• Home
  • Nasional
  • Papua Konvoi Dan Kibarkan Bendera Israel, Boy Rafli Sebut Cuma Tradisi

Papua Konvoi Dan Kibarkan Bendera Israel, Boy Rafli Sebut Cuma Tradisi

Fidel W Jumat, 18 Mei 2018 11:06 WIB
Konvoi bendera israel
MATATELINGA, Jayapura:  Tak berselang lama setelah Amerika Serikat meresmikan kantor Kedutaan Besarnya di Yerussalem, sebagai bentuk mendukung Ibu Kota baru Israel, netizen dihebohkan dengan beredarnya rekaman video warga Papua yang mengibarkan bendera negara zionis tersebut.

Setidaknya ada dua video yang beredar terkait aksi pengibaran bendera Israel yang diduga dilakukan dalam acara Kebaktian Budaya Bangsa ke-12 di Gedung Olahraga (GOR) Waringin Kotaraja Jayapura.

Video yang tersebar pertama, berdurasi 1.41 menit memperlihatkan sejumlah warga Papua dengan berpakaian rapi mengelu-elukan nama Israel yang diduga juga dicampur dengan bahasa Papua dengan diiringi musik khas Indonesia timur bertempo cepat.


Mereka yang didominasi orang dewasa itu juga mengelilingi GOR sambil berjoget, ada yang berpasang-pasangan, sembari mengibarkan bendera Israel dalam ukuran sedang dan besar.

Sementara video kedua, berdurasi 45 detik, pengibaran bendera Israel dilakukan secara beriring-iringan menggunakan truk, mobil jenis minibus, hingga bus berkapasitas penumpang 43 kursi.

Dalam video tersebut juga terdengar seorang pria sedang bernarasi hanya di Papua orang dengan bebas bisa mengibarkan bendera Israel dengan konvoi disaat semua pihak mengancam aksi kebrutalan negara yang sudah membunuh banyak warga Palestina.




Kecaman terhadap video singkat yang sudah dibenarkan oleh Kapolda Papua Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar itu pun datang dari berbagai kalangan. Beberapa di antara mereka mengkritik sikap diamnya pemerintah dan aparat hukum karena membiarkan konvoi yang disebut sudah menjadi budaya itu.

Kritik soal ketidakadilan hukum di Indonesia pun mengemuka. Beberapa netizen menuding jika pemerintah dan aparat akan bereaksi keras jika konvoi yang digelar menggunakan bendera bertulis kalimat Tauhid dan menuding telah mengancam prinsip Pancasila. Dalam poin itu, netizen mempertanyakan diamnya kelompok yang selama ini mengklaim berada di garis depan membela NKRI.

Kecaman juga datang dari Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. Dia mengkritik warga Papua yang membela negara Israel yang jelas-jelas menurutnya adalah negara teroris.

"Polisi kita sedang jadi target teroris, mestinya laku kibarkn bendera teroris israel harusnya tak dibiarkan," kicau politikus PKS itu lewat akun @hnurwahid, Kamis (17/5).

Kapolda Papua Boy Rafli mengatakan konvoi ini dilakukan oleh komunitas Sion Kids. Menurutnya, mereka menggelar acara peringatan budaya yang sudah menjadi tradisi.

"Pengibaran bendera Israel di Jayapura peringatan dari komunitas Sion Kids, ini komunitas masyarakat. Itu sudah seperti tradisi dan merupakan budaya," ujar Boy.

Boy mengatakan acara peringatan ini tidak memiliki kepentingan politik apapun. Boy menyebut komunitas ini mengagungkan budaya Israel yang berasal dari keturunan Adam. Boy mengatakan kegiatan mereka tidak mencerminkan dukungan terhadap Israel sebagai sebuah negara.

"Mereka dulu ada sejarah dengan pendeta Israel yang dulu pernah berdakwah datang ke Indonesia. Itu sekarang sudah jadi tradisi dan budaya. Itu saja tidak ada kepentingan lain," kata Boy.


Kapolda Papua / photo by nasional.tempo.co

Boy berharap masyarakat tidak berpersepsi bahwa acara budaya ini sebagai bentuk dukungan terhadap negara Israel.

"Jauh sekali dengan bentuk dukungan terhadap Israel. Tidak ada maksud dukungan untuk Israel. Intinya ini hanya acara peringatan," ujar Boy.

Aksi Sion Kids di Papua itu juga pernah menyebar melalui akun Youtube Pillar of Fire pada 21 Mei 2016 lalu. Dalam video berdurasi hampir 10 menit itu, perserta yang juga banyak diikuti anak muda Papua itu melakukan konvoi dan membentangkan spanduk memperingati satu dasawarsa Sion Kids Centre, di dalam memperingati visi misinya bagi Israel.

Selain itu, dalam spanduk juga tertulis 'Baik di Mata Tuhan, Untuk Memberkati Israel'. Di tengah-tengah konvoi dengan bendera Israel itu, beberapa warga tampak menari dengan menggunakan pakaian adat Papua.

Dari berbagai informasi yang dihimpun dari media lokal, Sion Kids Center merupakan gerakan untuk mengembalikan kembali Alkitab ke akar-akar Yahudi. Menurut klaim mereka, jika Alkitab dibaca dengan teliti maka Tuhan hanya membedakan dua golongan yakni Yahudi dan non Yahudi. Dengan demikian iman kepada Tuhan Yesus tidak bisa terlepas dari perjanjian Tuhan kepada bangsa Yahudi Israel dengan Abraham, Ishaq dan Yakub.

Kebaktian budaya bangsa ke-12 di GOR dan lapangan Trikora beberapa waktu lalu itu disebut sebagai puncak HUT ke-70 tahun kemerdekaan bangsa Israel. Dalam acara tersebut, Papua disebut harus bangkit untuk memberkati Israel. Dengan begitu, Papua akan diberkati juga oleh Israel yang menurut mereka merupakan bangsa yang diberkati Tuhan.

Dalam perayaan yang diklaim dihadiri oleh 4.700 orang itu, mereka mengapresiasi Komando Daerah Militer XVIII/Cenderawasih, Kapolda Papua dan tim gabungan TNI-Polri yang sudah mengawal jalannya kebaktian. 
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:benderabendera israelboy rafliisraelpapuapapua jahat
Komentar
Jumat, 19 Okt 2018 12:24Berita Sumut

Warga Tanjungbalai Apresiasi Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris

Dua orang lelaki berinisial “AN” dan “RI” warga Asahan dan Tanjung Balai ditembak oleh Densus 88 anti teror dari sebuah rumah kontrakan di jalan Jumpul lingungan IV kelurahan kapias Pulau Buaya kecamatan Teluk Nibung Tanjung Balai, Kamis (18/10/2018) sek

Jumat, 19 Okt 2018 12:00Berita Sumut

Sanggar Kecabai Asahan Raih Juara III Lomba Seni Budaya Kominfo Sumut

Dalam rangka melestarikan kebudayaan asli daerah,Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Komunikasi dan Informasi telah melakukan pembinaan pada sejumlah sanggar kesenian yang ada di Asahan, salah satunya sanggar kesenian tradisional “Kecabai”, yang tel

Jumat, 19 Okt 2018 11:45Lifestyle

Ini Dia Manfaat Makan Ikan, Salah Satunya Bisa Tingkatkan Kecerdasan

Himbauan ini tentunya bukan tanpa alasan. Kita semua tahu bahwa dengan mengonsumsi ikan, banyak manfaat yang bisa didapat. Salah satunya adalah kecerdasan otak karena kandungan yang ada di daging ikan.

Jumat, 19 Okt 2018 11:39Lifestyle

Hai Sob! Jangan Lakukan Hal Ini Pada Anjing

ANJING adalah hewan yang sangat dekat dengan manusia. Hewan berkaki empat ini memiliki kemampuan untuk membaca isi hati serta memiliki keterikatan emosional dengan manusia.

Jumat, 19 Okt 2018 11:32Nasional

Diduga Teroris, Densus 88 Tembak Warga Tanjungbalai

Warga Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut), mendadak geger setelah penangkapan dua terduga teroris oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri di Gang Jumpul, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Tanjungbalai. Warga sekitar mendadak geger se

Jumat, 19 Okt 2018 11:28Nasional

Jokowi Himbau Korban Gempa Manfaatkan Dana Bantuan untuk Bangun Rumah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memangkas prosedur pencairan dana bagi masyarakat yang menjadi korban bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tidak tanggung-tanggung dari 17 prosedur disederhanakan hanya menjadi 1 prosedur yang harus dipenuhi.

Jumat, 19 Okt 2018 11:26Nasional

Polisi Lakukan Reka Ulang Peluru Nyasar di Lapangan Tembak

Pejabat kepolisian menyebut rekonstruksi di Lapangan Tembak untuk melihat jarak lapangan tembak hingga mengakibatkan peluru menyasar ke gedung DPR.

Jumat, 19 Okt 2018 11:17Nasional

KPK Bantu Polri Tangkap Dirut PT Aero Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana Subsidi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantu jajaran Polri menangkap Direktur Utama PT Aero Support International, M Rusli (MR), yang sudah diburu sejak 2014. Rusli sendiri merupakan tersangka kasus dugaan penyalahgunaan dana subsidi penerbangan Pemerintah

Jumat, 19 Okt 2018 11:12Internasional

Terkait Kasus Jamal Khashoggi, Barat Tak Berani Sanksi Saudi. Ini Alasannya

PRESIDEN AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan "hukuman berat" bagi Arab Saudi jika terbukti membunuh wartawan veteran Jamal Khashoggi, yang hilang setelah berkunjung ke kantor Konsulat Saudi di Istanbul.

Jumat, 19 Okt 2018 11:04Internasional

Anjem Choudary Bebas, Inggris Perketat Pengawasan

PARA pejabat keamanan Australia merasa khawatir dengan dibebaskannya salah seorang ulama Inggris, Anjem Choudary (51), yang dituduh sering menyampaikan pesan kebencian. ABC mendapat laporan bahwa pihak berwenang Australia akan memantau dari dekat pembebas

Jumat, 19 Okt 2018 11:01Internasional

Putin Sebut Rusia Siap Gunakan Senjata Hipersonik Bulan Depan

Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan, bahwa senjata hipersonik Rusia, hulu ledak New Avangard hypersonic glider akan siap digunakan dalam beberapa bulan mendatang. Putin mengklaim bahwa Rusia adalah negara pertama di dunia yang mengembangkan teknolog

Jumat, 19 Okt 2018 07:04Nasional

Para Kepala Kantor Bakamla di Daerah Simak Kebijakan Pembangunan ASN dalam Rakor Monev

Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat, Tengah dan Timur, serta 14 Kepala SPKKL dan 2 Kepala Stasiun Bumi Bakamla berkumpul dalam rapat monev yang digelar Subdit Monitoring dan Evaluasi Direktorat Kebijakan Kamla. Rapat memasuki hari kedua dengan pembahas

Jumat, 19 Okt 2018 06:00Nasional

Satkes Kogasgabpad Bantu Imunisasi 112 Siswa SD di Sumbawa Barat

Satuan Kesehatan Komando Tugas Gabungan Terpadu (Satkes Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Nusa Tenggara Barat, Subsektor Sumbawa Barat, ikut membantu Puskesmas Poto Tano melaksanakan Imunisasi kepada 112 siswa siswi SDN Tuananga, Desa Tuananga, K

Jumat, 19 Okt 2018 05:52Nasional

Pesawat Negara Sahabat Angkut Bantuan Kemanusiaan ke Palu

Pesawat angkut militer negara sahabat bersama pesawat TNI AU melaksanakan pengangkutan bantuan kemanusian untuk korban gempa dan tsunami ke Palu di Posko Satgas TNI AU Dharmapalu Lanud Dhomber Balikpapan

Kamis, 18 Okt 2018 21:45Berita Sumut

Doorr...Doorr....Warga Kelurahan Kapias Berhamburan Keluar

Warga masyarakat yang bermukim di jalan Jumpul lingkungan VI kelurahan Kapias Pulau Buaya kecamatan Teluk Nibung Tanjung Balai

Kamis, 18 Okt 2018 20:02Berita Sumut

Gilang Mendrofa dan Janice Jeconiah Terpilih Sebagai Mr & Ms UNPRI 2018

Mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Gilang Mendrofa dan mahasiswi dari Fakultas Psikologi (UNPRI) Janice Jeconiah terpilih sebagai Mr & Ms UNPRI 2018, dalam acara UNPRI Fiesta dan Dies Natalis UNPRI ke – 17, di Medan In