• Home
  • Nasional
  • Presiden Diminta Jangan Terseret KPK Dalam Proses Penegakan Hukum

Presiden Diminta Jangan Terseret KPK Dalam Proses Penegakan Hukum

Abdullah Selasa, 14 November 2017 22:15 WIB
Matatelinga.com
MATATELINGA, Jakarta:  Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak mau diseret-seret Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam proses penegakan hukum. Hal itu terkait sikap KPK yang ketika berhadapan dengan hukum, selalu datang ke Presiden dan meminta untuk tidak memproses kasusnya.

"Fakta hukum dalam kasus SPDP (Surat Perintah Dimulainya Penyelidikan) Bareskrim Polri ke Kejaksaan Agung, terkait dugaan surat palsu yang dilakukan oleh Agus Rahardjo (Ketua KPK) dan Saut Situmorang (Wakil Ketua KPK), KPK selalu minta bantuan presiden," tegas Fahri dalam Forum Legislasi yang bertajuk 'Pansus Angket Apa Lagi?' dalam kesempatan itu turut hadir Anggota Pansus Angket KPK yang juga Anggota Komisi III DPR RI,  Masinton Pasaribu dimedia center, senayan, Jakarta,  Selasa (14/11/2017).

Fahri merasa aneh ketika KPK selalu menolak panggilan Pansus Hak Angket DPR RI. Sikap ini kata Fahri menunjukkan pembangkangan KPK terhadap hukum sendiri. Padahal, Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa pansus angket itu legal.

"Maka ke depan harus ada aturan mengikat antara sesama lembaga negara termasuk KPK. Sehingga KPK ini tidak merasa benar dan selalu benar sendiri. Siapa saja yang coba mengkritisi selalu disebut melemahkan dan mendukung korupsi," ujar Wakil Ketua DPR bidang Korkesra itu.

Pemikiran seperti itu yang menurut Fahri perlu diluruskan. Dimana KPK dalam temuan Pansus Angket terbukti mempunyai kesalahan, abuse of power, sewenang-wenang, menciptakan drama seolah-olah fakta, bahkan sebanyak 7 kali kalah dalam peradilan dan lain-lain, yang membuktikan bahwa banyak kinerja KPK yang salah.

"Kasus pencoretan nama-nama calon Menteri Kabinet Kerja bukti bahwa KPK intervensi eksekutif, dan nama-nama yang diwarnai kuning dan merah itu diproses tidak sekarang? Sementara namanya sudah hancur di masyarakat. Inilah yang harus jadi pelajaran bersama dan kalau salah tak boleh kita biarkan KPK ini," ungkap Fahri.

Politisi asal dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) itu menilai, cukup sudah 15 tahun ini KPK bekerja dan terbukti tak ada kasus-kasus besar yang diungkap.

"Justru, Kepolisian lebih masif dan produktif, apalagi kalau ada Densus Tipikor, maka KPK tak diperlukan lagi. Kalau KPK terus meminta bantuan presiden, konyol dan amatiran ini," kecewa Fahri.

(Mtc/Aam)
Editor: Amrizal

T#g:DPR RIDPR-RIKPKProses Hukum
Komentar
Minggu, 24 Feb 2019 12:30Berita Sumut

Kantongi 5 Paket Diduga Sabu, Meringkuk di terali besi

Seorang pria bertempat tinggal seputaran Jalan Medan Binjai Km 10 Gg Dame, Desa Sei Senayang, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, harus jerasakan dingin terlali besi. Pasalnya, dia ditangkap Tim Pegasus Polsek Sunggal Polrestabes Medan

Minggu, 24 Feb 2019 12:08Berita Sumut

Pemko Medan Harap Kontribusi Positif dari DPD IKAALL STTD Sumut

Pemko Medan sangat mendukung terbentuknya Ikatan Alumni Akademi Lalu Lintas Sekolah Tinggi Transportasi Darat (IKAAL STTD) Sumatera Utara. Dengan adanya wadah ikatan alumni ini tentunya seluruh pakar-pakar transportasi darat diharapkan kontribusi aktifnya

Minggu, 24 Feb 2019 11:32Aceh

Kapolri Tekankan Pentingnya Keamanan Bagi Pembangunan Aceh

Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., tiba di Mapolda Aceh untuk meresmikan gedung Ditsamapta dan gedung Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung pertemuan dan ge

Minggu, 24 Feb 2019 10:46Berita Sumut

Camel "Petir" Ingin Berbagi dan Berjuang untuk Rakyat

Jelang masa kampanye Pileg dan Pilpres 17 April 2019 mendatang, Caleg DPR RI, Dapil Sumut 1 dari partai Golkar, Camellia Panduwinata Lubis akan melaksanakan ibadah umroh pada tanggal 25 Februari hingga 5 Maret 2019.

Minggu, 24 Feb 2019 10:33Internasional

Tembus Blokade Pemerintah Venezuela, AS Kirimkan Bantuan Kemanusian

Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido mengumumkan pengiriman bantuan kemanusiaan pertama telah tiba di Venezuela dari perbatasan selatan dengan Brazil.

Minggu, 24 Feb 2019 10:18Nasional

Terkait Kebakaran Kapal Nelayan, 7 Orang Saksi Diperiksa

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menyebutkan polisi telah memeriksa tujuh tujuh orang saksi terkait kebakaran besar yang menghanguskan 18 kapal di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Minggu, 24 Feb 2019 10:03Lifestyle

AS Ciptakan Robot Karena Kesulitan Cari Tenaga Kerja, Bagaimana Dengan Tanah Air

Industri pertanian dan agraria dunia diprediksi akan segera mengalami revolusi secara besar-besaran.

Minggu, 24 Feb 2019 09:30Internasional

Sejarah Terciptanya Angka Nol Hingga Kisah Revolusi Matematika di India

Seperti China, sejak lama India telah mendapatkan manfaat besar dari desimal atau sistem bilangan yang menggunakan basis sepuluh.

Minggu, 24 Feb 2019 08:52Nasional

Bolos Hamir 3 Bulan, Oknum ASN Dipecat

Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama membenarkan bahwa Hayati Syafri diberhentikan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Minggu, 24 Feb 2019 08:37Nasional

Terlibat Pesta "Kaca", 3 Oknum Polri dan 1 Wanita Mendekam di Balik Jeruji Besi

Ditresnarkoba Polda Sulsel mengungkap penyalahgunaan narkoba jenis sabu yang melibatkan tiga anggota Polri dan satu perempuan.

Minggu, 24 Feb 2019 08:22Ekonomi

WOW1 Ditengah Kisruh Perang Dagang, China Beli Produk AS, Kok Bisa...

Negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dengan Republik Rakyat China mendekati tahap akhir.

Minggu, 24 Feb 2019 08:07Lifestyle

Pentingnya Pendidikan, Pernah Drop Out, 5 Orang Sukses ini Kuliah Kembali

Dunia profesional tidak kekurangan tokoh sukses yang drop out dari universitas; Bill Gates, Mark Zuckerberg, dan Steve Jobs adalah beberapa contoh yang paling sering disebut dan pilihan hidup mereka ini kerap ditiru oleh mahasiswa-mahasiswa yang mengidola

Minggu, 24 Feb 2019 07:52Nasional

Orang Terkaya Nomor Satu Dunia ini Berikan Tips Kehidupan

Selain menjalankan yayasan amal swasta terbesar di dunia, Bill dan Melinda Gates adalah orang tua yang memiliki tiga anak yaitu, Jennifer (22), Rory (19), dan Phoebo (16).

Minggu, 24 Feb 2019 07:37Nasional

Halangi Jalur Lintas Pejalan Kaki, Laki - Laki ini Sontak Viral

Belum lama ini, beredar video viral di media sosial yang memperlihatkan ketika seorang laki-laki menginjak bagian atas mobil berwarna putih yang menghalangi sebagian jalur pejalan kaki atau zebra cross di sebuah jalan raya.

Sabtu, 23 Feb 2019 23:37Lifestyle

WOW! Luar Biasa, Siswa Farmasi Rakit Robot

Belajar tentang robotik tidak selalu menyulitkan. Pada orang-orang tertentu membuat program dan merakit bagian robot bisa menjadi kegiatan menyenangkan. Hal inilah yang dirasakan oleh seorang anak bernama Serlina.

Sabtu, 23 Feb 2019 23:29Lifestyle

Tidur Saat Rambut Basah Bisa Terkena Penyakit "Mematikan" Loh...

Mandi dan keramas di malam hari setelah seharian bekerja menjadi salah satu kebiasaan banyak orang. Badan yang lelah dan lengket dipenuhi keringat bakal kembali segar seusasi mandi.