• Home
  • Nasional
  • Wakasad : Generasi Muda harus jadi Agent Of Change dan Entrepreneur Berwawasan Kebangsaan

Wakasad : Generasi Muda harus jadi Agent Of Change dan Entrepreneur Berwawasan Kebangsaan

Amr/rel Jumat, 21 September 2018 11:39 WIB
Matatelinga
MATATELINGA, Jakarta:  Guna menghadapi kompetisi global yang penuh dengan tantangan Generasi muda diharapkan mampu menjadi Agent of Change  sekaligus  berwawasan kebangsaan.


Hal tersebut diungkapkan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman pada seminar nasional yang bertemakan "Mempersiapkan Generasi Muda Dalam Membangun Peradaban Modern Guna Mendukung Pertahanan Negara", di Lembah Tidar Akademi Militer, Magelang,  Kamis (20/9/2018).

Menurut Alumni Akmil yang dilantik tepat 32 tahun lalu (20 September 1986), generasi muda saat sekarang sangat berbeda dengan era sebelumnya. Kemajuan teknologi informasi yang bergerak secara eksponensial telah merubah dunia menjadi semakin kecil dan tanpa batas, serta menggiring generasi muda kedalam paradoks kehidupan yang bisa menguntungkan juga menghancurkan masa depan dirinya maupun bangsanya.


"Di abad informasi dan globalisasi seperti saat ini, Ilmu pengetahuan dan akses terhadap informasi terbuka dari bermacam-macam sumber menjadikan cara pandang generasi muda jauh lebih luas serta menimbulkan paradoks seperti yang telah dirasakan sejak akhir abad ke-20," ujar Wakasad.

Menyadari fenomena era modern tersebut, mengutip pernyataan Ir. Sukarno dan Suharto serta Presiden Ir. Joko Widodo yang  menekankan tentang peran generasi muda yang penuh tantangan di era persaingan global yang destruktif dan perkembangan teknologi yang bergerak sangat dinamis.

"Kita, rakyat dan negara Indonesia, mau tidak mau, suka atau tidak suka, senang atau tidak senang, pasti akan memasuki era yang penuh tantangan ini. Sebagai bangsa petarung, kita harus yakin menghadapinya", tegas Wakasad.

Dihadapan  714 peserta baik Mahasiswa/i se-Jateng-DIY dan  Taruna/i Akmil, AAL, AAU dan Akpol, Wakasad  mengingatkan agar generasi muda selalu terhadap perkembangan lingkungan strategis, terutama sepak terjang negara yang memiliki kekuatan besar dibidang politik, ekonomi dan Hankam seperti Amerika Serikat dan Rusia serta China.

"Rivalitas antar negara adi daya tersebut semakin meruncing, dan  inisiatif Amerika Serikat mengganti istilah Asia-Pasifik menjadi Indo-Pasifik menandakan adanya perubahan strategi dan proyeksi konflik masa depan yang mengarah ke sentral pertumbuhan paling menjanjikan yaitu di Asia Selatan, Asia Tenggara dan Asia Timur," papar Wakasad.

Menurut mantan Pangdam IV/Diponegoro, di kawasan regional Asia masih banyak permasalahan yang tidak bisa dikesampingkan dapat mengancam kepentingan Indonesia, seperti krisis Laut Cina Selatan, terorisme, radikalisme, ISIS dan  berbagai kejahatan transnasional termasuk fakta pertahanan yang dibangun negara tetangga.

Sedangkan di dalam negeri, ditengah badai internet dan media sosial, bangsa kita juga sedang mengalami euphoria demokratisasi yang tidak sehat dan juga penguatan faham radikalisme dan intoleransi yang dapat menghancurkan bangsa.

"Tantangan dan persoalan di era Revolusi Industri 4.0 ini mencerminkan  tuntutan pekerjaan yang akan dihadapi generasi muda kini. Kekhawatiran utama dimasa depan kita adalah kemampuan untuk mempertahankan dan mengelola seluruh sumber daya bangsa. Saat ini kita harus cermati berbagai ancaman berbasis teknologi yang  seperti  thread, cyber thread,  inequality thread dan lain sebaginya yang dapat memicu konflik perpecahan bangsa, "  terang Wakasad

"Kalian harus sadari dan  pahami semua permasalahan bangsa serta terus membina diri untuk menjadi generasi yang berdaya saing global, karena nantinya dapat dijadikan dasar menentukan langkah-langkah strategis dalam mengelola semua potensi kekayaan negara  kita yang demikian besar" ujar Wakasad.

Menurut Wakasad untuk menghadapi tersebut, generasi muda harus disiapkan sebagai aktor utama yang handal  dalam pembangunan nasional yaitu sebagai agen perubahan sekaligus entrepreneur yang berwawasan kebangsaan yang tidak bisa hanya diperoleh dari  pendidikan formal.

"Hal paling mendasar adalah pembangunan karakter  untuk membentuk pribadi yang memiliki intelektualitas, nilai seni dan kreativitas, integritas serta keluhuran budi pekerti yang kuat untuk menghadapi setiap tantangan" urai Wakasad.

Dalam kesempatan tersebut Wakasad  berharap agar generasi muda harus selalu memelihara rasa bangga dan keinginan untuk membawa perubahan serta menumbuhkembangkannya dalam bentuk idealisme yang teguh.

"Generasi muda harus mau berfikir luas namun bertindak secara sederhana atau think globally, act locally," sambung Wakasad.

Selain itu juga Letjen TNI Tatang Sulaiman menitipkan pesan dari Kasad Jenderal TNI Mulyono kepada generasi muda untuk senantiasa bersemangat dan tanpa lelah menempuh jalan yang sulit namun mulia, dari pada memilih jalan yang mudah namun hina, serta jangan menjadikan keragaman yang ada sebagai perbedaan.

"Jadikanlah keragaman itu pelengkap dan penyempurna yang memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa", pungkas Wakasad.

Sebelumnya ditempat yang sama, Dirjen Pembelajaran dan kemahasiswaan Kemenristek Dikti Intan  Ahmadi, Phd., selaku keynote speaker menekankan perlunya
literasi baru dalam menghadapi persaingan  global, yaitu tidak hanya cukup membaca, menulis dan matematika saja melainkan juga literasi data, literasi teknologi, literasi manusia serta pembelajaran sepanjang hayat.

Setelah Wakasad, diskusi dilanjutkan dengan nara sumber  Dr. P.M. Laksono, M.A. (Guru Besar PPS/ FIB UGM), dan Dr. Sri Rumgiyarsih, M.Sc.(Kaprodi S2/S3 Kependudukan UGM) dan moderator Dr. Iva Ariani, SS.,M.Hum.

Dalam seminar tersebut hadir  Gubernur Akmil Mayjen TNI Eka Wiharsa, Wagub Akmil Brigjen TNI Wirana P.B. Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya dan beberapa pejabat teras TNI AD lainnya.

Lebih lanjut, Edi menjelaskan, pendaftaran dan perekaman penduduk teramat penting karena menyangkut tentang keabsahan dan kepastian hukum identitas masyarakat. "Semoga, pembekalan teknis untuk SDM kita menjadi salah satu upaya yang membantu terwujunya data  kependudukan yang akurat, terkini, dan dapat dipergunakan untuk berbagai kepentingan," harapnya.

Bimtek pendaftaran penduduk dan pengelolaan administrasi kependudukan berlangsung selama 3 hari sejak Rabu (19/9) hingga Jumat (21/9). Peserta berjumlah 66 orang yang terdiri dari 1 orang Kepala Bidang dan 1 Kepala Seksi yang membidangi pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil di Kabupaten/Kota se-Sumut. Turut hadir sebagai narasumber Benny Cahyadi SSTP MSi dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri RI.(Mtc/rel)
Editor: Amrizal

T#g:MatatelingaMedanPanglima TNISumutTerkiniWakasad TNI
Komentar
Jumat, 14 Des 2018 23:45Lifestyle

7 Fakta Mengagetkan Tentang Kopi yang Tidak Diketahui Banyak Orang

Kopi adalah minuman yang digemari oleh jutaan orang di segala kalangan usia. Bahkan Thomas Jefferson menyebutnya minuman ini, "minuman favorit dari dunia yang beradap”.

Jumat, 14 Des 2018 23:30Berita Sumut

Wakil Wali Kota Medan Buka Turnamen Sepak Bola Antar Klub SSB

Wakil Wali Kota Medan Ir. H Akhyar Nasution,MSi mengapresiasi digelarnya Turnamen Sepak Bola antar Klub Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kota Medan. Apalagi turnamen ini dikhususkan bagi pemain mulai usia dini hingga remaja. Untuk itu Diharapkan kegiatan ini m

Jumat, 14 Des 2018 23:15Berita Sumut

Sinergi Diperlukan tuk Perkuat Ketahanan Ekonomi

Pjs. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Hilman Tisnawan mengungkapkan kondisi perekonomian global yang masih tidak menentu semakin mempertegas perlunya sinergi untuk memperkuat ketahanan dalam menghadapi dampak rambatan glo

Jumat, 14 Des 2018 23:00Aceh

Presiden Jowowi Resmikan Lajur Tol Aceh

Presiden Joko Widodo meresmikan pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli sebagai upaya memudahkan mobilitas masyarakat dan barang di daerah untuk pertumbuhan ekonomi.

Jumat, 14 Des 2018 22:45Nasional

Kementrian LHK Punya Cara Jitu Mengatasai Kerusakan Ekosistem Laut Dunia

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengatakan, lingkungan pesisir dan laut dengan keragaman, keunikan ekosistem menghadapi ancaman pencemaran dan kerusakan lingkungan

Jumat, 14 Des 2018 22:30Nasional

Jembatan Lajur Padang Menuju Bukittinggi Ambruk

Pemerintah melakukan pemasangan jembatan sementara sepanjang 36 meter menyusul robohnya jembatan di jalur Padang-Bukittinggi, Senin 10 Desember 2018. Pemasangan dilakukan dalam tempo 48 setelah informasi robohnya diterima Kementerian PUPR.

Jumat, 14 Des 2018 22:15Berita Sumut

Bupati Asahan Serahkan Bantuan Kendaraan Dinas Ke Polres Asahan

Pemerintah Kabupaten Asahan menyerahkan bantuan kendaraaan dinas kepada Kepolisian Resor Asahan, penyarahan kendaraan dinas dimaksud bertujuan untuk melancarkan tugas keseharian Kepolisian resor Asahan dalam menjaga keamanan di wilayah hukum Asahan, kenda

Jumat, 14 Des 2018 21:43Berita Sumut

Longsor Kembali Menerjang Tobasa, Satu Pengendara Sepeda Motor Tewas

Bencana longsor kembali menerjang Kabupaten Tobasa. Kali ini longsor itu terjadi di Jalan Umum, Kecamatan Nassau menuju Labuhanbatu, tepatnya di Dusun Hasang, Desa Cinta Dame, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Jumat (14/12/2018) sekitar p

Jumat, 14 Des 2018 21:25Aceh

Presiden Serahkan 320 Sertifikat Wakaf di Banda Aceh

Presiden Joko Widodo menyerahkan 320 sertifikat hak atas tanah wakaf kepada masyarakat di Provinsi Aceh, dalam rangkaian kunjungan kerjanya hari ini, Jumat, 14 Desember 2018. Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan usai melaksanakan ibadah salat Jumat di

Jumat, 14 Des 2018 19:53Berita Sumut

FTIK UNPRI Gelar MECnIT 2018

Fakultas Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (FTIK) Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan menggelar event International Conference on Mechanical, Electronics, Computer, and Industrial Technology (MECnIT) 2018, (13/12/2018).

Jumat, 14 Des 2018 19:00Berita Sumut

Forlispar Prioritaskan Aspek Ekonomi untuk Publikasikan Danau Toba

Para pekerja media yang tergabung dalam Forum Jurnalis Pariwisata (Forlispar) akan menjadikan aspek ekonomi sebagai salah satu perspektif yang akan dikedepankan dalam publikasi-publikasi terkait dengan Danau Toba.

Jumat, 14 Des 2018 18:45Berita Sumut

Dua Pegawai BPK Dianiaya Kontraktor saat Bertugas di Nias

Dua pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menjadi korban pemukulan saat memeriksa proyek pembangunan di Nias Utara. Aksi pemukulan terhadap dua pejabat negara itu dilakukan sejumlah orang, termasuk kontraktor yang menjadi rekanan proyek.

Jumat, 14 Des 2018 18:30Berita Sumut

Pemkab Sergai Terima DIPA 2019 Sebesar Rp 1,3 T

Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2019. DIPA langsung diserahkan Gubsu Edy Rahmayadi kepada Bupati Sergai Soekirman di Aula Raja Inal Siregar, Komplek Kantor Gubsu di Medan, Jumat (14/12/2018).

Jumat, 14 Des 2018 18:15Berita Sumut

Pemko Medan Peroleh Penghargaan Gerakan Menuju 100 Smart City 2018

Kota Medan terpilih menjadi salah satu dari 50 kabupaten/kota se-Indonesia yang terpilih mendapatkan Penghargaan Gerakan Menuju 100 Smart City 2018 dari pemerintah pusat melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia di Nusant

Jumat, 14 Des 2018 18:00Berita Sumut

Perairan Nias dan Aceh Berpotensi Diterjang Gelombang Setinggi 4 Meter

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melansir kemungkinan potensi gelombang tinggi di perairan Nias dan Aceh. Masyarakat terutama nelayan diminta meningkatkan kewaspadaan.

Jumat, 14 Des 2018 17:47Berita Sumut

Polda Sumut Kerahkan Dua Pertiga Pasukan Jaga Keamanan Natal dan Tahun Baru 2019

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menurunkan 15 ribu personel di jajaran Polda Sumut Untuk mengamankan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Jumlah ini merupakan dua pertiga pasukan Polri yang ada di Sumatera Utara.