Keadilan (Pengawas) Pemilu

Aulia Andri Minggu, 29 Juli 2018 20:36 WIB
Matatelinga
                                                           Keadilan (Pengawas) Pemilu
                                                           
                                                                  Oleh: Aulia Andri


Beberapa kawan sempat datang menemui saya terkait seleksi pengawas pemilu di tingkat kabupaten/kota. Mereka bertanya pada saya terkait istilah "existing" yang dipakai dalam seleksi ini. Saya menangkap aura protes dari mereka, walau sungguh mereka tak berani mengungkapkannya secara terang. Apalagi mereka juga sedang mengikuti seleksi. Pasalnya sih sederhana, karena informasi intel rawa-rawa mengatakan bahwa existing sudah pasti akan dilantik secara permanen sebagai pengawas pemilu.

Bagi saya, apa yang dilakukan Bawaslu RI sudah bagus. Mereka membentuk tim seleksi (timsel), kemudian membuat jadwal serta mengumumkannya secara terbuka. Semua proses rekrutmen yang dilakukan Bawaslu tentu dilakukan secara transparan. Satau hal yang menurut saya menarik dan diapresiasi adalah penggunaan Computer Assesment Test (CAT) bagi peserta "baru" yang mengikuti seleksi. Ini tentu berbeda dengan kawan-kawan yang sudah masuk kategori existing. Mereka, walau tidak ikut CAT tapi diwajibkan mengikuti evaluasi yang dibuat Bawaslu RI dengan sistem yang mirip-mirip CAT. Bahkan, itu ditambahi lagi dengan penilaian dari para pimpinan di Bawaslu Provinsi yang merupakan atasan mereka. Sebauh langkah maju yang dilakukan Bawaslu RI.

Sebagai mantan anggota Bawaslu Provinsi, saya hanya ingin mengingatkan bahwa apa yang dilakukan Bawaslu RI saat ini masih on the track. Kinerja para timsel juga terukur dengan baik melalui berbagai tools yang sudah disiapka oleh Bawaslu RI. Terkait dengan dasar hukum, Bawaslu RI juga sudah melaksanakan amanat UU Nomor 7/2017 dengan membuat Perbawaslu Nomor 10/2018 tentang tata cara pembentukan pengawas pemilu.

Namun yang menjadi soal adalah terkait  Ketentuan Peralihan Pasal 565 UU 7/2017, yang berbunyi:
(1) Hasil seleksi berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum dapat ditetapkan menjadi anggota Bawaslu Kabupaten/Kota sepanjang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini. (2) Tata cara pemenuhan persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Bawaslu.

Nah untuk menindaklanjuti hal ini, Bawaslu RI juga sudah mengeluarkan Perbawaslu 10/2018 dimana  pasal 37 ayat 3 dan 4 berbunyi sebagai berikut:
(3) Hasil seleksi Panwaslu Kabupaten/Kota berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum tidak mengikuti tes tertulis dan tes wawancara yang dilakukan oleh Tim Seleksi. (4) Bagi Panwaslu Kabupaten/Kota sebagaimana yang dimaksud pada ayat (3) dilakukan evaluasi melalui uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan oleh Bawaslu Provinsi.

Melihat sinkronisasi UU dan Perbawaslu, saya berharap Bawaslu RI atau Bawaslu Provinsi dapat dengan fair (adil) memberikan penilaian baik kepada yang sudah existing maupun "pendatang baru". Saya tak yakin 100 % pengawas pemilu yang berlabel existing itu punya kemampuan kepemiluan yang memadai.

Apalagi, ujicoba di Pilgub Sumut dan Pilkada di 8 Kabupaten/Kota di Sumut bisa dijadikan penilaian yang paling tidak mendekati akurat. Beberapa persoalan di kabupaten/kota menjadi tolak ukur yang harusnya menjadi pertimbangan membentuk Bawaslu Kabupaten/Kota di Sumut yang permanen.

Lalu, siang ini sambil duduk-duduk saya merenungi bahwa sejatinya, sesuai azas kepemiluan, Pengawas Pemilu harus bersikap adil seadil-adilnya. Bahwa rekrutmen terbuka yang sudah dilakukan secara baik dan transparan ini harus berujung manis dengan penentuan anggota Bawaslu Kabupaten/Kota yang benar-benar sesuai amanat UU dan Perbawaslu. Jadi tak sekedar "anggar jago" dengan judul existing dan merasa akan segera dilantik. Kalau itu yang terjadi agak susah membayangkan pengawas pemilu yang bisa bersikap adil pada Pemilu 2019. Demikian.

Editor: Amrizal

T#g:Aulia AndriKeadilan (Pengawas) PemiluKeadilan Pengawas PemiluTerkini
Komentar
Minggu, 24 Mar 2019 08:30Lifestyle

Bingung Mau Kuliah Jurusan Apa, Berikut 5 Tips Jurusan Kuliah yang Dibutuhkan Dunia Kerja Zaman Now

Sudahkan Anda memikirkan kalau sudah lulus mau jadi apa? Khususnya para generasi milenial yang baru mau memasuki jenjang kuliah.

Minggu, 24 Mar 2019 08:15Nasional

Presiden Jokowi Resmikan MRT Jakarta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Fase I dengan rute Bundaran HI - Lebak Bulus pada hari ini

Minggu, 24 Mar 2019 08:00Nasional

Mensos Kunjungi Korban Kebakaran Krukut

Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan pemerintah akan memberikan bantuan dana stimulan pembangunan kembali rumah warga Krukut

Minggu, 24 Mar 2019 07:45Bola

Sang Pelatih Enrique Sanjung Rodrigo

Rodrigo Moreno Machado menjadi salah satu pemain yang berperan penting membawa Timnas Spanyol meraih kemenangan

Minggu, 24 Mar 2019 07:30Ekonomi

Mau Ngutang Tapi Hasilkan Uang? Begini Tipsnya

Ketika ingin memulai usaha, sering kali orang terpaku pada urusan modal.

Minggu, 24 Mar 2019 07:15Lifestyle

Pacar Menjauh, Punya Wanita Lain?

Halloo Mbak Dewi, salam kenal. Namaku Neta, usia 24 tahun. Kurang lebih dua tahun yang lalu aku kenal dengan Edo. Saat itu aku masih punya pacar.

Minggu, 24 Mar 2019 07:00Bola

Paul Pogba di Isukan Hengkang Dari Manchester United

Kabar mengenai kepindahan Paul Pogba ke Real Madrid kembali terdengar

Minggu, 24 Mar 2019 06:45Bola

Raphael Varane Di Isukan "Tak Betah" di Real Madrid

Bek Real Madrid, Raphael Varane, dalam beberapa waktu belakangan diisukan kalau dirinya sudah tidak betah lagi berada di klub berjuluk Los Blancos tersebut.

Sabtu, 23 Mar 2019 23:00Berita Sumut

Kapolda Sumut Nobar Film Pohon Terkenal Bersama Jajaran dan Media

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menggelar nonton bareng film Pohon Terkenal bersama jajaran Polda Sumut, Aktifis dan Media

Sabtu, 23 Mar 2019 22:45Berita Sumut

Wakil Wali Kota Dukung Perkembangan Digitalisasi Ekonomi Kreatif

Rahasia seorang entrepreneur yang sukses adalah berani menciptakan peluang, terus berinovasi dan berani mengambil resiko berdasarkan berbagai pertimbangan yang rasional

Sabtu, 23 Mar 2019 22:30Nasional

Panglima TNI Apresiasi Prajurit TNI-Polri Bantu Korban Banjir di Jayapura

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. sangat mengapresiasi prajurit TNI-Polri yang telah melakukan bantuan kemanusiaan

Sabtu, 23 Mar 2019 22:15Nasional

Panglima TNI Tinjau Posko Pengungsi Korban Bencana Banjir di Sentani

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Pol. Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D. dan Gubernur Papua Lukas Enembe

Sabtu, 23 Mar 2019 18:29Berita Sumut

Baksos Mata Katarak dan Hernia Gratis Dibuka Secara Resmi oleh Jaksa Agung

Agung Republik Indonesia HM Prasetyo beserta isteri selaku Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Ros Ellyana Prasetyo melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Utara sekaligus membuka secara resmi bakti sosial operasi mata katarak dan hernia gratis di

Sabtu, 23 Mar 2019 17:06Berita Sumut

UAS Sempat Pikir HUT H Anif Pakai Tiup Lilin

Ustad Abdul Somad (UAS) menjadi orang-orang yang ditunggu-tunggu oleh ribuan masyarakat yang telah memadati halaman Mesjid Al Musanif Jalan Cemara, Medan Estate, Deli Serdang, Sabtu (23/3)

Sabtu, 23 Mar 2019 16:00Berita Sumut

Dadang Darmawan : Semua Caleg Harusnya Miliki Visi yang Sama

Pengamat politik, Dadang Darmawan Pasaribu, menyebut jika semua calon legislatif baik DPR maupun DPD harusnya memiliki visi yang sama. Yaitu seperti yang termaktub dalam alinea kedua Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, bahwa tujuan bangsa Indonesia adalah

Sabtu, 23 Mar 2019 15:38Berita Sumut

Edy Rahmayadi : Ulang Tahun Biasanya Tiup Lilin, Masya Allah Ini Malah Membuat MTQ

Pelaksanaan MTQ ke 1 yang digelar Yayasan H Anif membuat Gubsu Edy Rahmayadi kagum. Kekaguman itu timbul lantaran pelaksanaan MTQ ini digelar juga untuk memperingati HUT H Anif.