MARHABAN YA RAMADHAN

Duka di Balik Pemilu 2019

James P Pardede Sabtu, 11 Mei 2019 13:27 WIB
Matatelinga.com
James P Pardede
Pemilihan umum legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 telah menyisakan duka yang sangat mendalam bagi sebagian masyarakat yang keluarganya menjadi penyelenggara pemilu. Jumlah penyelenggara pemilu yang meninggal dunia berdasarkan data dari KPU RI sudah mencapai  469 orang, sebanyak 4.602 lainnya dilaporkan sakit. Angka ini masih belum final sampai batas waktu akhir masa jabatan KPPS, PPS, PPK dan penyelenggara lainnya.

Seperti disampaikan Komisioner KPU RI Evi Novida Ginting, penyelenggara yang dimaksud meliputi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Baik penyelenggara pemilu yang meninggal maupun sakit sebagian besar karena kelelahan dan kecelakaan. KPU memberikan santunan bagi penyelenggara pemilu yang meninggal dunia dan sakit. Rencana tersebut telah disetujui oleh Kementerian Keuangan.


Besaran santunan dikelompokan menjadi empat. Pertama, santunan bagi penyelenggara pemilu yang meninggal dunia adalah sebesar Rp 36 juta, selanjutnya santunan bagi penyelenggara pemilu cacat permanen Rp 36 juta. Besaran santunan untuk penyelenggara pemilu yang luka berat Rp 16,5 juta, dan untuk yang luka sedang sebesar Rp 8,25 juta.

Menyikapi banyaknya penyelenggara pemilu yang menjadi korban, baik meninggal dunia dan sakit, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa kejadian ini menjadi evaluasi pemerintah terhadap pelaksanaan pemilu.


"Saya sebagai Mendagri dan atas nama pemerintah sangat prihatin banyaknya musibah, wafatnya, sakitnya anggota KPPS dan anggota Polri serta TNI wafat, karena tanggung jawab yang berat di lapangan. Hal Ini tentunya akan menjadi catatan evaluasi pemerintah setelah selesainya pileg dan pilpres serentak tahun 2019 ini," kata Tjahjo Kumolo dalam sebuah kesempatan.

Pelaksanaan pemilu serentak, mulai dari persiapan, kampanye hingga hari pemungutan suara, dapat berjalan lancar berkat peran dan partisipasi seluruh pihak. Ratusan orang petugas pemilu tersebut diduga mengalami kelelahan ketika bertugas di hari pemungutan suara, hingga proses penghitungan dan rekapitulasi perolehan suara di tingkat tempat pemungutan suara (TPS) dan kecamatan.


Terkait rekapitulasi penghitungan perolehan suara, Tjahjo meminta semua pihak  untuk menaruh kepercayaan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebagai lembaga yang dipercaya independen dalam menyelenggarakan pemilu.

"Kita harus percaya kepada KPU, tugasnya berat, diawasi semua pihak sehingga KPU sebagai lembaga independen bisa mandiri sebagaimana ketentuan undang-undang," ujar Tjahjo.

Pemilu serentak 2019 disebut sebagai pemilu paling rumit yang pernah diselenggarakan di Indonesia. Sebab dalam satu hari dilakukan pemungutan suara untuk lima pemilihan, yakni presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD provinsi dan anggota DPRD kabupaten/kota.


Berdasarkan wawancara dengan beberapa penyelenggara, pemilu tahun ini memang menjadi pemilu yang sangat melelahkan. Kalau tidak bisa mengendalikan diri, emosi dan menjaga kesehatan, pasti akan 'tumbang'. Evaluasi terhadap penyelenggaraan pemilu tahun ini harus dilakukan segera. Ide e-Voting atau pemilihan secara online perlu dipertimbangkan untuk lebih menghemat waktu, dana dan mengurangi angka jatuhnya korban penyelenggara pemilu. Semoga pemilu tahun ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita.
Editor: Amrizal

T#g:DukaKPPSMeninggalduniaPPSPemilu 2019Pilpres
Komentar
Kamis, 23 Mei 2019 19:52Aceh

Demi Peroleh Uang Narkoba, Tiga Jaringan Narkoba rela Lebaran di Terali Besi

Komplotan jaringan narkoba antar provinsi jenis daun ganja kering sebarat 10 ton, digagalkan Polres Banda Aceh dan meringkus tiga orang tersangka berinsial NO ,40, sopir truk, warga Sumatera Barat, RA ,25, dan BO ,35, keduanya warga Banda Aceh.

Kamis, 23 Mei 2019 19:37Berita Sumut

Putra Hutasuhut Dituntut JPU Empat Bulan Penjara

Sidang perkara ujaran kebencian terhadap alm. H.Taufan Gama Simatupang selaku Bupati Asahan yang dilakukan oleh terdakwa Putra Hutasuhut warga Kisaran yang diunggah pada akun media sosial face book pada Minggu 11 Pebruari 2018 lalu dan kini telah memasuk

Kamis, 23 Mei 2019 19:22Aceh

Bagi PNS Lega, Besok Sudah Terima THR

Para pegawai Negeri sipil (PNS) harus merasa senang dan lega. Pasalnya, tunjangan Hari Raya (THR) tentunya sangat dinantikan oleh seluruh Pegawai Negeri Sipil akan dicairkan mulai besok, Jumat (24/5/2019).

Kamis, 23 Mei 2019 19:07Berita Sumut

Pemprov Sumut Integrasikan Data dan Aplikasi OPD

Wujudkan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) atau yang juga dikenal dengan istilah e-Government, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengintegrasikan data dan aplikasi yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kamis, 23 Mei 2019 18:03Berita Sumut

Wali Kota Buka Puasa Bersama Dengan Mitra Go-Jek

Melaksanakan tugas sebagai seorang mitra Go-Jek, bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah untuk dilaksanakan terlebih di bulan Ramadhan. Namun, harus diyakini bahwa kerja keras mempu mengantarkan seluruh mitra Go-Jek menuju kehidupan yang lebih baik. Apalagi

Kamis, 23 Mei 2019 17:18Berita Sumut

Sidangnya 14 Kali Ditunda, Zakir Husin Merasa Dipermainkan

Terdakwa kasus narkoba, Zakir Husin tak kuasa menahan kesal setelah mengetahui sidangnya berkali- kali terus ditunda. Terhitung, ada 14 kali sidang kasus ini ditunda.

Kamis, 23 Mei 2019 16:56Berita Sumut

4 Warga di Simalungun Tewas Disambar Petir

Sebanyak 4 orang warga Simalingun meninggal dunia usai disambar petir . Sedangkan tiga warga dilaporkan mengalami luka akibat kejadian yang terjadi di perladangan warga di Desa atau Nagori Hutaraja, Kecamatan Purba, Simalungun, Selasa (21/5) sore.

Kamis, 23 Mei 2019 16:04Berita Sumut

Gerhad Lubis Jabat Camat Bosar Maligas

Jabatan Camat Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun yang selama ini dijabat Amon Carles Sitorus diserahterimahkan kepada Gerhad Lubis yang sebelumnya menjabat sebagai Kasih Pemerintahan di Kantor tersebut. Sertijab digelar pada hari ini Kamis (23/

Kamis, 23 Mei 2019 14:04Berita Sumut

Langgar UU ITE, Dosen USU Dihukum Percobaan

Dosen Universitas Sumatera Utara (USU), Himma Dewiyana Lubis (45), dinyatakan terbukti melakukan ujaran kebencian di halaman aku Facebooknya. Dia dijatuhi hukuman 1 tahun penjara dengan 2 tahun masa percobaan dan denda Rp 10 juta subsider 3 bulan kurungan

Kamis, 23 Mei 2019 13:22Berita Sumut

8 Rumah di Tanjung Mulia Terbakar

Sebanyak 8 unit rumah di Jalan Alumunium III, Lingkungan XII, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli terbakar. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kamis, 23 Mei 2019 12:46Berita Sumut

Palsukan Surat BPN, Oknum Advokat di Medan Dihukum 2,5 Tahun Penjara

Seorang advokat di Kota Medan bernama Afrizon SH dihukum 2 tahun dan 6 bulan penjara. Dia dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana memalsukan isi surat Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Medan.

Kamis, 23 Mei 2019 12:29Nasional

120 Personel Bakamla Dapatkan Kenaikan Pangkat Berkala

Mengawali kegiatan dinas di pagi hari, seperti biasa seluruh personel Bakamla melakukan Apel Pagi. Khusus di hari Rabu, personel melakukan Apel di Aula Markas Besar Bakamla, Gedung Perintis Kemerdekaan, Rabu (22/5/2019).

Kamis, 23 Mei 2019 12:14Berita Sumut

Proyek Gedung Baru Inalum : Melihat Lebih Dekat Ikon Baru di Kawasan Industri Kuala Tanjung

PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM yang merupakan Induk Holding Industri Pertambangan yang beroperasi di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara, sedang membangun sebuah gedung perkantoran yang modern dan representatif

Kamis, 23 Mei 2019 11:54Berita Sumut

Ditangguhkan Karena Sakit, Pemuda 'Koboi' di Tobasa Malah Dilaporkan Warga Berdagang

Penahanan RS (24), pemuda yang menodongkan senjatanya kepada kerumunan warga beberapa waktu lalu di Sitorang Kecamatan Silaen Kabupaten Toba Samosir ditangguhkan karena sakit dan perlu berobat. Namun beberapa warga melihat RS melakukan aktifitas melayani

Kamis, 23 Mei 2019 08:15Internasional

Pelaku Penembakan Masjid di Selandia Baru Jalani Persidangan

Pria yang dituduh membunuh 51 orang di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru telah dituntut

Kamis, 23 Mei 2019 08:00Nasional

Di Jalan Wahid Hasyim, Massa Bubarkan Diri

Massa aksi 22 Mei yang bertahan hingga Kamis (23/5/2019) di sekitar Gedung Bawaslu RI