• Home
  • Nasional
  • Panglima TNI Menyaksikan Latihan PPRC TNI 2018

Panglima TNI Menyaksikan Latihan PPRC TNI 2018

Amr/rel Minggu, 13 Mei 2018 04:59 WIB
Matatelinga
MATATELINGA, Jakarta:  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P. dan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., S.Sos., M.M. beserta pejabat Mabes TNI, menyaksikan Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI tahun 2018 melalui video live streaming yang berlangsung di Selaru-Maluku Tenggara Barat, Morotai-Maluku Utara dan Timika-Papua, bertempat di Bandara Mozes Kilangin, Timika, Provinsi Papua, Sabtu (12/5/2018).

Dalam pengarahannya kepada seluruh peserta latihan PPRC TNI 2018 di Selaru, Morotai dan Timika, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto melalui video call menyampaikan terima kasih kepada Prajurit TNI atas pelaksanaan kegiatan PPRC TNI tahun 2018, khususnya pada saat manuver lapangan yang telah dimulai tanggal 8 s.d. 12 Mei 2018. "Secara umum, saya menilai baik sekali dan kegiatan latihan sesuai dengan keinginan kita semua yaitu lancar, aman dan terkendali," ucapnya.

"Hal itu terlihat ketika melaksanakan manuver lapangan bahwa pimpinan lapangan sangat tepat untuk melaksanakan atau tidak dilaksanakan kegiatan pelatihan yang sudah direncanakan. Dalam setiap latihan selalu ditentukan hari 'H' atau jam 'J' serta faktor-faktor yang mempengaruhi, seperti cuaca dan medan," ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa kegiatan Latihan PPRC TNI 2018 sepenuhnya diserahkan kepada pelaku, sehingga komando latihan hanya bisa mengawasi dan menilai keputusan di lapangan.  Menurutnya, semua kegiatan yang dilaksanakan Prajurit TNI di lapangan sudah dilaksanakan dengan baik.  "Di Selaru saya nilai sangat baik, demikian juga untuk pendaratan Amfibi. Semua ini bisa dilaksanakan dengan baik dan sesuai rencana, termasuk kegiatan yang dilaksanakan di Morotai dan Timika," ungkapnya.

"Mari kita catat apa yang kita sudah laksanakan, dan ini adalah pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua, sehingga untuk latihan-latihan yang akan datang kita sudah memiliki catatan-catatan penting untuk perbaikan," kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menekankan kepada seluruh pelaku yang berada di tiga wilayah (Selaru, Morotai, Timika) untuk segera melaksanakan inventarisasi personel, peralatan dan lain-lain. "Cek dan catat semua kelengkapan dan kekurangan, baik komunikasi, dukungan logistik termasuk diantaranya adalah aturan-aturan latihan yang ditemukan di lapangan dan kita segera akan melaksanakan evaluasi, sehingga kegiatan tahun depan tentunya akan sangat lebih baik lagi,"  ujarnya.

"Terima kasih kepada seluruh Prajurit TNI yang telah melaksanakan kegiatan latihan, seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama dan komponen bangsa lainnya serta Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang telah mendukung kegiatan ini sehingga sukses dengan baik," tutup Panglima TNI.

Dihadapan awak media, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa kegiatan latihan PPRC TNI 2018 bisa dilaksanakan dengan aman, lancar dan terkendali. Kegiatan ini merupakan latihan pertama yang dilakukan oleh TNI secara utuh. "Secara utuh maksudnya adalah kegiatan latihan dilaksanakan di tiga lokasi berbeda yaitu Selaru, Morotai dan Timika," ucapnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, hal-hal yang diuji dalam latihan tersebut adalah hubungan komunikasi dan komando pengendali latihan di tiga lokasi tersebut, tentunya tidak mudah untuk menyamakan pengendalian karena dipengaruhi oleh situasi cuaca termasuk juga medan di masing-masing wilayah.

Panglima TNI menyampaikan bahwa dalam kegiatan latihan ini tentu ada kekurangan-kekurangan yang ditemukan di lapangan dan segera di evaluasi, sehingga kegiatan latihan berikutnya bisa dilaksanakan sesuai dengan keinginan. "Kita merencanakan latihan ini kurang dari enam bulan, namun saya nilai sukses karena semuanya mampu dilaksanakan sesuai dengan rencana," ungkapnya.

"Mudah-mudahan latihan di tahun 2019, kita juga akan mencari lokasi latihan di wilayah NKRI dengan asumsi tiga trouble spot yang kita akan mainkan. Hari ini adalah hari yang sangat baik, karena kita bisa mendapatkan beberapa pengalaman yang bisa kita tulis dan dapat kita evaluasi untuk kegiatan latihan-latihan berikutnya," kata Panglima TNI.

Latihan PPRC TNI 2018 diikuti oleh 8.018 prajurit TNI, terdiri dari 6.398 orang pelaku dan 1.620 orang penyelenggara. Alutsista yang dilibatkan antara lain dari Unsur Darat : Mortir-81, Hely Bell-412, Hely MI-17, Hely Fennec.  Unsur Laut : KRI klas Parchim, KRI LPD, KRI klas LST, KRI klas Sigma, KRI Klas BCM, Hely Bell, BVP-2, 8 LVTP-7, 17 BMP-3F, Kapa K-60, Howitzer 105 MM, BTR-50P (M). Unsur Udara melibatkan pesawat tempur F-16, EMB-314 Tucano, CN-295, C-130, B-737, Hely NAS-332/ES-725.

Tema yang diangkat dalam Latihan PPRC TNI Tahun 2018 ini adalah "PPRC TNI Menghancurkan Kekuatan Musuh di Pulau Selaru, Timika dan Morotai Dalam Rangka Menegakkan Kedaulatan Wilayah Nasional".  Latihan PPRC TNI ini memiliki nilai strategis atau Deterent Effect, dalam bentuk suatu satuan TNI yang mampu bergerak cepat untuk menjangkau potensi ancaman yang lebih dari satu trouble spot yang terjadi di seluruh wilayah NKRI.

(Mtc/rel)
Editor: Amrizal

T#g:MatatelingaPanglima TNIpasukan TNI
Komentar
Sabtu, 16 Feb 2019 22:30Lifestyle

Berikut 9 Mimpi Rasulullah SAW yang Menakjubkan

Mimpi adalah segala kejadian alam bawah sadar yang melibatkan indra manusia saat tidur. Mimpi yang singgah sebagai bunga tidur manusia bisa berupa mimpi indah mau pun mimpi buruk.

Sabtu, 16 Feb 2019 22:15Lifestyle

Sering Mimpi Orang Sudah Meninggal, Berikut Penjelasan anak Indigo

Mimpi adalah sebuah kondisi dimana seseroang akan melihat visualisasi di alam bawah sadar mereka. Mimpi adalah hal yang lumrah dan sering dialami oleh semua orang.

Sabtu, 16 Feb 2019 22:05Berita Sumut

Menkumham: Indonesia Kejar Uang Hasil Kejahatan di Luar Negeri

Pemerintah Republik Indonesia saat ini terus melakukan inventarisasi uang hasil kejahatan yang disimpan di luar negeri. Pemerintah bahkan akan memberikan hadiah bagi masyarakat yang membantu memberikan data terkait hal tersebut.

Sabtu, 16 Feb 2019 22:00Nasional

Kembali Maskapai Penerbangan Bersimbol Singa ini Kejutkan Penumpangnya

Seorang penumpang Pesawat Lion Air yang tergelincir di landas pacu Bandara Internasional Supadio Pontianak di Kubu Raya, Kalimantan Barat, mengalami trauma dan masih dirawat di rumah sakit.

Sabtu, 16 Feb 2019 21:45Berita Sumut

Menteri Hukum dan HAM Memungut Sampah

Seribuan warga Fun Walk Bersama Bersama Yasonna Hamonangan Laoly Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) di Medan, Sabtu (16/2/2019).

Sabtu, 16 Feb 2019 21:40Berita Sumut

Cipayung Plus Kota Medan Tolak Hoax dan Politisi Agama

Menyikapi ancaman perpecahan antar umat beragama dan kerukunan dalam kehidupan masyarakat di Indonesia, khususnya di Kota Medan, Kelompok Cipayung Plus Kota Medan, Sabtu (16/2/2019) menggelar deklarasi anti hoax dan politisasi agama dalam mengejar kepen

Sabtu, 16 Feb 2019 21:30Lifestyle

Penyakit Jantung Tidak Berbahaya Terhadap Hubungan Seks, Berikut Penjelasanya

Penyakit jantung memang sangat ditakuti oleh semua orang karena keganasannya. Penyakit ini juga dapat merenggut nyawa orang penderitanya. Oleh karena itu, banyak orang yang belum terkena penyakit ini lebih menjaga kesehatan dengan berbagai cara. Lalu, yan

Sabtu, 16 Feb 2019 21:15Nasional

BPPTKG: Kembali Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar, Begini Kondisinya

Gunung Merapi kembali memuntahkan lava pijar ke arah Kali Gendol hingga sejauh 800 meter. Aktivitas vulkanik Merapi masih cukup tinggi dan radius tiga kilometer dari puncak harus steril dari kegiatan warga.

Sabtu, 16 Feb 2019 21:00Internasional

AS Lakukan Sabotase Peluncuran Satelit Iran

Menteri luar negeri Iran mengatakan ada upaya sabotase Amerika Serikat di balik gagalnya dua peluncuran satelit milik Iran dalam beberapa bulan terakhir.

Sabtu, 16 Feb 2019 20:45Nasional

Kasum TNI Ikuti Kejurnas Menembak Pangdam Jaya 2019

Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Mayjen TNI Joni Supriyanto menghadiri pembukaan dan mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Lomba Menembak Pangdam Jaya 2019 di Lapangan Tembak Rakca Jaya Den Arhanud 003/1/F Kodam Jaya, Cikupa, Tangerang, Provinsi Banten, Sa

Sabtu, 16 Feb 2019 20:01Berita Sumut

Polsek Medan Baru Tali Asih Bagi Warga Kurang Mampu

Wujud dari keperdulian Polri terhadap warga yang kurang mampu, Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Baru berbagi Tali Asih kepada warga binaannya yang kurang mampu, Sabtu (16/2/2019).

Sabtu, 16 Feb 2019 19:23Berita Sumut

Pangdam I/BB Hadiri Rakor Antisipasi Permasalahan/Hambatan pada Pileg dan Pilpres TA. 2019

Panglima Kodam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah menghadiri rapat koordinasi (Rakor) Antisipasi Permasalahan/Hambatan pada Pileg dan Pilpres TA. 2019,Jumat (15/2/2019) bertempat di di Ruang Rapat Raja Inal Siregar Lantai II Kantor Gubernur Sumut Jln Pangeran Di

Sabtu, 16 Feb 2019 18:51Berita Sumut

Caleg Hanura Rianto SH Sebagai Anak Boru Hima Lubis Untuk Didukung Maju DPRD Medan

Yang menarik dalam Rakerwil Pertama Hima Lubis Dohot Boruna, yang berlangsung di Hotel Garuda Plaza Sabtu (16/2/2019) yabg dihadiri para sesepuh dan toko bermagra lubis.

Sabtu, 16 Feb 2019 17:53Berita Sumut

Kapoldasu Melepas 2000 NgeGas Bareng Komunitas Trail Polda Sumut 2019

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto melepas 2.000 rider dalam acara NgeGas Bareng Komunitas Trail Polda Sumut 2019, bertempat di Lapangan KS Tubun Markas Polda Sumut, Jalan Sisingamangaraja KM 10,5 Medan, Sabtu (16/2/2019)

Sabtu, 16 Feb 2019 17:28Berita Sumut

Belasan Rumah Terbakar di Dairi, Warga Harap Bantuan Pemerintah

Sebanyak 14 unit rumah warga di Desa Lae Parira, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi pada Jumat (15/2/2019) siang ludes diamuk si jago merah. Saat ini korban kebakaran mengharapkan bantuan dari pemerintah.

Sabtu, 16 Feb 2019 15:15Berita Sumut

JPU : Kompol Fahrizal Sudah Dieksekusi ke Rumah Sakit Jiwa

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randy Tambunan mengungkapkan Kompol Fahrizal yang dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan sudah diserahkan ke Rumah Sakit Jiwa. Hal ini sebagaimana perintah majelis hakim PN Medan dalam amar putusan.