• Home
  • Nasional
  • SBY: Saya Bisa Sanggah Agum Gumelar, tapi Tidak Bijaksana

SBY: Saya Bisa Sanggah Agum Gumelar, tapi Tidak Bijaksana

Mtc Jumat, 15 Maret 2019 15:16 WIB
GOOGLE
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
MATATELINGA, Jakarta: Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menanggapi pernyataan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Agum Gumelar soal dukungan ke Prabowo Subianto. SBY menilai Agum membunuh karakternya.



Tanggapan itu disampaikan SBY dalam surat yang dikirim ke internal Demokrat. SBY menulis surat tersebut dari Rumah Sakit National University Singapura (NUS), tempat istrinya Ani Yudhoyono dirawat karena kanker darah.

"Teman-teman, tentu saja saya sangat bisa menjawab & melawan "pembunuhan karakter" dari Pak Agum Gumelar terhadap saya tersebut," kata SBY dalam suratnya, Jumat (15/3/2019).

"Tetapi tidak perlu saya lakukan, karena saya pikir tidak tepat dan tidak bijaksana. Saya malu kalau harus bertengkar di depan publik. Apalagi saat ini situasi sosial dan politik makin panas," sambungnya.

SBY mengibaratkan suhu politik sekarang "bagai jerami kering di tengah musim kemarau yang ekstrem dan panjang."

"Yang diperlukan bukanlah api, tetapi sesuatu yang meneduhkan & menyejukkan. Apalagi polarisasi dalam kontestasi pilpres kali ini boleh dikatakan lebih keras dan ekstrim, ditambah jarak yang makin mengangga antar identitas dan kelompok politik," tulis SBY.



SBY mengaku khawatir jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan di negeri ini, kalau para pemimpin dan elit tidak pandai dan arif dalam mengelolanya.

"Saya juga meyakini, bahwa meskipun sebagai anggota Wantimpres mungkin Pak Agum Gumelar sangat dekat dengan Pak Jokowi, salah satu capres kita, belum tentu kata-kata Pak Agum itu sepengetahuan atau apalagi atas permintaan Pak Jokowi. Sebab, di antara kami, Pak Jokowi dan saya, berada dalam sikap dan posisi untuk saling menghormati," ujar SBY.

"Secara sosial dan politik, sikap kami ini tentunya baik agar situasi nasional tetap teduh. Secara moralpun memang harus demikian."



Sebelumnya, dalam sebuah video yang viral di media sosial, Agum yang mantan Danjen Kopassus bicara soal pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan penculikan aktivis yang diduga dilakukan juniornya Prabowo saat menjadi Danjen Kopassus.

Pada 1998, Dewan Kehormatan Perwira (DKP) mengeluarkan surat rekomendasi pemecatan Prabowo karena dianggap melanggar HAM. Surat itu ditandatangani Agum dan para anggota DKP termasuk SBY yang saat itu berpangkat letnan jenderal.

Agum mempertanyakan sikap SBY yang tahu pelanggaran HAM diduga dilakukan Prabowo, tapi sekarang malah mendukung capres nomor urut 02 itu. "Enggak punya prinsip tu orang," kata Agum.  

(Mtc/Okz)
Editor: FJR

Sumber: Okezone

T#g:Agum GumelarblibliKonflikMatatelingasbySusilo Bambang Yudhoyono (SBY)Terkini
Komentar
Selasa, 17 Sep 2019 17:45Berita Sumut

Berkas Dua Tersangka Kasus Korupsi di Disporasu Masih Dilengkapi

Penyidik Subdit III/Tipidkor Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut masih merampungkan berkas perkara dugaan korupsi Dispora Sumut. Polda Sumut menegaskan dalam waktu dekat berkas ini akan dilimpahkan ke kejaksaan.

Selasa, 17 Sep 2019 17:30Berita Sumut

Peringatan Hari Olahraga Nasional, Pemko Binjai Beri Penghargaan 64 Atlet

ASN Pemko Binjai melaksanakan Upacara dalam rangka hari Kesadaran Nasional sekaligus Peringatan Hari Olahraga Nasional ke-36 di Lapangan Kantor Walikota Binjai. Selasa, (17/09/19).

Selasa, 17 Sep 2019 17:15Lifestyle

Dex 'Bikin' Mesin Hino Lebih Bertenaga

Pertamina Dex diakui dapat meningkatkan performa bis Hino. Hal ini dibuktikan dalam ajang road test PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) menjajal fitur baru Retarder Transmission di jajaran produk bis tipe RN 285, R 260 & 110 SDBL, melewati jalur Meda

Selasa, 17 Sep 2019 15:02Berita Sumut

Kepergok Curi Motor, Pria Ini Babak Belur Diamuk Warga

Seorang pria babak belur bahkan nyaris tewas diamuk warga kawasan Jalan Sei Mencirim Desa Medan Krio, Sunggal karena kepergok mencuri sepeda motor, Sabtu (14/9/2019) sore. Untungnya, ada patroli Polsek Sunggal yang melintas di lokasi dan mengamankan pelak

Selasa, 17 Sep 2019 14:48Berita Sumut

Hadir Lebih Cepat, Dua Kader PSI di DPRD Medan Komitmen Manfaatkan Waktu Rakyat

Dua anggota DPRD Medan periode 2019-2024 asal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Renvelli Pandapotan Napitupulu dan Erwin Siahaan sepakat memanfaatkan waktu untuk kepentingan rakyat. Ke dua anggota dewan ini pun berharap pimpinan DPRD Medan sementara dapa

Selasa, 17 Sep 2019 14:32Nasional

Panglima TNI Bersama Presiden RI Sholat Istighosah Atasi Karhutla Riau

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dan sejumlah pejabat negara melaksanakan Sholat Istiqhosah, di Masjid Amrullah Kompleks Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Selasa

Selasa, 17 Sep 2019 14:17Berita Sumut

Irup Hari Kesadaran Nasional, Soekirman Ingatkan Jajaran Kuasai Teknologi

Bupati Serdangbedagai Soekirman memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) Tahun 2019 di Sei Rampah, Selasa (17/9). Dalam upacara yang dilaksanakantanggal 17 setiap bulannya ini, Soekirman mengingatkan jajarannya untuk selalu menguasai perkembangan t

Selasa, 17 Sep 2019 14:02Aceh

Disangka Harimau, Kucing Hutan Ini Resahkan Warga Trumon Tengah

Keberadaan seekor kucing hutan langka berwarna emas, selama sepekan ini meresahkan warga ampong Le Jeureuneh, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan. Pasalnya warga mengira satwa yang berkeliaran di perkebunan sawit di kawasan penduduk itu seeko

Selasa, 17 Sep 2019 13:47Berita Sumut

BMKG : Kabut di Medan Bukan Kabut Karhutla

Balai Besar Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah l Medan menegaskan kabut yang menyelimuti Kota Medan beberapa hari belakangan ini bukan merupakan kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau.

Selasa, 17 Sep 2019 13:32Nasional

Satgas Yonif RK 136/TS Tanam 1500 Bibit Pohon

Guna menjaga kelestarian alam serta ikut berpartisipasi dalam mendukung dan mensukseskan program penghijauan di Hari Ulang Tahun (HUT) TNI yang Ke-74, Satgas Yonif RK 136/TS tanam 1500 bibit pohon di Kota Ambon, Propinsi Maluku.

Selasa, 17 Sep 2019 13:17Berita Sumut

Berjasa Majukan Pramuka, 59 Pejabat Pemko Medan Peroleh Penghargaan

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menyematkan pin Penganugerahan Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa kepada 59 anggota dewas baik yang berada di dalam maupun di luar Gerakan Pramuka ketika memimpin Upacara Bendera Peringatan Hari Kesadaran Na

Selasa, 17 Sep 2019 13:01Berita Sumut

Cari Masukan, Bobby Nasution Makan Malam Dengan Pengurus Sejumlah Partai di Medan

Bobby Nasution terus melakukan komunikasi politiknya dengan sejumlah pengurus partai di Sumut maupun Medan, untuk mendukungnya maju sebagai calon Wali Kota Medan pada tahun 2020.

Selasa, 17 Sep 2019 12:46Nasional

Mobil Pintar Satgas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad Datangi Kampung Rawabiru Papua

Dalam rangka memperingati ‘Hari Kunjung Perpustakaan’, Mobil Pintar Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad beberapa waktu lalu menghadirkan perpustakaan keliling yang bertajuk budayakan gemar membaca untuk meraih cita-cita dimasa depan, bertempat di

Selasa, 17 Sep 2019 12:31Berita Sumut

Soal Demo Emak-emak, Tanpa Busana Ini Tanggapan Tokoh Masyarakat Toba

Viralnya demo ibu-ibu tanpa busana di areal Silang leang di Desa Pardamean Sibisa terkait penolakan pembukaan jalan di lokasi BPODT menuai pro-kontra. Banyak masyarakat menyayangkan aksi tanpa busana tersebut. Aksi tersebut membuat para tokoh adat an

Selasa, 17 Sep 2019 08:31Berita Sumut

Polres Tobasa Netral Diantara Dua Kubu

Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo mengatakan bahwa kehadiran BPODT, banyak masyarakat juga yang mendukung. Apabila ada yg menganggu dan berhenti maka banyak masyarakat sekitar Sibisa

Selasa, 17 Sep 2019 08:15Internasional

Frustasi, Video Kepsek Hancurkan Ponsel Siswa, Viral

Timbulkan perdebatan di media sosial pasca seorang kepala sekolah di Negara Bagian Karnataka, India menyita dan secara publik menghancurkan 16 ponsel milik siswa-siswanya