• Home
  • Opini
  • 72 Tahun Kemerdekaan RI : Tanah Airku (Tetap) Indonesia

72 Tahun Kemerdekaan RI : Tanah Airku (Tetap) Indonesia

James P Pardede Rabu, 16 Agustus 2017 13:08 WIB
James P Pardede
Setelah Indonesia merdeka dan tahun ini Negara Kesatuan Republik Indonesia genap sudah 72 tahun merdeka dari penjajahan Belanda dan Jepang. Apakah yang sudah kita perbuat untuk mengisi kemerdekaan ini?

Kalau mengingat masa-masa kecil dulu, dan mungkin anak-anak Indonesia saat ini sangat senang ketika hari kemerdekaan ini dirayakan dengan penuh semangat. Ada banyak perlombaan yang digelar untuk memeriahkannya. Mulai dari balap karung, lomba lari, tarik tambang, panjat pinang serta perlombaan lainnya. Tanpa kita sadari, sesungguhnya setiap kali perayaan 17-an, beberapa permainan tradisional yang belakangan ini hampir punah bisa kita saksikan kembali. Tapi itu hanya di perayaan HUT Kemerdekaan RI.

Perkembangan teknologi telah menggusur permainan-permainan tradisional seperti gasing, petak umpet, enggrang, patok lele, bermain kasti dan permainan tradisional lainnya. Permainan ini telah dikalahkan teknologi komputer yang cenderung menciptakan egoisme dari setiap insan yang mencoba memainkan permainan di gadget atau komputer jinjingnya (laptop dan iPad).

Sikap kerja sama dan gotong royong semakin sirna karena manusia saat ini sudah lebih mementingkan diri sendiri, kelompok dan golongan. Terkadang merasa miris ketika melihat seorang anak sedang makan, kemudian disebelahnya ada anak kecil yang merengek minta makan. Tak ada kepedulian dan simpati, yang ada justri 'maki-maki' dan menganggap kehadiran anak kecil yang minta makan itu sebagai penganggu ketenangannya sedang makan.



Presiden RI Joko Widodo ketika baru dilantik dengan pasangannya Jusuf Kalla menggelontorkan tagline "REVOLUSI MENTAL" untuk menyadarkan kita bahwa mental generasi muda kita ke depan harus dibentuk dan dibenahi agar jangan sampai terjadi lost generation (kehilangan generasi) di masa yang akan datang.

Revolusi Mental menjadi sangat penting ketika peredaran narkoba di negeri ini semakin gencar dan sudah merambah sampai ke desa-desa. Lagi-lagi sangat miris rasanya ketika menyaksikan beberapa pemberitaan media massa cetak dan elektronik bahwa buruh sawit dan pekerja serabutan tertangkap tangan mengonsumsi sabu-sabu. Saat ditanya alasannya kenapa mengonsumsi sabu, jawabannya sangat simple. Kalau mengonsumsi sabu, pekejaan sebagai buruh sawit bisa lebih bersemangat dan hasil yang dicapai maksimal. Apa hubungannya ya?

Tanpa mengonsumsi sabu pun sebenarnya mereka bisa bekerja lebih maksimal asal menjaga pola hidup, pola pikir dan pola makannya. Yang ada justru sebaliknya, sudah tahu besok mau bekerja mereka justru begadang sampai pagi dan tidak ada tidur. Sampai di tempat kerja, yang mereka lakukan adalah bermalas-malasan dan tidur.

Kembali ke permasalahan pentingnya revolusi mental dalam membenahi sikap dan perilaku generasi kita ke depan. Peran semua elemen sangat menentukan dalam memperbaiki karakter bangsa ini di masa yang akan datang. Kalau tidak kita lakukan dari sekarang, maka siap-siaplah untuk mengelus dada ketika anak-anak kita nanti tidak lagi mengenal tanah airnya, tidak lagi mencintai kebudayaannya.



Sekarang saja sudah banyak muncul aliran-aliran yang mencoba menghapuskan keberadaan Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia. Penanaman nilai-nilai Pancasila yang mengendor selama ini, sekarang saatnya diaktifkan kembali. Pancasila sebagai dasar negara harus benar-benar bisa mempersatukan dan menjadikan semua insan yang mengakui NKRI mencintai tanah airnya, tanah air Indonesia.

Mari sama-sama dengan momentum HUT Kemerdekaan RI yang ke-72 ini kita bangun kembali rasa kebersamaan dalam keberagaman dan membuang sekat-sekat yang mencoba memisahkan kita sebagai warga negara, mencoba memecah belah kita dengan keragaman suku dan budaya. Indonesia sangat kaya, kenapa tidak kita jaga bersama. Seperti tema HUT Kemerdekaan tahun ini Indonesia Kerja Bersama. Sudah saatnya melepas egoisme dan mencoba untuk membangun kembali kebersamaan dalam menghadapi segala persoalan. Kebersamaan akan menjadikan kita satu, satu tujuan dan satu kepentingan. Memajukan bangsa dan negara Indonesia.

Sampai hari ini, ketika Anda ditanya apakah masih mencintai NKRI? Kalau saya secara jujur tetap akan menjawab bahwa Tanah Airku Tetap Indonesia. Bagimana dengan Anda? Kiranya tulisan ini dapat menginspirasi kita untuk lebih mencintai tanah air dan berbuat sesuatu yang membangun. Contoh kecilnya adalah : tidak membuang sampah sembarangan, tidak menerobos lampu merah atau tidak membuat status adu domba di akun media sosial. Dirgahayu Indonesiaku!

Editor: Amrizal

T#g:
Komentar
Jumat, 17 Nov 2017 23:07Berita Sumut

Rapat Kordinasi Pemuthakiran Data Pemilih tahun 2018 Se Sumut

KPUD Sumut menggelar kegiatan rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih tahun 2018 se-Sumut

Jumat, 17 Nov 2017 22:49Berita Sumut

Pendekatan Persuasif, Tim Terpadu Tertibkan PK5 di Medan Petisah

Dengan menggunakan pendekatan persuasif, Tim Terpadu Penertiban PK 5 Pemko Medan yang dibantu dengan unsur TNI Polri berhasil melakukan Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima (PK 5) yang ada di Kecamatan Medan Petisah,

Jumat, 17 Nov 2017 22:33Opini

TNI Meredam OPM Dengan Humanis Dan Budaya

Dalam sepekan ini, aksi kekerasan di Papua kembali meningkat 1.300 warga Papua di Desa Kimbely dan Desa Banti, Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua disandra oleh kelompok Bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM)

Jumat, 17 Nov 2017 22:17Berita Sumut

DPRD Nilai "Andar Gagal Pimpin Kota Padangsidimpuan"

PRD Kota Padangsidimpuan gelar rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir masa jabatan Walikota Padangsidimpuan, Andar Amin Harahap tahun 2013 - 2017,

Jumat, 17 Nov 2017 22:11Berita Sumut

Satres Narkoba Polrestabes Medan Ringkus 2 Pengedar Sabu dan Ganja

Satres Narkoba Polrestabes Medan meringkus 2 tersangka pengedar narkoba jenis sabu dan ganja berinisial BKL (44) dan S (45), keduanya warga Jalan Besar Delitua Gang Melur, Medan, belum lama ini

Jumat, 17 Nov 2017 22:05Berita Sumut

Dinas PU Terus Perbaiki Jalan Rusak

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan terus melakukan perbaikan jalan rusak di Kota Medan

Jumat, 17 Nov 2017 22:00Berita Sumut

Ketua Tim Penyelamat Mesjid Taqwa Polonia : Zulkarnain Bongkar Akte Ikrar Wakaf Palsu

Ketua Tim Pembela Masjid Taqwa Polonia, Zulkarnain, S.S, dalam konferensi pers

Jumat, 17 Nov 2017 21:54Berita Sumut

Polsek Petumbak Amankan Pengguna Narkoba

Menindaklanjuti keresahan warga masyarakat tentang maraknya peredaran narkona, personel reskrim Polsek Patumbak mengamankan seorang pengguna narkoba dari salah satu rumah di kawasan Jalan Pertahanan, Gang Harmoni, Patumbak

Jumat, 17 Nov 2017 21:46Berita Sumut

Kapolri Mutasi Kapolrestabes dan Kasat Reskrim

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) mengeluarkan Telegram Rahasia (TR) mutasi pejabat menegah sejajaran Polda Sumut

Jumat, 17 Nov 2017 21:43Berita Sumut

Diduga Terkejut Melihat Patroli Polisi Honda Mobili Tabrak Kios Sepatu

Masyarakat desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli kamis (16/11/2017) malam di kejutkan oleh suara benturan keras.

Jumat, 17 Nov 2017 21:29Nasional

Bakamla RI Bersama Pemkab Sambas Fasilitasi Forkom Kamkesla

Dalam rangka memfasilitasi pembentukan Forum Komunikasi Keamanan dan Keselamatan Laut (Forkom Kamkesla), Bakamla RI bekerjasama dengan Pemkab Sambas menggelar rapat koordinasi di Hotel Sambas Indah, Kab. Sambas, Kalimantan Barat

Jumat, 17 Nov 2017 21:24Berita Sumut

Bupati Sergai Lepas Peserta Jalan Santai dan Senam Sehat Tahun 2017

Berolahraga merupakan aktivitas untuk melatih tubuh agar badan menjadi sehat, bugar dan kuat baik secara jasmani maupun rohani. Dengan berolahraga juga akan mempengaruhi dan meningkatkan metabolisme serta fungsi kelenjar di dalam tubuh untuk memproduksi s

Jumat, 17 Nov 2017 21:20Berita Sumut

Bupati Asahan Segera Lantik Empat Pimpinan Tinggi Pratama Yang Tertunda

Bupati Asahan drs.H.Taufan Gama Sinatupsng,MAP akan segera mrlantik empat pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Asahan yang akan menduduki jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di empat Instansi Pemerintah.

Jumat, 17 Nov 2017 21:08Berita Sumut

Perampok Merintih Kesakitan di Polsek sunggal

Keberingasan pelaku bernama BS alias Budi, 34, satu dari tiga pembobol Smile Karaoke tak terlihat lagi diwajahnya. Dia menjerit tak karuan saat digiring petugas Polsek Sunggal. Pasalnya, kedua kakinya membengkak setelah ditembus timah panas petugas dan

Jumat, 17 Nov 2017 20:50Berita Sumut

Sepmor Pintar Polsek Perdagangan Kunjungi SD Alwasliyah

Siswa/i SD Alwasliyah Nagori Pematang Kerasaan Kecamatan Bandar,Kabupaten Simalungun, Jumat (17/17) sangat antusias menyambut Kunjungan Sepeda Motor Pintar (Sepmop)

Jumat, 17 Nov 2017 20:45Berita Sumut

Banjir di Asahan Terkendali

Banjir yang melanda beberapa kawasan di Asahan sudah dikendalikan.