HUT ke 8 Matatelinga.com - Hanura
  • Home
  • Opini
  • EksisTeni TNI Dalam Pendidikan Karakter Bangsa

EksisTeni TNI Dalam Pendidikan Karakter Bangsa

Rilis Kamis, 27 September 2018 11:24 WIB
Matatelinga
                                                        EksisTeni TNI Dalam Pendidikan Karakter Bangsa

                                                                                   Oleh :

                                                          Mayor Inf Haryo Mustoko,S.Sos,M.M

                                                          (Kasubbidmedlek Penpas Puspen TNI)
 
Persoalan budaya dan karakter bangsa kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Sorotan itu mengenai semua aspek kehidupan, tertuang dalam berbagai tulisan di media cetak, wawancara, dan dialog di media elektronik. Selain di media massa, para pemuka masyarakat, para ahli, dan para pengamat pendidikan, serta pengamat sosial berbicara mengenai persoalan budaya dan karakter bangsa di berbagai forum akademis, baik pada tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
 
Persoalan yang muncul di masyarakat seperti korupsi, kekerasan, kejahatan seksual, perusakan, perkelahian massa, kehidupan ekonomi yang konsumtif, kehidupan politik yang tidak produktif, tawuran pelajar dan sebagainya menjadi topik utama pembahasan.  Sejumlah alternatif penyelesaian diajukan seperti penyempurnaan peraturan, undang-undang dan peningkatan upaya pelaksanaan dan penerapan hukum yang lebih kuat, serta penyempurnaan kurikulum pendidikan.

Pengertian Pendidikan Karakter Menurut Ahli

Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, mendefinisikan pendidikan karakter adalah pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak yang bertujuan mengembangkan kemampuan seluruh warga sekolah untuk memberikan keputusan baik-buruk, keteladanan, memelihara apa yang baik dan mewujudkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari dengan sepenuh hati.

Sedangkan  menurut pakar pendidikan, Gunawan (2012 ; 23),  mengutarakan bahwa pendidikan karakter adalah pendidikan untuk membentuk kepribadian seseorang melalui pendidikan budi pekerti, yang hasilnya terlihat dalam tindakan nyata seseorang, tingkah laku yang baik, jujur, bertanggung jawab, menghormati hak orang lain, kerja keras dan sebagainya. Terdapat 18 nilai-nilai dalam pendidikan karakter menurut Diknas antara lain :  religius, jujur, toleransi,  disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial serta tanggung jawab.

Menurut UU RI No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;  Pendidikan Karakter adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana serta proses pemberdayaan potensi dan pembudayaan peserta didik guna membangun karakter pribadi dan/ atau kelompok yang unik baik sebagai warga negara. Karakter Bangsa adalah kualitas perilaku kolektif kebangsaan yang khas baik yang tercermin dalam kesadaran, pemahaman, rasa, karsa, dan perilaku berbangsa dan bernegara sebagai hasil olah pikir, olah hati, olah rasa, karsa dan perilaku berbangsa dan bernegara Indonesia yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila, norma UUD 1945, keberagaman dengan prinsip Bhineka Tunggal Ika, dan komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
 

Eksistensi TNI

Eksistensi berasal dari bahasa latin yaitu existere yang memiliki arti : muncul, ada, timbul dan berada.  Menurut kamus bahasa Indonesia, eksistensi berarti : hal berada, keberadaan. Eksistensi TNI dalam Pendidikan Karakter Bangsa berarti keberadaan dan peran prajurit TNI yang mendorong  adanya penguatan karakter bangsa melalui pengerahan kemampuan personel dalam mengaktualisasikan potensi potensi yang dimilikinya melalui program rutin, seperti : TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang bersifat lintas sektoral maupun non program yang bersifat insidentil.

Program TMMD ke-101 dan 102 Tahun 2018  menggandeng Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam upaya mewujudkan eksistensi/peran prajurit dalam membangun karakter bangsa untuk memperkuat pendidikan karakter dan kemandirian bangsa. Kerja sama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan TNI sudah berjalan sejak 2011 yang diperkuat dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Nomor 36/XXI/NK/2017 dan KERMA/45/XII/2017.

Nota Kesepahaman itu berisi sembilan butir, yaitu program layanan pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat, program layanan pendidikan dasar dan menengah, program layanan kebahasaan, dan program layanan pembinaan guru dan tenaga kependidikan. Selaras dengan tema TMMD tahun 2018 "TNI Manunggal Rakyat Membangun Karakter dan Kemandirian Bangsa". Kasad Jenderal TNI Mulyono sangat berharap agar TMMD tidak hanya menghasilkan output berupa fisik semata, namun juga mampu membangun karakter Bangsa, khususnya generasi muda yang kompetitif dan mandiri.

Pelaksanaan program TMMD ke-101 dan 102  yang bersifat fisik terkait bidang pendidikan terutama di daerah terisolir yakni : pembangunan/rehab sekolah, rumah dinas kepala sekolah, jalan beton menuju sekolah, pembuatan perpustakaan sekolah, serta pembuatan jamban sekolah. Sedangkan Program  Non fisik diantaranya : Keterlibatan mahasiswa KKN di lokasi/sasaran bersama dengan prajurit TNI, Memberikan ceramah Belanegara/Wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, kenakalan remaja dan  pemutaran film sejarah perjuangan bangsa.

Keikutsertaan TNI dalam pendidikan karakter bangsa juga dalam kehidupan keseharian prajurit TNI di wilayah, melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial (Binter) dengan menerapkan metode Binter : (Komunikasi sosial, pembinaan ketahanan wilayah serta bakti TNI). Sehingga aparat Satkowil dituntut mampu dan mahir dalam mengaplikasikan ketiga metode Binter di wilayah binaannya disesuaikan dengan ciri dan corak kedaerahan dengan banyak inisiatif dan kreatifitas.

Eksistensi TNI dalam lingkungan  pendidikan diharapkan mampu memberikan wawasan dan motivasi  agar anak-anak mempunyai sikap disiplin dan tanggung jawab yang tinggi serta mempunyai karakter kebangsaan yang kuat. Salah satunya dilaksanakan di masing masing sekolah baik SLTP maupun  SLTA bagi siswa dan siswinya, dengan  narasumber dari Koramil maupun Kodim. Adapun materi yang diberikan diantaranya :  PBB, Pembekalan wawasan kebangsaan berupa bahaya aksi  terorisme, kenakalan remaja serta Bahaya Penyalahgunaan Narkoba, guna menyelamatkan generasi muda  dari penyalahgunaan narkoba.

Peran  TNI dalam dunia pendidikan tentu bukan hal baru, tak jarang komunikasi sosial yang dilakukan oleh prajurit tersebut bersifat spontanitas, kreatif dan inovatif, tak sedikit  anggota TNI yang mengajar di sekolah-sekolah di daerah terdepan, terpencil dan tertinggal. Selain itu, prajurit TNI juga berperan dalam membantu ribuan anak putus sekolah untuk kembali bersekolah yang merupakan kerja sama antara Babinsa dengan aparat pemerintah setempat.

Prajurit TNI juga membantu kelancaran akses bagi siswa sekolah, seperti yang dilakukan oleh seorang anggota  Babinsa yang bernama Serka Darwis  atas jasanya membantu anak-anak sekolah menyeberangi sungai dengan menggunakan gondola (Papan yang di gantung dengan tali) di Desa Maroko, Kec. Rante Angin Kab. Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.  Selain itu ada juga prajurit TNI membantu anak sekolah  dengan menggunakan perahu karet menyeberangi sungai di Kabupaten Aceh Barat,  karena jembatan yang biasanya digunakan rusak akibat banjir. Sejumlah sekolah juga  dibangun atas inisiatif dan kepedulian TNI bekerja sama dengan pemerintah daerah di banyak tempat di Indonesia.

Secara umum untuk mewujudkan pendidikan karakter bangsa dapat dilakukan melalui pendidikan formal dan informal yang saling melengkapi dan diatur dalam peraturan dan Undang-Undang. Contoh pendidikan formal :  pendidikan formal dilaksanakan secara berjenjang dan pendidikan tersebut mencangkup pada pendidikan umum, kejuruan, akademik, profesi, evokasi keagamaan dan khusus. Pendidikan non formal melalui pembentukan  karakter bangsa di sekolah yang diimplementasikan pada pendidikan pengembangan diri antara lain : pengurus OSIS, Pramuka, PMR, PKS, PIR, olah raga, seni, keagamaan dan lainnya sebagai perwujudan pendidikan karakter, kehadiran Babinsa dalam pendidikan pengembangan diri di sekolah  maupun di lokasi TMMD tentu berdampak positip dalam membangun karakter pelajar maupun mahasiswa.

 
(Mtc)
Editor: Amrizal

T#g:MatatelingaOpiniPuspen TNITerkini
Komentar
Senin, 14 Okt 2019 22:30Bola

Pochettino Takkan Tangani Manchester United

Nama Manjer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, cukup santer dikabarkan bakal menangani Manchester United guna menggantikan Ole Gunnar Solskjaer

Senin, 14 Okt 2019 22:15Nasional

Kini Giliran Cak Imin Disambangi Prabowo Subianto

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, mengizinkan Gerindra bergabung dengan partai pendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin

Senin, 14 Okt 2019 22:00Ekonomi

Sengitnya Perang Dagang AS-China, Wall Street Jatuh

Dipicu sengitnya kesepakatan perdagangan AS-China yang belum mencapai titik temu hingga saat ini

Senin, 14 Okt 2019 21:45Lifestyle

Sulli eks FX Tewas di Seutas Tali

Akhiri hidupnya dengan cara gantung diri di apartemen. Keputusan ini menurut kepolisian Seongnam Sujeong terjadi lantaran Sulli perempuan 25 tahun itu mengalami depresi

Senin, 14 Okt 2019 21:30Ekonomi

Kemenkue Tegur Ratusan Importir Bermasalah

Dianggap melanggar ketentuan baik peraturan pajak, ketentuan bea cukai, maupun peraturan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag)

Senin, 14 Okt 2019 21:15Internasional

MotoGP 2020, Yamaha Percaya Rossi Bakal Kembali Kompetitif

Berikan prediksi soal kiprah salah satu pembalapnya, yakni Valentino Rossi, di MotoGP musim 2020

Senin, 14 Okt 2019 21:00Nasional

Bea Cukai Hancurkan Ribuan Smartphone

Ribuan unit smartphone ilegal berbagai merek yang statusnya telah menjadi barang milik negara (BMN) kembali dimusnakan Bea Cukai Soekarno-Hatta

Senin, 14 Okt 2019 19:00Berita Sumut

Pekerja Hotel Soechi Kritis Terjatuh Dari Ketinggian 8 Meter

Seorang pekerja Hotel Soechi di Jalan Cirebon, Kecamatan Medan Kota harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Permata Bunda, Senin (14/10/2019) sore. Pekerja yang diketahui bernama Irwansyah (21) warga Medan Johor itu dikabarkan kritis usai terjatuh dari

Senin, 14 Okt 2019 18:40Berita Sumut

Pelaku Curanmor Bonyok Diamuk Warga Medan Area

Seorang pemuda babak belur dihajar warga setelah gagal mencuri sepeda motor milik di Jalan AR. Hakim, Gang Langgar, Kecamatan Medan Area pada Minggu (13/10/2019) malam. Pelaku yang diamankan berinisial YS alias Yudi (20) warga Jalan Halat, Gang Bidan.

Senin, 14 Okt 2019 18:10Berita Sumut

Raker Sekda Diharapkan Sebagai Wadah Silaturahmi dan Penguatan Program Daerah

Rapat kerja Sekretaris Daerah (Raker Sekda) se- Sumatera Utara Tahun 2019 diharapkan dapat menjadi forum untuk saling berbagi informasi dan meningkatkan koordinasi serta sinergi guna mendukung tupoksi Sekda di seluruh kabupaten/kota dalam mewujudkan progr

Senin, 14 Okt 2019 17:55Berita Sumut

Kejati Sumut Eksekusi Ramadhan Pohan ke Lapas Tanjung Gusta

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara akhirnya menjebloskan mantan calon Wali Kota Medan yang menjadi terpidana kasus penipuan, Ramadhan Pohan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta, Medan. Eksekusi dilakukan berdasarkan putusan Mahkamah Agung yang men

Senin, 14 Okt 2019 17:30Berita Sumut

Dibentuk Dinas P3APM, Kepengurusan FK PUSPA Dukung Kesejahteraan Perempuan & Anak

Pemko Medan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (P3APM) Kota Medan membentuk Kepengurusan Forum Komunikasi Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (FK-PUSPA) Kota Medan Masa Bakti 2019 - 202

Senin, 14 Okt 2019 17:15Berita Sumut

Lewat Tabuhan Gondang, Tiga Menteri Resmikan Kawasan Wisata Kelas Dunia di Danau Toba

Pemukulan gondang (gendang) oleh tiga menteri dilakukan hari ini, Senin (14/10/19) di lokasi wisata Pardamean Sibisa Kabupaten Tobasa sebagai pertanda akan dimulainya pembangunan wisata kelas dunia.

Senin, 14 Okt 2019 16:56Berita Sumut

Polsek Serbelawan Ledakan Granat Nenas Temuan Warga

Polsek Serbelawan memusnahkan satu buah granat nenas yang ditemukan warga di areal perladangan di Huta III (Dekat TPU) Nagori Bandar Selamat Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun, Minggu, (13/10/2019). Pemusnahan itu dilakukan oleh Sub Den Jib

Senin, 14 Okt 2019 16:41Berita Sumut

Deklarasi Parsibona Indonesia Raya Sempat Diwarnai Insiden Berbau Politik

Acara Deklarasi Parsibona Indonesia Raya (PIR) yang dilaksanakan di Sibisa Tobasa pada Sabtu, 12/10/19 sedikit dibumbui politik. Pernyataan politik terucap oleh artis kondang Rita Butarbutar dan Herti Sitorus menyanyikan lagu hiburan saat penggalangan d

Senin, 14 Okt 2019 16:17Berita Sumut

Soal Korupsi RTH, Kejati Sumut Periksa Bupati Madina

Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution akhirnya hadir untuk diperiksa sebagai saksi oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut, hari ini, Senin (14/9/2019). Kehadiran Dahlan untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam perkara korupsi pembangun