• Home
  • Nasional
  • Papua Bergolak, Dua Prajurit TNI Tewas Ditembak Saat Bagikan Bahan Makanan untuk Anak-anak

Papua Bergolak, Dua Prajurit TNI Tewas Ditembak Saat Bagikan Bahan Makanan untuk Anak-anak

Fidel W Senin, 20 Agustus 2018 07:58 WIB
Papua Bergolak, Dua Prajurit TNI Tewas Ditembak Saat Bagikan Bahan Makanan untuk Anak-anak / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta: Dua anggota TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) tewas ditembak kelompok bersenjata ketika akan membagikan bahan makanan untuk anak-anak.

Dikutip dari Antara, laporan yang diterima oleh Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Letnan Kolonel Dax Sianturi menyebutkan dua anggota TNI yang meninggal dunia adalah Letnan Dua Amran Blegur yang menjabat Komandan Pos Tingginambut dan Prajurit Satu Fredi.

Mereka ditembak ketika hendak ke Kampung Tingginambut, Puncak Jaya, Papua.

"Jenazah kedua prajurit itu dijadwalkan akan dievakuasi ke Jayapura pada Senin (20/8) untuk selanjutnya dibawa ke Jakarta," kata Sianturi di Jayapura.

Dax Sianturi mengatakan bahwa dua TNI itu sedang membawa bahan makanan untuk anak-anak. Namun, sekitar pukul 14.00 WIT, masyarakat melapor ke Koramil Tingginambut tentang pengadangan terhadap anggota TNI di Jembatan Tingginambut.

Saat ditemukan, kata dia, kedua korban meninggal dunia dengan luka tembak dan panah.

Jenazahnya berada di luar rumah kayu Jembatan Tingginambut, kemudian dievakuasi ke RSUD Mulia.

Sebelumnya, pada 6 Juli lalu, seorang anggota Resimen 1 Satuan Tugas Khusus Papua Pelopor Brimob, Bharada Rafindo Refli Sagala juga ditembak saat dalam tugas menyergap kelompok bersenjata di Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua.

Bharada Rafindo selamat dalam peristiwa itu. Ia hanya mengalami luka tembak di bagian paha kanannya.

Baku tembak di Papua, khususnya di Kabupaten Nduga, cukup sering terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Pada Juni lalu, tiga warga sipil dilaporkan tewas setelah TNI-Polri dengan kelompok bersenjata melakukan kontak senjata di Bandara Kenyam, Nduga.

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat mengaku bertanggung jawab atas penembakan  yang menewaskan tiga warga sipil tersebut.

Dilansir dari Radio Selandia Baru (radionz.co.nz), tentara separatis Papua mengaku bertanggung jawab atas tewasnya ketiga warga sipil, termasuk anak laki-laki yang mereka katakan terkena peluru nyasar.

"Tembakan membidik ayah anak itu, tapi anak itu panik dan memeluk ayahnya, lalu terkena hantaman peluru nyasar di pipinya," kata tentara separatis itu dalam laporan yang dikutip Radio Selandia Baru (radionz.co.nz).

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan ada dugaan penembakan terhadap pesawat Twin Otter milik maskapai Trigana Air di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua bermotif politik.

"Peristiwa ini adalah diduga kelompok bersenjata untuk kepentingan politik. Jadi kelompok bersenjata ini sering juga dimanfaatkan atau ikut memanfaatkan situasi pilkada," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/6).

Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:kelompok bersenjatakelompok separatispapuapenembakan di papuaprajurit tni ditembak
Komentar
Senin, 16 Sep 2019 09:15Internasional

NASA Kirim Manusia Pada Tahun 2024

Beberapa negara seperti Amerika, China, Rusia, India, Korea Selatan, Jepang, dan Korea Utara pun berlomba untuk mengirim manusia ke Bulan

Senin, 16 Sep 2019 09:00Bola

Liga Italia 2019-2020, Minggu 15 September 2019, ini Hasil Laganya

Laga lanjutan pekan ketiga Liga Italia 2019-2020, sejumlah pertandingan yang seru dan menarik terjadi semalam

Senin, 16 Sep 2019 08:45Bola

Liga Spanyol 2019-2020, Minggu 15 September 2019, ini Hasil Laganya

Pekan keempat Liga Spanyol 2019-2020, laga-laga ketat mewarnai yang dihelat Minggu 15 September malam WIB hingga Minggu

Senin, 16 Sep 2019 08:30Bola

Liga Inggris 2019-2020, Minggu 15 September 2019, ini Hasil laganya

Pekan kelima Liga Inggris 2019-2020, sebanyak dua pertandingan usai digelar, Minggu 15 September malam hingga Senin

Senin, 16 Sep 2019 08:15Lifestyle

Kenali Ramuan Tongkat Madura yang Bikin Miss V Jadi Rapat, ini Dokter

Tidak jarang, banyak yang mengambil jalan pintas dan menggunakan produk perapat Miss V yang dijual di pasaran. Salah satu yang sudah menjadi hits sejak dulu adalah tongkat Madura

Senin, 16 Sep 2019 08:00Bola

Maurizio Sarri dan Antonio Conte "Perang"

Pada pekan ketujuh Liga Italia 2019-2020 perjumpaan antara Juventus dan Inter Milan baru akan terjadi

Senin, 16 Sep 2019 07:45Lifestyle

Ingin Amal Ibadah Diterima Allah, ini Doanya

Setiap selepas shalat pasti Anda berdoa agar diterima segala amal dan ibadah, serta memohon ampun atas segala dosa-dosa

Senin, 16 Sep 2019 07:30Ekonomi

Dua Kilang Minyak Saudi Aramco Diserang

Arab Saudi memangkas produksi minyak dan gas menyusul serangan pesawat tanpa awak atau drone, serangan tersebut telah mengurangi produksi minyak mentah sebesar 5,7 juta barel per hari

Senin, 16 Sep 2019 07:15Berita Sumut

Dua Tersangka Pengedar Narkoba Diamankan Sat.Res.Narkoba Polres Sibolga

Dua tersangka pelaku tindak kejahatan narkotika berhasil diamankan opsnal Sat.Res.Narkoba Polres Sibolga, kedua tersangka masing masing tersangka “WH”,24, warga Jalan Kolonel EE Sigalingging Kelurahanan A.Parombunan Sibolga dan tersangka “DMS” ,25, warga

Senin, 16 Sep 2019 07:15Lifestyle

Ingin Bangun Subuh Tepat Waktu, ini Caranya

Tapi tidak semua orang bisa melaksanakan shalat Subuh tepat waktu karena bisa jadi orang tersebut bangun menjelang matahari terbit, atau bahkan saat matahari sudah terbit

Senin, 16 Sep 2019 07:00Nasional

Lagi, Driver Taksi Online Dibegal Penumpang

Ketika mengantar penumpangnya ke Jalan Bintaro Raya, Sektor IIIA, depan Ruko Graha Marcela, Pondok Karya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel)

Senin, 16 Sep 2019 06:45Bola

Inter Milan Memuncaki Klasemen Sementara Liga Italia 2019-2020

Performa cemerlang yang ditampilkan Inter di awal musim ini sejatinya membuat tim berjuluk Nerazzurri itu difavoritkan menjadi penantang terkuat dalam perburuan gelar juara Liga Italia. Meski demikian, menurut Manolas masih terlalu dini untuk membicarakan

Senin, 16 Sep 2019 06:30Nasional

Hanya Uang Rp 14 Ribu, Nenek di Bacok dan di Bakar Oleh Pelaku , Coba Kelabui Polisi

Karena sudah kerjaan kepolisian setiap penanganan kasus tindak pidana.Terbukti, Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang nenek bernama Iyah ,60, warga Desa Jayabakti, Kabupaten Garut, ditemukan tewas terbakar di sebuah gubuk, di Kampung Lebak

Senin, 16 Sep 2019 06:15Berita Sumut

Seratusan Prajurit Yonif 123/RW Dikirim ke Riau Bantu Atasi Karhutla

Seratusan Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri 123/Rajawali dikirim ke Provinsi Riau untuk membantu penanganan bencana kabut asap akibat Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan), Minggu (15/9/2019).

Senin, 16 Sep 2019 06:00Bola

Laga Berjalan Seru Sejak Awal, Kedua Timnas

Kedua tim saling jual beli serangan. Hellas Verona memetik peluang menit dua lewat sundulan Valerio Verre yang masih melambung, sementara AC Milan lewat tembakan keras Krzysztof Piatek dua menit kemudian. Laga berjalan seru sejak awal.

Minggu, 15 Sep 2019 22:30Berita Sumut

Tercapainya Kesepakatan BODT Dan Masyarakat Sigapiton

Seusai rapat mediasi BODT antara masyarakat Motung dan Sigapiton, tercapai kesepakatan dikedua belah pihak