MARHABAN YA RAMADHAN
  • Home
  • Nasional
  • Partai Demokrat Usung Capres-Cawapres Baru Di Luar Nama Jokowi Dan Prabowo

Partai Demokrat Usung Capres-Cawapres Baru Di Luar Nama Jokowi Dan Prabowo

Fidel W Senin, 23 April 2018 08:35 WIB
Susilo Bambang Yudhoyono/windowarta.com
MATATELINGA, Jakarta: Partai Demokrat hingga kini belum menentukan arah dukungan kepada calon presiden dan wakil presiden di pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Namun, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono akan mengisyarakatkan akan mengusung capres cawapres di luar nama Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Nama capres dan cawapres yang akan diusung itu akan diumumkan setelah SBY melakukan safari politik ke sejumlah daerah.

"Saya akan pasangkan nanti, capres-cawapres yang mengerti keinginan rakyat. Insya Allah nanti ada pemimpin baru yang amanah, cerdas dan memikirkan rakyat banyak," kata SBY di hadapan ratusan ulama, santri dan masyarakat Kota Cilegon, Banten, Minggu (24/4).


SBY tidak melanjutkan penjelasan soal kemungkinan nama yang akan diusung partai berlambang bintang mercy itu.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan saat ini Partai Demokrat sedang memainkan sebuah strategi cantik jelang Pilpres. Dia mengibaratkan Pilpres sebagai permainan sepakbola.

"Terus tik tok tik tok [Menggiring giring bola] sampai depan gawang. Ini sudah babak kedua. Kalau hanya mengumumkan capres-nya saja belum lengkap. Kami akan selesaikan dulu Pilkada sampai Juni, Juli bercakap-cakap ke situ [Pilpres], kemudian Agustus akan kami ambil langkah," kata Hinca.

Hinca menambahkan capres yang diusung atau berkoalisi dengan Demokrat akan memiliki tiga keuntungan. "Istilahnya, beli satu dapat tiga," kata Hinca.

Pertama, calon tersebut memperoleh suara 10 persen pendukung Demokrat. Kedua, mendapatkan pengalaman SBY yang pernah menjadi Presiden selama dua periode, dan ketiga, mendapatkan dukungan politik dari 100 juta pemilih milenial yang merupakan pendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Jadi koalisi bukan soal siapa cawapresnya, tapi kami akan berkoalisi dengan program yang kami terima," ujarnya.

Dongkrak Elektabilitas

Partai Demokrat, menurut Hinca, akan terus mendongkrak elektabilitas AHY sebagai cawapres, yang saat ini menurut lembaga survei Cyrus Network mencapai 15 persen. Demokrat menginginkan elektabilitas AHY mencapai 20 persen hingga Agustus 2018.

"Survei terakhir, AHY naik mencapai 15 persen. Kami yakin akan naik lagi," kata Hinca.

Survei Cyrus yang dirilis 19 April 2018 silam, menunjukkan AHY merupakan calon pendamping paling potensial Jokowi. Ketua Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 Partai Demokrat itu memiliki elektabilitas 15 persen, unggul atas nama-nama lain seperti Gatot Nurmantyo (10 persen), Prabowo Subianto (9,1 persen), Anies Baswedan (9,1 persen) dan Hary Tanoesodibjo (8,8 persen).

Survei tersebut dilaksanakan pada 27 Maret-3 April 2018. Metode survei menggunakan multistage random sampling. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka. Total responden sebanyak 1.230 orang yang berasal dari 123 desa/kelurahan di 34 provinsi se-Indonesia dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Survei Indobarometer juga menempatkan nama AHY sebagai cawapres potensial untuk Jokowi. Namun, survei Indobarometer hanya dilakukan di wilayah Jawa Timur. Berdasarkan survei yang dilakukan pada 29 Januari hingga 4 Februari 2018 di 38 kabupaten/kota di wilayah Jatim, elektabilitas AHY mencapai 15,1 persen.

AHY, menurut Indobarometer, unggul atas Anies Baswedan (13,1 persen), Gatot Nurmantyo (7,9 persen), Ridwan Kamil (6 persen) dan Muhaimin Iskandar (5,3 persen).

Menurut Hinca, target untuk mendongkrak elektabilitas AHY kemungkinan akan mudah diraih. Sejauh ini, Demokrat telah melakukan langkah-langkah strategis untuk menaikan elektabilitas putras sulung SBY itu, diantaranya melalui safari politik ke sejumlah wilayah.

"Kami yakin bisa kembali ke 2004 dan 2009. Mana ada partai yang turun ke bawah naik bus, karena kami tidak punya uang untuk beli pesawat," katanya.
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:ahycapresdemokratjokowiPartai DemokratPemiluPilprespolitikPrabowosby
Komentar
Kamis, 23 Mei 2019 06:45Lifestyle

Hari Pengampunan, Sempurnakan Doa di Puasa Ramadhan ke 18

Puasa Ramadhan merupakan ibadah yang wajib dijalani oleh umat muslim saat Ramadan tiba. Disamping mengerjakan berbaga macam ibadah

Kamis, 23 Mei 2019 06:30Bola

Perpanjangan Kontrak Ramsey Ganggu Keharmonisan Tim

Arsenal akhirnya mengungkap alasan mengapa mereka tidak memperpanjang kontrak Aaron Ramsey

Kamis, 23 Mei 2019 06:15Lifestyle

Ustadz Arifin Ilham Berpulang, Nomor 4 Paling Getarkan Hati, Berikut Pencapaian Semasa Hidup Beliu

Meninggalnya Ustadz Arifin Ilham menjadi duka mendalam bagi masyarakat Indonesia. Banyak hal menarik

Kamis, 23 Mei 2019 06:00Bola

Maldini: Tidak Ada Istilah Kawan

Direktur Pengembangan AC Milan, Paolo Maldini, memastikan akan obyektif dalam penilaian kinerja

Rabu, 22 Mei 2019 23:11Berita Sumut

Meski Sibuk Pengamanan Aksi, Polsek Adakan Buka Puasa Bersama

Disela-sela pengamanan aksi unjukrasa di kantor KPU Sumut, personil gabungan TNI -Polri menyempatkan diri bersilatuhrahmi dengan mengelar buka puasa bersama dengan massa pengunjukrasa yang menjalankan ibadah puasa, Rabu (22/5/2019).

Rabu, 22 Mei 2019 22:56Nasional

Panglima TNI : TNI Mendukung Penuh Polri Dalam Menjaga Keamanan Negara

Pasca pengumuman hasil pemilihan Presiden tahun 2019 yang telah diumumkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tanggal 21 Mei 2019, Selasa dini hari, situasi keamanan di Ibu Kota negara tidak kondusif yang ditandai dengan tindakan anarkis d

Rabu, 22 Mei 2019 22:41Berita Sumut

Ribuan Massa Demo di Depan Bawaslu Sumut, Membubarkan diri dengan Tertib

Ribuan massa yang melakukan orasi hingga malam hari yang dilakukan didepan Kantor Bawaslu Sumut di Jalan Adam Malik, Medan, akhirnya membuabrkan diri dengan damai, Rabu (22/5/2019)

Rabu, 22 Mei 2019 22:26Berita Sumut

Pemuda Bawa 'Senpi' Ebohkan Para Pendemo

Massa yang berunjuk rasa di depan Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumatera Utara yang berada di Jalan Adam Malik seketika heboh. Dimana, petugas berhasil mengamankan seorang pria yang diduga membawa senjata api.

Rabu, 22 Mei 2019 22:11Berita Sumut

Buka Puasa Bersama MQS, Gubernur Sebut Kaum Wanita Tiang Negara

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyebutkan bahwa kaum wanita (emak-emak) adalah tiang negara. Karena itu diharapkan agar kaum perempuan (para istri) untuk terus mendukung kaum laki-laki (para suami), khususnya yang bekerja untuk bangsa dan

Rabu, 22 Mei 2019 21:56Berita Sumut

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemprov Sumut akan Bangun Sekolah di Nias Selatan

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), khususnya di Kabupaten Nias Selatan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut segera membangun sekolah. Ini salah satu wujud keseriusan Pemprov Sumut membangun pendidikan di daerah ini

Rabu, 22 Mei 2019 21:41Berita Sumut

Pemudik memadati Kapal Kelud dengan Pengamanan Ketat Petugas

Kapal KM Kelud yang baru sandar didermaga Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan Kota Medan,yang baru turun dari atas kapal, Rabu (22/5/2019) siang, mendapat pengamanan esxtra ketat oleh sejumlah petugas.

Rabu, 22 Mei 2019 21:26Berita Sumut

Ini Harapan KNPI Padangsidempuan untuk Presiden RI Terpilih

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Padang Sidempuan, Andi Lumalo Harahap mengatakan kepada presiden terpilih agar kedepannya dapat menjalankan roda pemerintahan yang semakin bagus.

Rabu, 22 Mei 2019 21:13Berita Sumut

Kapolrestabes dan Dandim Salat Tarawih Bareng Massa Demonstran Depan Kantor Bawaslu Sumut

Seribuan massa di Medan hingga malam ini masih bertahan di seputaran Kantor Badan Pengawasan Pemilihan Umum, Rabu (22/5/2019). Tidak hanya berbuka puasa bersama dan salat maghrib berjamaah, massa juga menunaikan salat Tarawih berjamaah di sana.

Rabu, 22 Mei 2019 20:55Berita Sumut

Ucapkan Selamat Buat Jokowi, FKUB Asahan Minta Warga Jaga Keharmonisan Berbangsa dan Bernegara

MATATELINGA,  Asahan: Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama Kabupaten Asahan H Humaidi S Pane meminta semua pihak untuk menghormati keputusan resmi KPU RI terhadap pemenang pemilu. Kalau pun ada t

Rabu, 22 Mei 2019 17:14Berita Sumut

Gubernur: Buatlah yang Terbaik untuk Masyarakat

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melantik dr Khainir Akbar Yusuf Sp A sebagai Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan, Rabu (22/5/2019), di Aula Raja Inal Siregar Lantai II Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro No 30 Medan. Pelantikan in

Rabu, 22 Mei 2019 16:59Berita Sumut

BPJS Ketenagakerjaan Makin Tingkatkan Manfaatnya

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan semakin meningkatkan manfaat untuk para pekerja. Kini, tak hanya pekerja lokal yang bisa mendapatkan manfaat jaminan sosial tenaga kerja, pekerja migran juga akan mendapatkan manfaat dari program J