• Home
  • Nasional
  • Tak Kunjung Usai, Pungli Pemakaman Semakin Liar, Khususnya Daerah ini

Tak Kunjung Usai, Pungli Pemakaman Semakin Liar, Khususnya Daerah ini

Mtc Sabtu, 12 Januari 2019 11:30 WIB
google
Praktik pungutan liar (pungli) masih kerap ditemui di areal Tempat Pemakaman Umum (TPU). Mulai dari pungli terhadap ahli waris untuk mengurus makam baru hingga fenomena makam fiktif alias memesan lahan yang diinginkannya sebelum si empunya meninggal dunia
MATATELINGA, Jakarta: Praktik pungutan liar (pungli) masih kerap ditemui di areal Tempat Pemakaman Umum (TPU). Mulai dari pungli terhadap ahli waris untuk mengurus makam baru hingga fenomena makam fiktif alias memesan lahan yang diinginkannya sebelum si empunya meninggal dunia. Namun, praktik pungli perlahan tapi pasti berhasil diminimalisir di sejumlah makam di wilayah DKI Jakarta. Seperti misalnya di TPU Menteng Pulo, Kasablanka, Jakarta Selatan.



"Jadi, semuanya sekarang itu semuanya sudah dalam pengawasan Pemprov DKI Jakarta melalui Pelayanan Terpada Satu Pintu (PTSP) untuk mengurusi makam. Sehingga baik pungli dan makam fiktif sudah tak ada lagi," ujar pengelola TPU Menteng Pulo, Edi Nurzama saat berbincang dengan Okezone, belum lama ini.

Ia menjelaskan, syarat bagi masyarakat yang ingin mendapatkan makam tidaklah sulit. Sudah terdapat prosedur yakni ahli waris selaku pemohon hanya membawa syarat berupa KTP dan KK almarhum yang berdomisili di Jakarta, beserta surat keterangan kematian dari kelurahan dan surat keterangan dari rumah sakit ke petugas di TPU.

Namun, bagi masyarakat yang memiliki KTP di luar Jakarta, juga bisa dengan mengeluarkan surat keterangan kematian dari rumah sakit yang ada di luar DKI. Kemudian, petugas TPU mengeluarkan surat rekomendasi ke PTSP kelurahan pemohon untuk nantinya mengurusi pembiayaan makam yang dibayarkan melalui Bank DKI.



"Bank DKI yang ada di kecamatan atau kelurahan pemohon. Yang bertanggung jawab ada di PTSP semuanya seperti perizinan untuk makam. Jadi, di TPU hanya teknis pelaksanaannya saja," paparnya.

Ia lantas menekankan kisaran harga baru untuk sebuah makam baru, ahli waris hanya perlu mengeluarkan biaya maksimal sebesar Rp40.000 - Rp100.000 per tiga tahun. Yang mana biaya itu sudah termasuk dengan perawatan makam nantinya oleh petugas TPU.

"Harga makam baru itu maksimal Rp100.000 dan itu berlaku per tiga tahun, bila habis diperpanjang kembali melalui prosedur yang sama," lanjutnya.

Dengan pengawasan yang ketat dari Pemprov DKI, Edi mengaku optimistis praktik pungli atau percaloan makam yang kerap meresahkan masyarakat dapat diberangus habis.



Senada dengan Edi, pengawas TPU Tanah Kusir, Sobari mengklaim bahwa di areal TPU tersebut praktik pungli saat ahli waris mengajukan lahan makam sudah nihil. Pasalnya, semua TPU di bawah Pemprov DKI Jakarta sudah memiliki tata cara yang sama untuk menghindari adanya peredaran uang panas.

"Masalah retribusi makam semua melalui PTSP, dengan biaya maksimal Rp100.000 per tiga tahun," sebutnya.

Meski dengan tata cara yang mudah, Sobari mengakui masih banyak ahli waris yang malas mengurus makamnya sendiri. Seperti dengan menyuruh pihak ketiga dengan membawa surat kuasa dari ahli waris dalam mengurusi makam tersebut.

"Kadang ada juga misalkan yang mengurus dari yayasan gereja. Nah itu kan pihak ketiga karena sudah bawa surat kuasa dari ahli waris," sebutnya.

Pihaknya mengaku khawatir kondisi seperti ini sering dimanfaatkan dengan biaya lebih tinggi. "Kita mau tolak tapi takut disangka tak mau memberikan makam. Mengingat syarat mereka juga sudah terpenuhi. Padahal urus makam bisa dibilang gampang," jelas Sobari.



Saat disingggung mengenai fenomena makam fiktif, Sobari mengaku telah melakukan pendekatan kepada ahli waris yang memiliki itu. Agar lahan tersebut bisa digunakan TPU untuk dialihkan kepada pihak lain.

"Kita sudah bongkar ya dulu, kita sudah melakukan pendekatan kepada ahli waris yang bukan haknya. Jadi kita berusaha mengembalikan fungsi, kalau jenazah enggak ada, kita berikan kepada pihak lain," tutupnya.

(Mtc/Okz)
Editor: Fjr

Sumber: Okezone

T#g:blibliKomplek PemakamanMatatelingaPungliTerkini
Komentar
Senin, 25 Mei 2020 08:02Nasional

Gempa Berskala Magnitudo 5,1 Guncang Wilayah Samudra

Gempa bumi tektonik berskala magnitudo 5,1 yang terjadi pada 24 Mei 2020 pukul 14.11 WIB di wilayah Samudera Hindia, selatan Pulau Jawa, tidak berpotensi menimbulkan tsunami

Senin, 25 Mei 2020 07:54Nasional

Kunci Memutus Matarantai Covid-19, Jubir Pemerintah Apresiasi Masyarakat Aeh

Kunci penyelesaian masalah Covid-19 di Bumi Serambi Makkah adalah adanya masyarakat yang patuh dengan anjuran pemerintah dan melaksanakannya dengan baik

Senin, 25 Mei 2020 07:49Berita Sumut

210 Napi Lapas Pancurbatu Terima Remisi Idul Fitri

Mementerian Hukum & HAM memberikan remisi Hari Raya Idul Fitri 1441 H/2020 M kepada narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Napi Lapas) II-A Pancurbatu sebanyak 210 orang.

Senin, 25 Mei 2020 07:38Berita Sumut

Buruh Bangunan Gantung Diri di Ruangan Kelas SD

Masyarakat Nagori Mancuk dihebohkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki diduga buruh bangunan yang tewas gantung diri di dalam sebuah ruangan kelas SD Negeri 0941584 Dolok Sinumbah Nagori Mancuk Kecamatan Hutabayu Raja

Senin, 25 Mei 2020 07:23Nasional

Kabar Gembira, Dua Dokter Terinfeksi Virus Corona Sudah Sembuh

Dua dokter di Kota Mojokerto, Jawa Timur yang sempat dikabarkan positif terinfeksi virus corona, kini dinyatakan sembuh, setelah hasil uji swab menunjukkan hasil sudah negatif Covid-19.

Senin, 25 Mei 2020 07:08Aceh

Kenapa Warganet Mengecam Tindakan Kedua Polisi..?

Warganet mengecam tindakan kedua polisi. Dua oknum polisi menganiaya seorang pria gangguan jiwa hingga terluka di Gampong (Desa) Bagok Sa, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur.

Senin, 25 Mei 2020 06:00Internasional

Kembali dari Karantina, Dapat rezeki Nomplok 2 Kg Emas

Selama pandemi Covid-19 terkadang membosankan dan orang tua sulit membuat anak-anak terhibur, selama menjalani hari-hari dalam suasana lockdown atau karantina wilayah.

Minggu, 24 Mei 2020 19:15Internasional

Erdogan: Umat Manusia Alami Ujian Berat Krisis Corona

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyampaikan pesan Idul Fitri dan mengimbau publik untuk merayakan festival Muslim di dalam rumah, karena pandemi coronavirus COVID-19.

Minggu, 24 Mei 2020 18:30Nasional

Lebaran di Tengah Suasana Banjir dan Wabah Corona

Suasana lebaran di Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tampak berbeda. Masyarakat setempat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah di tengah dua bencana sekaligus, wabah Covid-19 dan bencana banjir.

Minggu, 24 Mei 2020 17:30Berita Sumut

Check Point Di Jalinsum, Polres Sergai Putar Balik Lagi Ratusan Kendaraan

Polres Serdang Bedagai bersama TNI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) melaksanakan Check Point di Tiga Lokasi Jalinsum Medan-Tebing Tinggi, Tepatnya di Pos Pam Perbaungan, Pos Pam Seibamban dan Pospam Dolok Masihul dalam kegiatan terse

Minggu, 24 Mei 2020 17:30Nasional

Kepala Desa di Buol Dikeroyok Usai Sholat Id

Beredar video seorang Kepala Desa Bulaguding, Kecamatan Gadung, Kabupaten Buol, Sulawesi Selatan dikeroyok jemaah masjid usai melaksanakan salat Idul Fitri 1441 H pada Minggu (24/5/2020).

Minggu, 24 Mei 2020 17:00Ekonomi

Kementrian Sosial dan UKM, Membantu KUKM di Masa Virus Corona Saat ini

Untuk membantu KUKM yang kesulitan di masa pandemi virus corona saat ini, Kementerian Koperasi dan UKM memfasilitasi Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) untuk bertemu langsung dengan pembelinya (buyer)

Minggu, 24 Mei 2020 16:45Internasional

Vaksin Buatan Tiongkok Katanya Ampuh Tangkal Corona

Info terbaru menyampaikan, bahwa vaksin virus corona atau Covid-19 yang dikembangkan oleh Tiongkok diklaim menunjukkan hasil yang positif, setelah diuji coba kepada 100 orang. Hasil uji coba menunjukkan vaksin mampu meningkatkan kekebalan tubuh terhadap C

Minggu, 24 Mei 2020 16:30Berita Sumut

Ribuan Warga Kota Padangsidimpuan Padati Salat Id di Masjid Agung Al-Abror

Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution beserta Wakil Walikota Padangsidimpuan Ir. H Arwin Siregar melaksanakan Ibadah salat Idul Fitri 1441 H di Mesjid Agung Al-Abror Kota Padangsidimpuan, Minggu (24/5/2020). Bertindak sebagai Imam Sholat Idul Fit

Minggu, 24 Mei 2020 16:00Nasional

Jokowi : Lebaran Tanpa Mudik Memang Sangat Berat, Tapi Harus Kita Jalani Bersama

Presiden Jokowi mengakui Lebaran tahun 2020 ini terasa lebih berat. Hal ini disebabkan banyak masyarakat yang tidak bisa mudik Lebaran karena adanya wabah corona.

Minggu, 24 Mei 2020 15:00Berita Sumut

Suami Tewas di Tempat, Sedangkan Istri Sekarat di Rumah Sakit

Sedih yang dialami keluarga pengendara motor Fahrizal alias Sutan. Menjelang Hari Raya Idulfitri 1441 H, dia tewas digilas truk di depan SPBU Jalan Titi Pahlawan, Kel. Paya Pasir, Kec. Medan Marelan