• Home
  • Opini
  • Saling Klaim Suara Tertinggi, Tunggu Penghitungan Resmi KPU

Saling Klaim Suara Tertinggi, Tunggu Penghitungan Resmi KPU

James P Pardede Rabu, 24 April 2019 15:19 WIB
James P Pardede
Badan Pemenangan Nasional (BPN) dan Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden dan wakil presiden mengklaim bahwa pasangan yang mereka usung akan menang pada pelaksanaan Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden yang digelar 17 April 2019 ini. Baik pasangan nomor 01 Joko Widodo-Ma'aruf Amin dan pasangan nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menyampaikan siaran persnya ke berbagai media termasuk media elektronik bahwa pasangan 01 unggul di daerah A, sama halnya dengan pasangan 02 mengklaim unggul di provinsi B.

Menyikapi pernyataan masing-masing tim kampanye dari pasangan 01 dan 02, penentu akhirnya adalah tetap berada di tangan masyarakat sebagai pemilih. Yang paling penting dari semua ini adalah bagaimana pemerintah melalui penyelenggara Pemilu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyalurkan hak politiknya pada hari pelaksanaan Pemilu dan Pilpres nanti.



Para pendukung masing-masing pasangan calon juga secara 'vulgar' menyampaikan keunggulan masing-masing calon yang mereka dukung lewat media sosial. Perang urat syaraf terjadi di dunia maya ini ketika seseorang menulis di beranda medsosnya sebuah status terkesan provokatif. Begitu status itu ter-publish, puluhan bahkan ratusan komentar langsung bermunculan. Ada komentar positif dan tak jarang pula komentar negatif yang kalau dihitung jumlahnya malah lebih banyak.

Perang kata-kata yang terkadang melebihi norma-norma dan aturan adat ketimuran telah melompati pagar kesopanan. Kalimat kasar, kotor dan makian berseliweran di sana. Tanpa sadar, kita telah terbawa arus informasi yang salah dan ikut-ikutan berkomentar, yang (maaf) lebih kotor dari dari sampah. Emosi kita tanpa sadar ikut meluap-luap menanggapi perkataan orang lain yang notabene hanya sebagai oknum palsu atau akun palsu.



Beberapa akun yang menyampaikan kata-kata tidak terpuji dan dilaporkan oleh orang-orang yang tidak merasa senang sudah ditindaklanjuti. Puluhan orang bahkan sudah ratusan orang yang diproses ke ranah hukum karena "melompati pagar batas kesopanan" dengan menyebarkan fitnah, memaki orang lewat medsos dan menciptakan berita bohong (palsu) yang merugikan orang lain.

Dengan didukung teknologi yang semakin canggih, semakin mudah bagi oknum tertentu untuk melakukan rekayasa foto dan menjadikannya sebagai objek 'kampanye hitam' menjelekkan pasangan lain. Untuk kasus seperti ini sudah banyak kita temui di media sosial, bahkan media elektronik, media online dan media mainstream masih ada yang terkecoh dengan pemberitaan yang kalau ditelaah lebih lanjut bukan produk jurnalistik, tapi cenderung kepada produk jurnalistik yang ditunggangi oleh pemilik medianya (jurnalisme kuda).

Sangat miris rasanya ketika kita mendengar atau melihat sebuah berita yang terkesan digiring untuk mendukung salah satu pasangan calon dan mencoba mencari perbandingan dengan membongkar habis keburukan (kejelekan) pasangan lain. Padahal, kalau dalam pola pikir positif dan melihat kondisi kenyataan, apa yang disampaikan dalam berita tersebut sangat jauh dari fakta sesungguhnya.



Klaim pasangan 01 atau pasangan 02 memiliki persentasi perolehan suara di daerah A atau daerah B sah-sah saja disampaikan, asal dilakukan berdasarkan fakta-fakta yang jelas dan akurat. Karena, seperti diungkapkan di atas penentu akhirnya tetap berada di tangan warga masyarakat sebagai pemilih. Harapan kita pada Pemilu dan Pilpres tahun 2019 ini tingkat partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS dan menyalurkan hak suaranya bisa meningkat dari tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang diolah dari berbagai sumber, tingkat partisipasi masyarakat memilih pada tahun 2014 mencapai 75,11 persen. Jika dibandingkan dengan pemilu legislatif 2009, maka tingkat partisipasi masyarakat terhadap pemilihan umum yang digelar lima tahunan meningkat dimana angka golput pada Pileg 2009 mencapai 29,01 persen dengan tingkat partisipasi 70,99 persen. Pada Pemilu dan Pilpres tahun 2019, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo optimis tingkat partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS dan menyalurkan hak politiknya akan meningkat hingga mencapai 78 - 80 persen.



Sebesar apa pun tingkat partisipasi masyarakat dalam memilih akan menjadi pembuktian bahwa masyarakat benar-benar mendukung jalannya demokrasi di negeri ini. Jangan sampai tidak menyalurkan hak politik pada Pemilu dan Pilpres nanti (golput). Karena, hak suara yang kita miliki jika tidak digunakan bisa saja disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu yang menginginkan keuntungan.

Urusan klaim meng-klaim pasangan no 01 atau nomor 02 meraih suara terbanyak di provinsi A atau provinsi B, kalau masih dalam takaran prediksi mari kita sikapi dengan kepala dingin. Jangan mudah terpancing dengan hasutan, fitnah atau apa pun bentuknya dalam selebaran, pemberitaan, status di media sosial atau cerita dari mulut ke mulut yang fakta dan kebenarannya masih diragukan. Percaya saja jika memang sudah memiliki 'jagoan' dalam Pemilu dan Pilpres 2019 ini.

Proses penghitungan suara masih terus berlanjut, dan dilakukan secara berjenjang hingga akhirnya ditetapkan oleh KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi dan KPU RI secara Nasional. Menunggu adalah pekerjaan yang sangat membosankan, tapi kalau kita ingin mendapatkan hasil yang pasti, berarti kita harus menunggu hasil resmi dari KPU.
Editor: Amrizal

T#g:kpu riPemiluPilpres
Komentar
Minggu, 22 Sep 2019 21:36Berita Sumut

Warga Medan Mulai Resah, Asap Mulai Menyelimuti Kota Medan

Kabut Asap tebal Jambi mulai diselimuti Kota Medan. Sejumlah warga mengeluh, lantaran mengalami mata perih, hidung sakit dan tenggorokan terasa kering

Minggu, 22 Sep 2019 21:04Berita Sumut

Gempa Bumi "Gegerkan" Warga Deliserdang dan Kota Medan

Warga Kota Medan dan Deliserdang dikejutkan dengan terjadinya gempa bumi tektonik, Minggu (22/9/2019) pada pukul 17.05:44 WIB. Dari hasil analisis Balai Besar Meteorologi Klimatologi Geofisika (BBMKG), kekuatan gempa yakni magnitudo 2,8

Minggu, 22 Sep 2019 20:40Berita Sumut

Seorang Pria Terseret "Benda Keras dan Panjang" Sampai 200 Meter

Seorang pria tanpa identitas (Mr X) tewas ditabrak kereta api, di perlintasan rel di Jalan Thamrin, Kecamatan Medan Area, Sabtu (21/9/2019) malam

Minggu, 22 Sep 2019 20:18Nasional

Warga Kota Jambi Tak Tembus Pandang Matahari, Sedang Penerbangan Kualanamu Cancel dan Delay

Akibat kabut Asap melanda Kota Jambi, Masyarakat Kota jambi sepanjang hari ini, tidak melihat sinar matahari karena terhalang kabut asap yang kian pekat. Sejumlah warga menyebut kabut asap kali ini melebihi fenomena kabut asap 2015

Minggu, 22 Sep 2019 20:03Berita Sumut

Pengcab FORKI Medan Gelar Latihan Gabungan Perdana

Pengcab FORKI Kota Medan menggelar latihan gabungan antar semua perguruan yang digelar di Perguruan Inkanas di Komplek Perumahan Puri Tanjung Sari Jalan Tanjung Sari Pasar 1 Medan, Minggu (22/9/2019).

Minggu, 22 Sep 2019 19:48Bola

Conte: Lukaku Masih Bisa Tampil Lebih Tajam Dibandingkan Saat Ini

Sebagaimana diketahui, Lukaku sendiri memang resmi bergabung dengan Inter pada jendela transfer musim panas 2019. Manajemen I Nerazzurri - julukan Inter - memboyong Lukaku dari Manchester United dengan mahar mencapai 65 juta euro atau sekira Rp1 triliun

Minggu, 22 Sep 2019 19:33Berita Sumut

Wakil Wali Kota Lepas Fun Bike I-Radio & Indomaret

Sebanyak 4000 peserta kurang lebih mengikuti fun bike di Istana Maimun, Jalan Brigjen Katamso Medan

Minggu, 22 Sep 2019 19:18Berita Sumut

Lebih 1.000 Orang Warga Medan Jadi Pendonor Darah Setiap Bulannya

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Asisten Administrasi Umum Renward Parapat menghadiri HUT Palang Merah Indonesia (PMI) Ke-74 di markas PMI Provinsi Sumut Jalan Perintis Kemerdekaan No. 37 Medan

Minggu, 22 Sep 2019 19:02Berita Sumut

Memiliki Narkoba, Dua Warga Medan Berurusan dengan Polisi Polda

Dikabarkan Subdit III, Unit 4 Ditnarkoba Polda Sumut mengamankan dua pria pengedar narkotika jenis sabu.

Minggu, 22 Sep 2019 18:48Berita Sumut

Selama 3 Hari Transaksi Penjualan FKKM 2019 Tembus Rp. 1 Miliar Lebih

Seribuan pengunjung menghadiri penutupan Festival Kuliner Kota Medan (FKKM) di Lapangan Merdeka Medan

Minggu, 22 Sep 2019 17:39Berita Sumut

Syaiful: Sepanjang Sungai Deli Banyak Berdiri Bangunan Megah

Surat Dinas Perumahan Kawasan Pemukikan Penataan Ruang (PKPPR) Pemerintah Kota Medan yang berisi memerintahkan masyarakat yang bermukim di pinggiran Sungai Deli

Minggu, 22 Sep 2019 16:23Berita Sumut

Muspika Razia, Cafe Hiburan Malam, Kos -Kosan

Tim gabungan Muspika Medan Selayang, selama dua hari Sabtu, hingga Minggu (22/9/2019) dinihari melakukan razia sejumlah lokasi hiburan malam. Selain lokasi hiburan malam, petugas juga merazia beberapa kos-kosan yang ada di wilayah hukum Polsek Sunggal

Minggu, 22 Sep 2019 15:54Berita Sumut

Revitalisasi Alur Sungai di Medan Jangan Sampai Menghilangkan Kebudayaannya

Program Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk merevitalisasi alur sungai yang kini mendapatkan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) yakni Sungai Babura, Sungai Bederah dan Sungai Deli dipastikan akan memunculkan fenomena sosial yan

Minggu, 22 Sep 2019 14:50Berita Sumut

Priscilla Hertati Lumban Gaol Tertantang Raih Emas di Filipina

Segudang pengalaman bertanding dalam pertarungan berbagai seni beladiri menjadi modal bagi atlet kick boxing putri Indonesia, Priscilla Hertati Lumban Gaol untuk meraih prestasi pada ajang SEA Games XXX yang akan digelar Filipina, 31 Nopember hingga 12 De

Minggu, 22 Sep 2019 13:28Berita Sumut

Jurtul Judi Kim Diamankan Polsek Tanah Jawa

Satuan unit reskrim Polsek Tanah Jawa mengamankan diduga seorang penulis judi jenis kim di Mahasar dusun IV Tanjung Pasir kec Tanah Jawa Kab.Simalungun, Sabtu (21/09/2019) sekira pukul 21.15 wib.

Minggu, 22 Sep 2019 13:13Berita Sumut

Wali Kota: Harhubnas Momentum Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas Tertib & Patuh

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH melepas peserta Fun Walk (jalan santai) di Jalan Pulau Pinang Medan