumut

Hadiri Wisuda ke-54 ITM, Gubernur: Jadilah Sarjana Yang Bisa Mengubah Sumut

Menjadi sarjana berarti melangkah maju ke sebuah fase dimana seseorang terjun ke dalam masyarakat, setelah menuntut ilmu di perguruan tinggi. Karena itu, sarjana diharapkan mampu berbuat bagi masyarakat dan kemajuan Sumatera Utara (Sumut) ke depan