• Home
  • Nasional
  • Setelah Hina Nabi Muhammad, Ustadz Gaul Evie Effendi Tidak Didemo Malah Dimaafkan

Setelah Hina Nabi Muhammad, Ustadz Gaul Evie Effendi Tidak Didemo Malah Dimaafkan

Fidel W Kamis, 16 Agustus 2018 10:29 WIB
Evie Effendi / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta: Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Barat hingga kemarin belum memutuskan untuk menarik laporan mereka atas kasus ceramah Ustaz Evie Effendi.

Ceramah Evie Effendi sebelumnya dilaporkan IPNU ke Polda Jabar pada 11 Agustus 2018 atas kasus dugaan pelanggaran Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

IPNU Jabar melaporkan Evie ke Polda Jabar atas nama pelapor Wakil Ketua Bidang Kaderisasi IPNU Jabar Hasan Malawi dengan nomor laporan LPB/769/VIII/2018/JABAR.

"Pelaporan masih berlangsung. Tidak ada mencabut pelaporan," kata Hasan saat dihubungi Rabu (15/8).

Menurut Hasan, tidak ada alasan pihaknya mencabut pelaporan. Ia menilai ceramah Ustaz Evie Effendi beberapa waktu lalu telah memicu polemik di antara umat Islam.

"Karena memang kasusnya krusial. Dari pihak Evie belum menghubungi saya dan rekan-rekan yang lain, ia baru menghubungi MUI Jabar," kata Hasan.

Ceramah Evie yang dipermasalahkan adalah ketika ia menyampaikan tafsiran terkait Surat Ad Dhuha ayat 7. Menurutnya Muhammad sebelum menjadi Nabi termasuk golongan sesat. Pada kesempatan yang sama ia menilai tradisi maulid nabi sebagai ajang peringatan kesesatan Muhammad.

Setelah ceramahnya viral di dunia maya, Evie akhirnya meminta maaf. Namun beberapa pihak yang tak terima seperti IPNU Jabar melaporkan Evie ke polisi.

"Kita tetap melayangkan tabayun dan sebagainya tapi proses hukum tidak bisa lepas begitu saja," tegas Hasan.

Dia menuturkan, sebelum pelaporan dibuat, pihaknya terlebih dulu memusyarahkan hal ini dengan pengurus cabang IPNU.

"Kita hanya mendorong kegelisahan yang beranjak dari lingkaran kita dulu, mungkin banyak juga yang tidak sepakat dengan pernyataan ustaz Evie itu," kata dia.

"Maaf kita tetap maafkan tapi proses hukum tetap berlangsung," lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Komisaris Besar Samudi mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan atas laporan itu. Saat ini, penyidik masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

"Sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi, pelapor, ahli tafsir Al Quran serra saksi-saksi lainya. Hari ini laksanakan gelar setelah itu akan periksa terlapor," kata Samudi dalam pesan singkatnya.

Menurut dia, pihaknya akan menghentikan penyidikan jika tidak ditemukan bukti pidana. Selain juga ada kesepakatan antara pelapor dan terlapor untuk menyudahi kasus hukum ini.

"Kalau berdamai itu menjadi pertimbangan penyidik untuk arah restorative justice, dapat diselesaikan dengan kekeluargaan dengan didasari rasa keadilan," ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua MUI Jabar Rachmat Safei menyatakan Evie sudah datang ke kantornya dan menyatakan permohonan maaf atas isi ceramah yang dinilai sejumlah pihak menyinggung Nabi Muhammad SAW.

Atas permintaan maaf itu, MUI berharap Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) mencabut laporannya terkait kasus Evie di Polda Jawa Barat. Menurut Rachmat, Evie sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Meski begitu, kata dia, MUI tidak bisa mengintervensi terlalu jauh atas laporan tersebut.

"Pertama ini kalau dinyatakan delik aduan, terserah urusan hukum yang berlaku. Tapi diharapkan karena dia (Evie) sudah tobat jangan diteruskan, sudah selesai. Tapi kami tidak bisa ikut campur terlalu jauh," kata Rachmat.

Rachmat mengatakan pihaknya sengaja mengundang Evie Effendi datang ke kantor MUI Jabar dan meminta penjelasan secara rinci mengenai duduk perkara yang terjadi.

MUI juga memberikan nasihat agar Evie lebih berhati-hati dalam menyampaikan isi dakwah, apalagi menyinggung hal-hal yang sensitif. Selain itu, atas permohonan maaf Evie, MUI meminta agar masyarakat kembali tenang dan tidak terpancing dengan hal-hal yang dapat memecah-belah umat. Ia menekankan agar umat muslim mengedepankan ukhuwah (persaudaraan).
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:evie effendievie effendi hina nabi muhammadpelajar NUustadz gaul
Komentar
Sabtu, 20 Apr 2019 12:49Berita Sumut

Gugur Usai PAM TPS, Aiptu Jonter Dapat Kenaikan Pangkat

Polri memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada Aiptu Jonter Siringoringo, anggota Satreskrim Polres Dairi yang gugur usai mengawal pemungutan suara di TPS. Upacara kenaikan pangkat rencananya akan digelar hari ini, Sabtu (20/4/2019 ) di Mapolres Da

Sabtu, 20 Apr 2019 12:26Berita Sumut

Dua Kecamatan di Medan Pinjam Gedung Simpan Kotak Surat Suara

Dua dari 21 kecamatan yang ada di Medan terpaksa meminjam gedung untuk menyimpang kotak surat suara Pemilu 2019. Langkah ini dilakukan karena aula kecamatan tidak mampu menampung kotak suara.

Sabtu, 20 Apr 2019 12:11Berita Sumut

Kodam I/BB Berlakukan Status Siaga 1 Seluruh Jajaran

Kodam I/Bukit Barisan memberlakukan status Siaga 1 kepada seluruh jajarannya yang meliputi empat provinsi, yakni Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau (Kepri).

Sabtu, 20 Apr 2019 11:48Berita Sumut

Soal Banjir Rob, Warga Belawan Tagih Janji Walikota

Dulu saat berkampanye di Medan Utara khususnya di Kota Belawan H Zulmi Eldin Msi berjanji akan memasang Turap di sepanjang pantai agar air pasang ROB tidak merendam perumahan warga.

Sabtu, 20 Apr 2019 10:27Berita Sumut

Polri Berduka, Personil Satreskrim Polres Dairi Gugur Usai Kelelahan Jaga TPS

Jajaran Polri berduka kehilangan salah seorang personilnya yang bertugas mengawal TPS di Kabupaten Dairi. Aiptu Jonter Siringoringo (51) diketahui gugur setelah menjalankan tugas mengawal tempat pemungutan suara (TPS) di Tiga Baru, Kecamatan Pegagan Hil

Sabtu, 20 Apr 2019 10:00Lifestyle

Tak Semua Berhati Mulia, Berikut 6 Wanita Tangguh yang Diabadikan Namanya dalam Al Qur'an

Sejak zaman nabi, perempuan punya peranan besar dalam kehidupan. Mereka dijadikan panutan bagi banyak orang karena pengalaman hidupnya menyentuh.

Sabtu, 20 Apr 2019 09:45Lifestyle

3 Selebriti Ini Ungkap Pacaran Settingan Vicky Prasetyo

Nama Vicky Prasetyo dalam dunia hiburan selebriti memang dikenal sosok yang kontroversial, apalagi bicara soal kisah asmara dengan deretan publik figur.

Sabtu, 20 Apr 2019 09:32Berita Sumut

Pasutri Embat Tas Milik Istri Supir PT.BSP DiKepung Massa

Warga komplek PT.Bakrie Sumatera Plantitions (BSP) mendadak ramai dan berhamburan keluar rumah setelah mendengar teriakan "Maling ...maling...jambret..",Jum'at (19/4/2019).

Sabtu, 20 Apr 2019 09:30Ekonomi

Tertekan Poundsterling, Indeks Dolar AS Melemah

Indeks dolar AS menurun pada akhir perdagangan 19 April 2019. Dolar melemah di tengah pound Inggris yang lebih kuat

Sabtu, 20 Apr 2019 09:15Ekonomi

Harga Pangan Naik Bawang Putih Rp50.000/Kg Jelang Bulan Puasa

Menjelang bulan suci Ramadan, sejumlah harga bahan pokok mulai merangkak naik di pasar-pasar tradisional. Di antaranya harga bawang putih yang harganya sudah naik.

Sabtu, 20 Apr 2019 09:00Nasional

TKN Tolak Rekonsiliasi dengan Prabowo

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menolak rekonsiliasi atau pemulihan hubungan dengan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

Sabtu, 20 Apr 2019 08:45Lifestyle

Dikabarkan Menikah, Jessica Iskandar Ungkap Kebenarannya

Jessica Iskandar akhirnya mengungkap rencana pernikahan dengan Richard Kyle. Dalam acara yang dia pandu bersama Nia Ramadhani

Sabtu, 20 Apr 2019 08:30Lifestyle

Billy Syahputra Gandeng Wanita Baru, Nikita Mirzani Beberkan Rahasianya

Nikita Mirzani memberikan bocoran soal kedekatan Billy Syahputra dengan seorang perempuan lain

Sabtu, 20 Apr 2019 08:15Bola

Jelang Kontra Liverpool, Cardiff Siap Persulit Langkah Liverpool

Manajer Cardiff City, Neil Warnock, mengakui bahwa laga melawan Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris musim 2018-2019

Sabtu, 20 Apr 2019 08:00Nasional

Jokowi-Ma'ruf 54,91% dan Prabowo-Sandi 45,09% di Real Count KPU 4,6%

Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus melakukan penghitungan suara pemilihan presiden dan wakil presiden 2019. Hingga Pukul 07.30 WIB

Sabtu, 20 Apr 2019 07:45Bola

Begini Respons Koulibaly, Usai Rumor ke Gabungannya ke Manchester United Kian Genjar

Bek andalan Napoli, Kalidou Koulibaly, memberikan tanggapan mengenai rumor yang mengatakan