Sumatera Utara Lahan Investasi yang Menggiurkan

Redaksi Rabu, 21 November 2018 19:12 WIB
Istimewa'
Gubernur Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajeckshah

Potensi sumber daya alam yang melimpah dan sumber daya manusia yang luar biasa, sejatinya menjadikan Sumatera Utara (Sumut) sebagai kawasan paling menarik untuk dijadikan tempat berinvestasi. Namun, hal itu belum cukup, jika tidak dibarengi dengan kebijakan yang tepat dari para pemangku kepentingan di daerah ini.

Visi dan Misi Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) Musa Rajekshah dengan jargon Sumut Bermartabat diyakini menjadi agenda yang baik untuk menciptakan daya tarik Sumut di mata investor. Meski baru seumur jagung kepemimpinan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah, sudah menunjukan tekad menjadikan Sumut sebagai destinasi paling menggiurkan bagi para investor.

Keseriusan dan kesungguhan Gubernur dan Wagub menjadikan Sumut sebagai kawasan layak bagi investor, setidaknya tergambar dalam Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut 2019 yang disampaikan ke DPRD Sumut.

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menghadiri sekaligus membuka Ya'ahowu Nias Festival 2018 yang diselenggarakan di Lapangan Orurusa, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (17/11/2018).

Dari pendapatan daerah yang ditargetkan sebesar Rp15,2 triliun, dengan usulan belanja daerah sebesar Rp15,4 triliun lebih, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut memfokuskannya untuk pencapaian visi misi Sumut Bermartabat, yakni lima poin penting seperti ketenagakerjaan, pendidikan, infrastruktur, kesehatan dan peningkatan daya saing dari sektor agraris dan pariwisata.

Untuk ketenagakerjaan misalnya, program peningkatan kesempatan kerja dan berusaha melalui penyediaan lapangan pekerjaan sebesar Rp 82,7 miliar atau 1,68 persen. Kemudian peningkatan dan pemenuhan akses pendidikan Rp1,3 triliun lebih atau 27,91 persen, dan pembangunan infrastruktur yang baik Rp1,4 triliun lebih atau 28,64 persen, adalah yang paling signifikan.
Sementara poin peningkatan layanan kesehatan berkualitas sebesar Rp 379 miliar lebih atau 7,73 persen. Serta peningkatan daya saing melalui sektor agraris dan pariwisata Rp 365 miliar lebih atau 7,43 persen, menjadi program yang terus mendapatkan tempat.

Melalui program pendidikan diharapkan akan lahir sumber daya manusia yang cerdas, memiliki keterampilan dan berdaya saing.  Pembangunan infrastruktur diharapkan dapat meningkatkan konektivitas, arus barang lebih efisien dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Begitu juga dengan  program ketenagakerjaan, kesehatan dan peningkatan daya saing dari sektor agraris dan pariwisata, seluruhnya diharapkan dapat mempermudah dan mendorong investor untuk berinvestasi di daerah ini.

Sumut Jendela Dunia

Program yang diluncurkan baru-baru ini, juga menjadi bukti kebulatan tekad menjadikan Sumut sebagai kawasan yang pantas untuk diperhitungkan. Pemprov Sumut segera melakukan proses pemetaan potensi daerah lewat program yang disebut Sumut Jendela Dunia.


Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah dan General Manager PLN Wilayah Sumut Feby Joko Priharto menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Layanan Satu Pintu di Balai Agung Astakona Kantor PLN Wilayah Sumut, Jalan Yos Sudarso Nomor 284 Medan, Senin (1/10/2018).

Yakni portal website berisi informasi audiovisual tentang data-data Sumber Daya Alam (SDA), wisata, pemerintahan, kemasyarakatan dan lainnya di Sumut. Portal ini akan terintegrasi dengan Sumut Smart Province.
Selain potensi SDA,  program Sumut Jendela Dunia juga berisi tentang prestasi-prestasi dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Sumut. Dicontohkannya, salah satunya berupa database atlet-atlet Sumut. Selain itu, bisa pula menampilkan hasil-hasil penelitian Balitbang dan Dewan Riset Daerah.

Data-data ini akan menjadi etalase paling penting bagi Sumatera Utara, dimana para investor akan memiliki data awal tentang Sumatera Utara yang lengkap dari program ini. Dengan daya dukung teknologi, investor yang ada di belahan bumi terjauh pun akan mampu mendapatkan informasi positif dan akurat lebih dini tentang Sumatera Utara, sebelum mereka menentukan pilihan.

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah dan Seketaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekda Provsu) R. Sabrina menghadiri kegiatan pertemuan dengan investor Jepang yang tergabung dalam Asean Nagoya Club di Hotel Mandarin Jakarta, Minggu (21/10/2018). Dalam pertemuan ini dibahas rencana kerjasama di bidang Kesehatan, Pertanian dan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. 

Dalam program ini nantinya memuat kategori atau klasifikasi  tentang potensi satu daerah di Sumatera Utara. Kunci yang paling penting dari program ini adalah validnya informasi dari data yang tersedia.
Jika keberpihakan anggaran dan program yang akan digulirkan fokus menjadikan Sumut benar-benar diperhitungkan, maka pertanyaan selanjutnya, Sumatera Utara punya apa?

Maka, jawabannya sangatlah mudah.  Sumut selama ini sudah memiliki apa yang diinginkan investor, yang tidak ada dari Sumut adalah kesungguhan untuk menjadikan apa yang dimiliki benar-benar bermanfaat dan berguna bagi masyarakat Sumut.

Yang paling menggiurkan dari Sumut adalah soal potensi sumber daya alamnya yang melimpah. Wagub Musa Rajekshah pada beberapa kesempatan selalu mengajak para pengusaha dalam maupun luar negeri berinvestasi di Sumut, untuk pemenuhan kebutuhan energi untuk sektor industri, komersil maupun masyarakat. 

Berbicara di Asian Energy Forum baru-baru ini, Musa Rajekshah membeberkan keunggulan Sumut dan menyiratkan pesan penting bahwa para investor akan menyesal jika tidak memanfaatkannya. Saat ini, Sumut memiliki potensi energi terbarukan meliputi tenaga air, panas bumi, biomasa, biogas dan tenaga surya. 

Maka potensi energi terbarukan ini sangat mungkin dikembangkan lebih lanjut menjadi energi listrik sebagai upaya mendukung sistem kelistrikan di Sumut. Untuk tenaga air, Provinsi Sumut memiliki potensi sebesar 3.000 MW, sedangkan untuk panas bumi, Sumut memiliki potensi sebesar 2.000 MW.
Sumut saat ini telah memanfaatkan tenaga panas bumi untuk pembangkit listrik yang berada di PLTP Sibayak dan PLTP Sarulla, dan ini menjadi nilai lebih dari Sumut dimana kawasan ini memiliki ketersediaan enegeri listrik yang melimpah. Untuk potensi panas bumi yang akan dikembangkan berada di kawasan Pusuk Buhit Simbolong Samosir, kawasan Sorik Marapi, Mandailing Natal dan kawasan Ria-Ria Tapanuli Utara juga menjadi salah satu potensi energi menggiurkan di Sumut. Tidak kalah penting, dari potensi Sumatera Utara yang ada adalah Kelapa Sawit. 

Sumut yang tersohor akan perkebunan kelapa sawitnya, baik yang dikelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta dan masyarakat. Perkebunan kelapa sawit membentang di wilayah Timur dan pesisir barat Sumut, luas perkebunan kelapa sawit BUMN tercatat sekitar 300.000 hektar dan perkebunan sawit rakyat sekitar 400.000 hektar (data Dinas Perkebunan Provinsi Sumut). Produksi kelapa sawit menghasilkan limbah dengan komposisi 23 persen tandan kosong, 6,5 persen, cangkang dan 13 persen fiber sawit. Limbah-limbah tersebut dapat digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik biomassa. 

Potensi listrik yang dihasilkan dari limbah kelapa sawit Sumut diperkirakan sekitar 1,050 MW. Dan pada saat ini pemanfaatan biomassa menjadi energi listrik masih sekitar 100 MW. Sedangkan diantara pembangkit listrik tenaga biomassa (PLTB) PT Growth Sumut sebesar 30 MW, PLTB Growth Asia sebesar 30 MW dan PLTB Harkat Sejahtera 15 MW.

Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah menerima kunjungan  pengusaha Korea di ruang kerjanya Lantai 9 Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (1/10/2018). Kunjungan ini dilaksanakan untuk membahas investasi usaha di Sumatera Utara.

Sumut juga memiliki keindahan alam yang luar biasa. Banyak destinasi wisata di daerah ini yang keindahannya patut disejajarkan dengan destinasi wisata kelas dunia. Di sini ada Danau Toba, Pulau Samosir, Pantai Nias, Taman Nasional Gunung Leuser, Salju Panas Dolok Tinggi Raja, Gunung Sibayak, Air Terjun Sipiso-piso dan lainnya, sehingga Gubernur Edy Rahmayadi sering menyebut Sumut sebagai Surga Kecil pemberian dari Allah SWT.

Untuk pengembangan potensi pariwisata di daerah ini, Pemprov Sumut membuka peluang investasi selebar-lebarnya. Bahkan, Pemprov berkomitmen untuk mempermudah para investor yang ingin berinvastasi di Sumut, tentu tetap mengacu pada aturan yang berlaku.

Bukan hanya isapan jempol. Pertengahan Oktober 2018, Sumut memperoleh komitmen investasi Rp 6,1 triliun atau sekitar US$ 400 juta untuk pengembangan pariwisata Danau Toba dari tujuh calon investor. Komitmen itu diteken, di sela-sela IMF-WB di Bali, oleh Badan Pelaksana Otorita Danau Toba bersama tujuh calon investor, yaitu PT Gaia Toba Mas, PT Agung Concern, PT Alas Rimbawan Lestari, PT Gamaland Toba Properti, PT Crystal Land Development, PT Asset Pacific, Dan PT Arcs House - Jambuluwuk.
Selain itu, investor dari berbagai negara juga sudah banyak yang datang ke Sumut dan menyatakan berminat untuk berinvestasi di berbagai sektor di daerah ini. Diantaranya dari Jepang, Malaysia, Singapura, China, Kazakshtan, Tajikistan, Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Maka salah besar jika para investor menyingkirkan Surga Kecil Sumut dari daftar kawasan paling menggiurkan untuk berinvestasi. Sumatera Utara dengan daya dukung yang dimiliki layak disebut sebagai Lahan Investasi yang Menggiurkan
Editor: James P Pardede

T#g:Advetorialedy rahmayadiGubsuInvestasiMusa RajeckshahPemprovsuwagubsu
Komentar
Sabtu, 24 Agu 2019 11:47Berita Sumut

Dua Pelaku Kejahatan di Brigjen Katamso Diamuk Massa

Apes bagi dua pria yang diduga pelaku kejahatan jalanan menjadi bulan-bulanan warga setelah tertangkap tangan usai beraksi. Video aksi main hakim warga inipun viral di media sosial.

Sabtu, 24 Agu 2019 10:55Berita Sumut

Masyarakat Desa Pararungan Sepakat Memberhentikan Pembukaan Jalan

Rapat keputusan tentang persoalan pembukaan jalan di Desa Pararungan Kecamatan Habinsaran Kabupaten Toba Samosir, Kamis malam (22/8/19) akhirnya memutuskan menghentikan pengoperasian dua buah alat berat.

Sabtu, 24 Agu 2019 08:15Ekonomi

Aksi China Balas pada Produk AS, Wall Street Merosot Tajam

Pada akhir perdagangan Jum'at (Sabtu pagi WIB). Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street berakhir melemah tajam

Sabtu, 24 Agu 2019 08:00Nasional

Tragis, Siswa SMK Meregang Nyawa Usai Tertabrak "Ular Besar"

Meregang nyawa usai tertabrak rangkaian KRL Commuter Line di Kedung Halang Wasel, Kecamaran Tanah Sareal

Sabtu, 24 Agu 2019 07:45Bola

Hadapi Arsenal, Klopp: Kami Sudah Tak Sabar

Sebagaimana diketahui, Liverpool akan menjamu The Gunners di pekan kedua Liga Inggris 2019-2020, Sabtu (24/8/2019) malam WIB

Sabtu, 24 Agu 2019 07:30Nasional

Dibakar Api Cemburu, Suami Tusuk Pria Diduga Selingkuhan Istrinya hingga Tewas

Ditangkap polisi setelah melakukan penusukan hingga membuat Bunto Tano (44), warga Grogol, Sukoharjo

Sabtu, 24 Agu 2019 07:15Internasional

Jonatan Christie Gagal ke Semifinal

Gagal memenuhi target di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie

Sabtu, 24 Agu 2019 07:00Lifestyle

Sungguh Allah Sangat Membencinya, ini Kisah Rasis di Zaman Nabi

Sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW, Sikap rasis dengan membeda-bedakan warna kulit

Sabtu, 24 Agu 2019 06:45Nasional

Berusia Setengah Abad, Pria ini NIkahi Pujaan Hatinya

Seorang perjaka berusia 26 tahun menikahi seorang janda beranak dua berusia 50 tahun

Sabtu, 24 Agu 2019 06:30Lifestyle

Setan Bocorkan Kedasyatan Ayat Kursi

Alkisah sudah banyak cerita perjumpaan manusia dan setan, baik dalam wujud asli maupun menyerupai makhluk lain

Sabtu, 24 Agu 2019 06:15Nasional

Gempa 3,2 Magnitudo Guncang Jabar

Kabupaten Bogor, Jawa Barat, di Guncang Gempa berkekuatan magnitudo 3,2 pada Kamis, (23/8/2019).

Sabtu, 24 Agu 2019 06:00Lifestyle

Bersamaan, Jessica Iskandar Gelar Pernikahan di Dua Tempat

Aktris yang akrab disapa Jedar itu menolak tawaran untuk menggelar pernikahannya

Jumat, 23 Agu 2019 20:55Lifestyle

Sutradara Film "Uncharted" Tinggalkan Proses Produksi

Sampai hari ini, Sony masih terus berupaya konsisten dengan rencananya akan membawa film "Uncharted" ke layar lebar. Tetapi, usahanya kembali mendapat hambatan karena sang sutradara meninggalkan proses produksi. Dan Trachtenberg yang sebelumnya

Jumat, 23 Agu 2019 20:46Berita Sumut

Untuk Mengurai Kemacetan, Dirlantas Polda Sumut Gandeng Polrestabes Medan

Untuk pertama kali yang akan kita lakukan adalah untuk menjalankan perintah dari Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto yang mengharapkan Dirlantas Polda Sumut bisa mengurai kemacetan di Kota Medan.

Jumat, 23 Agu 2019 20:42Berita Sumut

Karang Taruna dan Koramil Bersinergi Bangun Rumah Di Belawan

Organisani Kemasyarakatan Karang Taruna dan Koramil 09/ Medan Belawan bekerja sama membangun rumah anak yatim piatu di Kolam Susu Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan, Jumat (23/8/2019).

Jumat, 23 Agu 2019 20:27Bola

Dalam Waktu Dekat, Real Madrid Gagal Rekrut Neymar

Dalam waktu dekat, Real Madrid dipastikan gagal merekrut Neymar dari Paris Saint-Germain. Dimana, dua pekan menjelang ditutupnya jendela transfer musim panas, masa depan Neymar masih penuh tanda tanya. Itu sebabnya Thomas Tuchel belum memasukkannya dalam