• Home
  • Opini
  • Tragedi Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Tragedi Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Lettu Arm Amel Saputra Jumat, 27 Juli 2018 13:56 WIB
mtc/ist
Lettu Arm Amel Saputra
Oleh : Lettu Arm Amel Saputra

          Kaurrenpin Subbid Opini Bidpenum Puspen TNI

 

MATATELINGA : Gema Takbir berkumandang membahana ada dimana-mana sebagai pertanda perayaan Idul Fitri 1439 H tahun ini, karena umat Muslim telah berhasil melewati ujian untuk menahan hawa nafsu selama sebulan penuh melaksanakan Ibadah Puasa di bulan Ramadhan. Tiba-tiba kita dikejutkan sebuah tragedi di kawasan Danau Toba Sumatera Utara. Kapal motor penumpang bernama (KM) Sinar Bangun diketahui tenggelam saat beroperasi di perairan Danau Toba.

Peristiwa tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun terjadi, tepatnya 18 Juni 2018. Dalam perjalanannya dari Pelabuhan Simanindo, Samosir menuju Pelabuhan Tiga Ras, Simalungun, Sumatera Utara. Kejadian tersebut tentu saja membuat penuh kesedihan dan duka yang begitu dalam bagi keluarga korban bahkan Rakyat Bangsa Indonesia, karena  peristiwa tersebut  terjadi masih suasana Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 H.

Kecelakaan ini diduga kuat bahwa kapal tersebut kelebihan muatan dengan mengangkut ratusan penumpang dan puluhan kendaraan bermotor roda dua yang mengakibatkan over kapasitas, sehingga kapal tersebut tenggelam. Meskipun tidak ada keterangan resmi soal berapa jumlah penumpang secara pasti karena manifest penumpang yang tidak jelas.

Kejadian tersebut membuat pemerintah harus  bertindak cepat  dengan membentuk tim SAR Gabungan diantaranya terdiri dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Badan SAR  Nasional (Basarnas) dan Kementerian Perhubungan RI. Posko utamanya terletak di Pelabuhan Tiga Ras, Simalungun, dengan tujuan tidak lain untuk mencari dan mengevakuasi  serta mendata korban tenggelamnya KM Sinar Bangun.

Beberapa pejabat negara diantaranya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. beserta jajarannya, harus turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengecek langsung kondisi di lapangan, dan mengunjungi korban di RSUD Tuan Rondahaim, Komplek Perkantoran SKPD Pemkab Simalungun, Sumatera Utara. Pada kesempatan itu, Panglima TNI juga menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban musibah tenggelamnya KM Sinar Bangun.

Kepedulian Panglima TNI mengunjungi korban, merupakan salah satu bentuk empati dan simpati Pimpinan TNI terhadap korban tenggelamnya KM Sinar Bangun dalam musibah yang menimpanya.

Atas instruksi Panglima TNI, pencarian korban menurunkan Pasukan Taifib dan diperkuat dengan Pasukan Katak sebanyak 25 orang yang memiliki keahlian di bawah permukaan air dengan  menggunakan alat Hidrografi dan Osenografi (Hidros) guna menemukan bangkai kapal dan korban. "Hal ini bertujuan untuk memudahkan tim SAR dalam melakukan kegiatan pertolongan," ucapnya.

"Namun upaya itu kita batasi sesuai dengan kemampuan manusia yang mampu menyelam hanya 50 meter, sedangkan kedalaman lebih 50 meter menggunakan alat Hidros TNI Angkatan Laut untuk menemukan posisi kedalaman kapal tersebut," kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa pencarian korban juga dapat dilakukan dengan metode menjaring yaitu menggunakan jangkar untuk mengambil korban apabila korban memang kelihatan dari alat yang nanti dioperasionalkan di bawah.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menjelaskan tentang peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun berlangsung begitu cepat seperti diceritakan korban selamat yang bernama Fitriani Sumbahyang. "Pada saat itu korban memang duduk paling belakang di lantai dua, kemudian kejadian itu begitu cepat tiba-tiba kapal oleng ke kanan dan begitu cepat langsung kapal itu tenggelam. Korban sempat keluar dan selamat dengan menggunakan helm yang ada pada sepeda motor," jelasnya.

Haruslah kita akui, tragedi tersebut merupakan kecerobohan Nahkoda  dan Anak Buah Kapal (ABK) yang tidak memikirkan keselamatan jiwa penumpangnya. Sebelum berangkat mereka mengetahui kapal tersebut kelebihan muatan yang akan mengakibatkan over draft. Namun itu tidak diindahkan, karena lebih mementingkan untuk mendapatkan untung uang yang besar dibandingkan dengan keselamatan jiwa penumpangnya.

Kelebihan muatan dan kapasitas angkut, tentunya ini tidak bisa terlepas dari aparat terkait yang memiliki tugas tanggung jawab pengawasan dan kontrol. Ini membuktikan bahwa tidak adanya keseriusan aparat terkait untuk mengawasi secara selektif didalam pengoperasionalan/hak ijin  jalan kapal, terlebih dari hasil di lapangan membuktikan bahwa selain kelebihan muatan penumpang KM Sinar Bangun juga tidak memiliki manifest penumpang. Sehingga petugas di lapangan kesulitan  untuk mendata dan mencocokan berapa sebenarnya penumpang yang ikut menjadi korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba.

Tentunya dengan kejadian tenggelamnya KM Sinar Bangun ini, harus menjadi momentum untuk kembali berbenah dari kesemrautan administrasi perlayaran. Kegiatan tersebut harus menjadi bahan evaluasi dan masukan, demi kemajuan pelayaran kita. Kedepan kita berharap agar kesiapan operasional angkutan kapal harus sesuai dengan standar yang ditetapkan. Peralatan seperti skoci dan pelampung harus tersedia serta peralatan lain yang sesuai dengan ketentuan pelayaran nasional dan internasional. Tidak boleh lagi terjadi kapal asal berangkat dengan hanya memburu setoran. Tapi kenyamanan dan keselamatan penumpang harus lebih di utamakan untuk menghargai hak asasi manusia yang tidak boleh diabaikan oleh siapapun juga. (mtc)
Editor: faeza

T#g:
Komentar
Senin, 18 Feb 2019 22:37Berita Sumut

Centra Kerajinan Batok Kelapa Desa Tinggi Raja Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Kerajinan tangan dari limbah kelapa berupa batok kelapa ternyata dapat meningkatkan pendapatkan ekonomi keluarga, hal ini di buktikan oleh Khairul pengerajin batok kelapa yang berada di dusun V desa Tinggi Raja Kecamatan Tinggi Raja Asahan, olah karya yan

Senin, 18 Feb 2019 22:18Berita Sumut

Massa HMI Sempat Memanas di Depan Kampus UMSU

Sejumlah mahasiswa berbagai elemen diantaranya himpunan mahasiswa Islam (HMI) melakukan unjuk rasa kembali di kampus kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Senin (18/2/2019). Dimana, mereka mengecam tindakan kriminalisasi dan arogansi ya

Senin, 18 Feb 2019 22:10Berita Sumut

Kenapa Paripurna DPRD Medan di Batalkan

Rencana rapat paripurna DPRD Kota Medan dilaksanakan,tentang tanggapan/Jawaban Kepala Daerah Kota Medan terhadap pendapatan Nota Pengantar DPRD Kota Medan, atas Inisiatif DPRD Medan dengan Ranperda Kota Medan tentang Sistem Pengendalian dan Pengawasan P

Senin, 18 Feb 2019 22:02Lifestyle

Terkait Mimpi, Masyarakat Tionghoa Miliki Tafsir Khusus Terhadap Maknanya, Berikut Faktanya

SEMUA orang pasti pernah bermimpi, terkadang mimpi datang dengan gambaran yang indah, namun tak menutup kemungkinan bisa berubah menjadi menakutkan. Seseorang tidak bisa mengatur mimpinya, mereka hanya mampu menafsirkan apa arti dalam mimpinya.

Senin, 18 Feb 2019 21:53Berita Sumut

Pangdam I/BB Hadiri Acara NgeGas Bareng Poldasu 2019

Pangdam I/BB Mayjen TNI MS. Fadhilah menghadiri acara NgeGas Bareng Komunitas Trail Polda Sumut 2019 di Mapolda Sumut Sabtu (16/2/2019)

Senin, 18 Feb 2019 21:47Lifestyle

Haru Nan Pilu, Seorang Ibu Viral Usai Tega Tinggalkan Anaknya di Dalam Mobil

Baru - Baru ini netizen dikejutkan dengan viral seorang ibu di Bandung, Jawa Barat yang meninggalkan buah hatinya tidur di dalam mobil. Dia sendiri, sibuk berbelanja di pusat perbelanjaan ke 23 Paskal.

Senin, 18 Feb 2019 21:32Lifestyle

Ingin Minum - Minuman yang Menyehatkan Bagi Tubuh, Berikut Minumannya

Anda pasti sering dengar ungkapan 'Kamu harus banyak minum air'. Seberapa banyaknya tergantung setiap orang, namun secara umum, tetap terhidrasi menghasilkan banyak manfaat kesehatan. Termasuk tingkat energi yang lebih tinggi dan fungsi otak yan

Senin, 18 Feb 2019 21:17Nasional

Presiden Jokowi Percepat Kenaikan Harga Gula

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pihaknya akan mempercepat kenaikan harga pembelian gula di tingkat petani oleh Bulog. Di mana saat ini masih sedang dibahas pada rapat terbatas (ratas).

Senin, 18 Feb 2019 20:49Ekonomi

Konten Hoax Sekarang Bisa di Diteksi Pakai Google Loh, Berikut Caranya

Dengan maraknya internet saat ini, berita hoaks semakin menyebar di berbagai platform baik website ataupun media sosial. Menurut trainer dari Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI), Nurfahmi Budiarto hoaks atau berita bohong untuk diketahui terdapat dua hal yak

Senin, 18 Feb 2019 20:39Berita Sumut

Edy Rahmayadi : Hasil Assessment Eselon II di Sumut Masih Jauh dari Harapan

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan bahwa hasil assessment eselon II di lingkungan kerja Pemprovsu masih sangat rendah. Bahkan ada yang nilainya sangat jauh dari harapan.

Senin, 18 Feb 2019 19:50Berita Sumut

Kasus Karamnya KM Sinar Bangun, Berkas Kadishub Samosir P21

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) akhirnya menyatakan berkas milik Kadishub Samosir Nurdin Siahaan lengkap (P21). Nurdin merupakan salah seorang tersangka dalam kasus karamnya KM Sinar Bangun pada tahun 2018 lalu.

Senin, 18 Feb 2019 18:47Berita Sumut

Langgar Aturan, 243 PTS di Indonesia Ditutup Pemerintah

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) ‎menutup 243 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia. PTS yang ditutup umumnya melakukan pelanggaran dan mengeluarkan ijazah palsu.

Senin, 18 Feb 2019 18:38Berita Sumut

Pemko Medan Siap Dukung KPU Sukseskan Pemilu 2019

Ketua KPU Kota Medan Agusyah Damanik didampingi sejumlah komisioner mendatangi Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH di rumah dinas Jalan Sudirman Medan, Senin (18/2). Selain bersilaturahmi, kedatangan mereka untuk menyampaikan persiapan yang tela

Senin, 18 Feb 2019 18:18Berita Sumut

Eldin Ultimatum OPD Laksanakan Program Kerja APBD di 2019

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH mengingatkan agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan untuk segera melaksanakan seluruh program kerja. Sebab, saat ini sudah memasuki pertengahan bulan Pebruari, sehingga seluruh pr

Senin, 18 Feb 2019 18:02Bola

PS Polres Taput Kurang 'Sportif' Piala Poldasu Cup

Laga memperebutkan Piala Kapoldasu di zona dua, sedikit mengecewakan. PS Polres Taput yang seharusnya bertanding melawan PS Polres Tapasel di Stadion Naposo Kota Sidimpuan sore ini Senin (18/2), gagal dilaksanakan karena ketidakhadiran PS Polres Taput.

Senin, 18 Feb 2019 17:59Berita Sumut

Dua Maling Motor Nyaris Tewas Dipukuli Warga

Dua orang maling motor yang beraksi di kawasan Jalan Ringroad menjadi bulan-bulanan warga, Senin (18/2) dinihari. Bahkan keduanya bisa saja tewas jika tidak diamankan oleh tim Patroli Polsek Sunggal.