MARHABAN YA RAMADHAN
  • Home
  • Advertorial
  • Wujudkan Sumut Bermartabat dan Sukseskan Pemilu/Pilpres 2019

Dirgahayu Sumatera Utara

Wujudkan Sumut Bermartabat dan Sukseskan Pemilu/Pilpres 2019

Mtc/James Selasa, 16 April 2019 08:52 WIB
Matatelinga/Istimewa
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi hadiri panen raya jagung dan pedet di desa Purwobinangun, Kec. Sei Bingei, Kab.Langkat, Senin (1/4). Gubernur menghimbau agar segera disediakan lahan untuk industri terpadu yang akan digunakan sebagai lahan peternakan


Masyarakat Sumatera Utara (Sumut) patut besukaria. Karena di bulan April ini ada dua peristiwa penting  yang digelar hampir bersamaan. Pertama, perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 71 Provinsi Sumut yang jatuh pada tanggal 15 April dan ke dua, pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang jatuh pada tanggal 17 April 2019.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur (Wagub) Musa Rajekshah dalam berbagai kesempatan mengimbau seluruh masyarakat Sumut untuk menyukseskan kedua agenda penting tersebut.


Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah menghadiri Apel Kesiapan Pengamanan Pemilu 2019 di Sumatera Utara (Sumut) di Lapangan Benteng Medan, Kamis (11/4), yang dihadiri langsung Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.  humaspemprovsumut

Peragaan HUT ke 71 Sumut sangat penting bagi warga Sumut, tidak hanya sekadar pesta dan larut dalam kegembiraan. Namun melalui peringatan HUT tersebut, seluruh rakyat Sumut juga diharapkan mengetahui dan memahami sejarah perjuangan para pahlawan dan orang tua dahulu untuk memperjuangkan dan mempertahankan daerah ini dari tangan penjajah. Itu semua juga merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Mari kita sukseskan perayaan HUT ke 71 Sumut, karena perayaan ini bukan hanya milik Pemerintah Provinsi  Sumatera Utara (Pemprov Sumut), tetapi milik seluruh masyarakat Sumut," demikian disampaikan Gubsu.

Rencananya ada berbagai rangkaian kegiatan yang digelar dalam rangka perayaan HUT Sumut tahun ini, mulai 8 April 2019 dan ditutup 27 April 2019. Diantaranya, Dialog Interaktif, Seminar Tentang Sejarah Terbentuknya Provinsi Sumatera Utara,  Kunjungan Sosial,Isra' Mi'raj, Bazar, ziarah, Rapat Paripura Istimewa, Lomba Gerak Jalan Beregu dan Massal serta Senam Sehat Bersama, dan ditutup dengan Pesta Rakyat.

Perayaan HUT Sumut tahun ini mengusung tema "71 Tahun Sumatera Utara, Kita Sukseskan Pesta Demokrasi Tahun 2019 dan Pembangunan untuk Mewujudkan Masyarakat yang Maju, Aman dan Bermartabat," sengaja diisi dengan kegiatan Dialog Interaktif dan Seminar Tentang Sejarah Terbentuknya Provinsi Sumatera Utara.

Tujuannya agar seluruh rakyat Sumut mengerti dan memahami sejarah terbentuknya Provinsi Sumut. Bahwa dahulu, pada zaman pemerintahan Belanda, Sumatera Utara merupakan suatu pemerintahan yang bernama Gouvernement van Sumatra dengan wilayah meliputi seluruh pulau Sumatera, dipimpin oleh seorang Gubernur yang berkedudukan di Kota Medan.

Setelah kemerdekaan, dalam sidang pertama Komite Nasional Daerah (KND), Provinsi Sumatera kemudian dibagi menjadi tiga sub provinsi yaitu: Sumatera Utara, Sumatera Tengah, dan Sumatera Selatan. Provinsi Sumatera Utara sendiri merupakan penggabungan dari tiga daerah administratif yang disebut keresidenan yaitu: Keresidenan Aceh, Keresidenan Sumatera Timur, dan Keresidenan Tapanuli.

Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rahekshah didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara R.Sabrina melaporkan kesiapan pemilu serentak tahun 2019 melalui video conference kepada Kementerian Dalam Negeri di ruang Sumut Smart Province lt.6 Kantor Gubernur Sumatera Utara Jl.P Diponegoro No.30, Medan. Rabu (10/4).


Dengan diterbitkannya Undang-Undang Republik Indonesia (R.I.) No. 10 Tahun 1948 pada tanggal 15 April 1948, ditetapkan bahwa Sumatera dibagi menjadi tiga provinsi yang masing-masing berhak mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri yaitu: Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Tengah, dan Provinsi Sumatera Selatan. Tanggal 15 April 1948 selanjutnya ditetapkan sebagai hari jadi Provinsi Sumatera Utara.

Pada awal tahun 1949, dilakukan kembali reorganisasi pemerintahan di Sumatera. Dengan Keputusan Pemerintah Darurat R.I. Nomor 22/Pem/PDRI pada tanggal 17 Mei 1949, jabatan Gubernur Sumatera Utara ditiadakan. Selanjutnya dengan Ketetapan Pemerintah Darurat R.I. pada tanggal 17 Desember 1949, dibentuk Provinsi Aceh dan Provinsi Tapanuli/Sumatera Timur. Kemudian, dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 5 Tahun 1950 pada tanggal 14 Agustus 1950, ketetapan tersebut dicabut dan dibentuk kembali Provinsi Sumatera Utara.

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi memimpin Rapat Koordinasi Antisipasi Permasalahan / Hambatan Pemilu Tahun 2019 di Aula Raja Inal Siregar, lantai 2 kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro No. 30, Medan, Jum'at (15/2/2019).


Dengan Undang-Undang R.I. No. 24 Tahun 1956 yang diundangkan pada tanggal 7 Desember 1956, dibentuk Daerah Otonom Provinsi Aceh, sehingga wilayah Provinsi Sumatera Utara sebahagian menjadi wilayah Provinsi Aceh.

Wujudkan Sumut Bermartabat

Peringatan HUT ke 71 Sumut juga diharapkan menjadi momen untuk meningkatkan rasa memiliki dan kecintaan masyarakat terhadap Provinsi Sumut, dan bersama-sama membangun provinsi yang memiliki 25 kabupaten, 8 kota, 444 kecamatan, 693 kelurahan, dan 5.417 desa dengan jumlah penduduk 14.838.417 jiwa ini.

Karena menurut Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wagub Musa Rajekshah, untuk membangun Sumut tidak dapat hanya dilakukan oleh Gubernur dan Wagub atau Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut saja. Namun, untuk membangun dan mewujudkan Sumatera Utara yang maju, aman, sejahtera dan bermartabat, dibutuhkan peran dan keterlibatan seluruh rakyat Sumut.

Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah lepas peserta lomba lari Perusahaan Listrik Negara (PLN) Millenials Nite Run 7.3K, di halaman Kantor PLN Wilayah Sumatera Utara (Sumut) Jalan KL Yos Sudarso Medan, Jumat malam (5/4/2019).


Dalam berbagai kesempatan, terutama ketika berkunjung ke daerah kabupaten/kota, Gubernur dan Wagub Sumut selalu mengajak seluruh rakyat Sumut tetap kompak dan bersama-sama membangun daerah ini. Menggali berbagai potensi dan kekayaan yang ada, serta memanfaatkannya untuk membangun daerahnya masing-masing.

Sumut memiliki potensi dan kekayaan sumber daya alam yang luar biasa besarnya. Bahkan, jauh lebih besar jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Jepang. Namun, belum dimanfaatkan secara maksimal, sehingga Sumut masih tertinggal dibanding negara-negara tetangga tersebut.

Selain menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam (SDA), Gubernur dan Wagub selalu menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan. Karena untuk mengelola potensi SDA yang begitu besar, dibutuhkan SDM yang berkualitas dan profesional.

Karena itu, Pemprov Sumut terus mendorong keberadaan sekolah-sekolah berkualitas di seluruh tingkatan, mulai dari SD, SMP dan SMA sederajat. Bahkan, di beberapa daerah, akan dibangun SMK sesuai potensi yang dimiliki daerah masing-masing.

Persoalan moralitas dan akhlak juga tidak luput dari perhatian Gubernur dan Wagub. Pintar itu penting, namun jauh lebih penting lagi budi pekerti dan akhlak yang mulia. Karena itu, selain mengajarkan ilmu pengetahuan dan sains, para guru juga diminta memprioritaskan pelajaran budi pekerti dan  akhlak di sekolah. Serta mendorong tumbuhnya sekolah-sekolah agama, seperti pesantren di berbagai daerah di Sumut.

Itu semua sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wagub untuk membangun dan mewujudkan Sumut yang maju, aman, sejahtera dan bermartabat. Dimana untuk mencapai itu semua, ada lima misi yang harus diwujudkan, yaitu bermartabat dalam kehidupan, bermartabat dalam politik, bermartabat dalam pendidikan, bermartabat dalam pergaulan dan bermartabat dalam lingkungan.


Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Al Mukhlishin Sibuhuan, Padang Lawas Utara, Rabu (10/4/2019). (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu).


Dalam upaya merealisasikan visi dan misi tersebut, ditetapkanlah lima program prioritas pembangunan Sumut. Yaitu peningkatan kesempatan kerja dan berusaha, melalui penyediaan lapangan kerja. Peningkatan dan pemenuhan akses pendidikan. Pembangunan infrastruktur yang baik dan berwawasan lingkungan. Penyediaan layanan kesehatan berkualitas. Terakhir, peningkatan daya saing melalui sektor agraris dan pariwisata.

Melalui program prioritas tersebut diharapkan Sumut yang maju, aman, sejahtera dan bermartabat, yang menjadi visi dan misi Gubernur/Wakil Gubernur Sumut, dapat segera terwujud. Hal itu antara lain ditandai dengan tingkat pengangguran terbuka tahun 2019 yang diproyeksikan sebesar 5,5% dan ditargetkan menurun menjadi 5,1% tahun 2023. Angka rata-rata lama sekolah tahun 2019 yang diproyeksikan sebesar 9,45 tahun dan ditargetkan meningkat menjadi 10,12 tahun di tahun 2023.

Kemudian tingkat kemantapan jalan provinsi tahun 2019 yang diproyeksikan sebesar 80,05% dan ditargetkan meningkat menjadi 96,35% pada tahun 2023.  Luas pemukiman kumuh di perkotaan sebesar Rp 540 hektare dan ditargetkan tidak ada lagi pada tahun 2023. Total Fertility Rate (TFR) diproyeksikan tahun 2019 sebesar 2,86 dan ditargetkan menurun menjadi 2,7 tahun 2023.

Sukseskan Pemilu dan Pilpres 2019

Namun untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan suasana kondusif, aman dan tertib. Sehingga seluruh rencana pembangunan daerah dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya gangguan keamanan dan ketertiban sosial. Karena itu, suksesnya Pemilu 2019 menjadi salah satu kuncinya.

Wajar jika dalam berbagai kesempatan, Gubernur dan Wagub juga selalu menekankan agar seluruh masyarakat, pemerintah daerah, pihak terkait, dan yang utama para penyelenggara Pemilu yakni KPU dan Bawaslu Sumut, untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan pemilihan presiden/wapres dan pemilihan anggota legislatis yang digelar serentak 17 April 2019.

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengunjungi Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Sibolga, Jalan Letjen Suprapto Pancuran Gerebak - Kota Sibolga dalam.kunjungan kerjanya, Senin (8/4/2019). Gubernur juga menyerahkan SK  kepada 61 guru se-kota Sibolga sekaligus meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer. (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setda)


Seluruh elemen masyarakat dan pihak terkait harus mengambil peran menyukseskan Pemilu 2019, sesuai bidang tugas dan kemampuan masing-masing. Sehingga Pemilu dan Pilpres serentak yang pertama kali digelar tahun ini dapat berjalan sukses, aman, tertib dan demokratis.

Kepada KPU dan Bawaslu Sumut, sebagai penyelenggaran Pemilu, diminta untuk memastikan seluruh tahapan Pemilu berjalan sesuai jadwal dan rencana yang telah ditetapkan. Terutama tentang ketersediaan logistik, seperti surat suara, kotak suara hingga proses penghitungan suara nantinya.

Begitu juga dengan jumlah pemilih, dipastikan semua berjalan dengan baik. Sehingga tidak ada "kebocoran" atau "celah" yang berpotensi menimbulkan kericuhan atau gugatan dari para peserta pemilu. Kepada para aparat keamanan seperti TNI dan Polri, juga diharapkan bantuannya untuk menjaga kemanan dan ketertiban, baik sebelum atau pun setelah proses pemungutan suara.

Seluruh masyarakat juga diimbau untuk beramai-ramai mendatangi Tampat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April nanti dan melaksanakan hak pilihnya sesuai hati nurani masing-masing. Jangan ada yang golput, karena partisipasi masyarakat di TPS sangat penting dan akan menentukan nasib negeri ini lima tahun mendatang. Hal ini juga menjadi catatan penting, karena pada Pilkada Kota Medan tahun 2015, partisipasi pemilihnya sangat rendah, dan terendah di seluruh Indonesia.


Wagub Sumut Musa Rajekshah mengunjungi Pesantren Darul Mursyud di Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (9/4/2019). Humaspemprovsu.

Netralitas aparatus sipil negara (ASN) juga menjadi perhatian Gubernur dan Wagub. Bahkan, di setiap kesempatan, selalu diingatkan agar ASN, khususnya di lingkungan Pemprov Sumut untuk menjaga netralitas selama pelaksanaan Pemilu 2019. Selain sudah diatur dalam undang-undang, hal  tersebut juga dapat mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan Pemilu 2019.

Syukurnya, dalam video conference dengan Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) yang diwakili oleh Direktorat Jendral Bina Adminstrasi Kewilayahan Eko Subowo, Rabu (10/4), Wagub Musa Rajekshah melaporkan bahwa Provinsi Sumut dipastikan siap melaksanakan Pemilu 2019, baik secara logistik dan pengamanan.

Seluruh persiapan berjalan dengan baik. Pendistribusian surat suara, kotak suara, dan pengamanan tidak ada kendala yang berarti. Sehingga optimis Pemilu di Sumut berjalan dengan aman, lancar dan seluruh pemilih bisa hadir ke TPS-nya masing-masing. Bahkan, jumlah partisipasi pemilih di Sumut diyakini mencapai 70% dari DPT 9.786.005.


Gubsu Edy Rahmayadi memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan terkait dengan persiapan menjelang Pemilu dan Pilpres 2019 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubsu Jalan Diponegoro Medan.


Ketua KPU Sumut Yulhasni juga melaporkan, logistik pemilu sudah didistribusikan ke seluruh daerah. Untuk surat suara ada kerusakan sebanyak 187.207 dan sudah dilaporkan ke KPU Pusat. Sedangkan  untuk kotak suara 80% sudah sampai ke seluruh kabupaten/kota Sumut, sisanya ke daerah-daerah yang sulit dijangkau dengan darat. Diharapkan ada bantuan dari TNI dan Polri.

Komisioner Bawaslu Sumut Agus Salam juga melaporkan, sudah menyiapkan personel pengawasan TPS, pelatihan saksi di TPS dan patroli pengawasan politik uang. Serta melakukan berbagai langkah antisipasi di daerah rawan.

Sedangkan untuk pengamanan, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) yang diwakili AKBP Guntur mengatakan sudah bekerja sama dengan TNI untuk mempersiapkan 23.342 personel yang ditugaskan dalam menyukseskan Pemilu 2019. Jumlah tersebut terdiri dari 13.002 personel dari Polri dan 10.340 personel dari TNI. Seluruhnya sudah dibekali dengan buku saku SOP pengamanan Pemilu.

Meski begitu, seluruh seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota, KPU, Bawaslu dan seluruh stakeholder Pemilu perlu terus melakukan koordinasi untuk mengantisipasi berbagai kendala dan persoalan yang mungkin timbul dan bersama-sama menyukseskan pesta demokrasi Pemilu 2019. Karena, keberhasilan dan suksesnya Pemilu 2019 tidak hanya menentukan nasib bangsa dan negeri ini lima tahun mendatang, tetapi juga keberhasilan mewujudkan Sumatera Utara yang maju, aman, sejahtera dan bermartabat. Dirgahayu Sumut dan Sukseskan Pemilu 2019. (Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu)

Editor: James P Pardede

T#g:edy rahmayadiMusa rajekshahPemilupemprov sumutPilpres
Komentar
Kamis, 23 Mei 2019 19:52Aceh

Demi Peroleh Uang Narkoba, Tiga Jaringan Narkoba rela Lebaran di Terali Besi

Komplotan jaringan narkoba antar provinsi jenis daun ganja kering sebarat 10 ton, digagalkan Polres Banda Aceh dan meringkus tiga orang tersangka berinsial NO ,40, sopir truk, warga Sumatera Barat, RA ,25, dan BO ,35, keduanya warga Banda Aceh.

Kamis, 23 Mei 2019 19:37Berita Sumut

Putra Hutasuhut Dituntut JPU Empat Bulan Penjara

Sidang perkara ujaran kebencian terhadap alm. H.Taufan Gama Simatupang selaku Bupati Asahan yang dilakukan oleh terdakwa Putra Hutasuhut warga Kisaran yang diunggah pada akun media sosial face book pada Minggu 11 Pebruari 2018 lalu dan kini telah memasuk

Kamis, 23 Mei 2019 19:22Aceh

Bagi PNS Lega, Besok Sudah Terima THR

Para pegawai Negeri sipil (PNS) harus merasa senang dan lega. Pasalnya, tunjangan Hari Raya (THR) tentunya sangat dinantikan oleh seluruh Pegawai Negeri Sipil akan dicairkan mulai besok, Jumat (24/5/2019).

Kamis, 23 Mei 2019 19:07Berita Sumut

Pemprov Sumut Integrasikan Data dan Aplikasi OPD

Wujudkan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) atau yang juga dikenal dengan istilah e-Government, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengintegrasikan data dan aplikasi yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kamis, 23 Mei 2019 18:03Berita Sumut

Wali Kota Buka Puasa Bersama Dengan Mitra Go-Jek

Melaksanakan tugas sebagai seorang mitra Go-Jek, bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah untuk dilaksanakan terlebih di bulan Ramadhan. Namun, harus diyakini bahwa kerja keras mempu mengantarkan seluruh mitra Go-Jek menuju kehidupan yang lebih baik. Apalagi

Kamis, 23 Mei 2019 17:18Berita Sumut

Sidangnya 14 Kali Ditunda, Zakir Husin Merasa Dipermainkan

Terdakwa kasus narkoba, Zakir Husin tak kuasa menahan kesal setelah mengetahui sidangnya berkali- kali terus ditunda. Terhitung, ada 14 kali sidang kasus ini ditunda.

Kamis, 23 Mei 2019 16:56Berita Sumut

4 Warga di Simalungun Tewas Disambar Petir

Sebanyak 4 orang warga Simalingun meninggal dunia usai disambar petir . Sedangkan tiga warga dilaporkan mengalami luka akibat kejadian yang terjadi di perladangan warga di Desa atau Nagori Hutaraja, Kecamatan Purba, Simalungun, Selasa (21/5) sore.

Kamis, 23 Mei 2019 16:04Berita Sumut

Gerhad Lubis Jabat Camat Bosar Maligas

Jabatan Camat Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun yang selama ini dijabat Amon Carles Sitorus diserahterimahkan kepada Gerhad Lubis yang sebelumnya menjabat sebagai Kasih Pemerintahan di Kantor tersebut. Sertijab digelar pada hari ini Kamis (23/

Kamis, 23 Mei 2019 14:04Berita Sumut

Langgar UU ITE, Dosen USU Dihukum Percobaan

Dosen Universitas Sumatera Utara (USU), Himma Dewiyana Lubis (45), dinyatakan terbukti melakukan ujaran kebencian di halaman aku Facebooknya. Dia dijatuhi hukuman 1 tahun penjara dengan 2 tahun masa percobaan dan denda Rp 10 juta subsider 3 bulan kurungan

Kamis, 23 Mei 2019 13:22Berita Sumut

8 Rumah di Tanjung Mulia Terbakar

Sebanyak 8 unit rumah di Jalan Alumunium III, Lingkungan XII, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli terbakar. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kamis, 23 Mei 2019 12:46Berita Sumut

Palsukan Surat BPN, Oknum Advokat di Medan Dihukum 2,5 Tahun Penjara

Seorang advokat di Kota Medan bernama Afrizon SH dihukum 2 tahun dan 6 bulan penjara. Dia dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana memalsukan isi surat Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Medan.

Kamis, 23 Mei 2019 12:29Nasional

120 Personel Bakamla Dapatkan Kenaikan Pangkat Berkala

Mengawali kegiatan dinas di pagi hari, seperti biasa seluruh personel Bakamla melakukan Apel Pagi. Khusus di hari Rabu, personel melakukan Apel di Aula Markas Besar Bakamla, Gedung Perintis Kemerdekaan, Rabu (22/5/2019).

Kamis, 23 Mei 2019 12:14Berita Sumut

Proyek Gedung Baru Inalum : Melihat Lebih Dekat Ikon Baru di Kawasan Industri Kuala Tanjung

PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM yang merupakan Induk Holding Industri Pertambangan yang beroperasi di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara, sedang membangun sebuah gedung perkantoran yang modern dan representatif

Kamis, 23 Mei 2019 11:54Berita Sumut

Ditangguhkan Karena Sakit, Pemuda 'Koboi' di Tobasa Malah Dilaporkan Warga Berdagang

Penahanan RS (24), pemuda yang menodongkan senjatanya kepada kerumunan warga beberapa waktu lalu di Sitorang Kecamatan Silaen Kabupaten Toba Samosir ditangguhkan karena sakit dan perlu berobat. Namun beberapa warga melihat RS melakukan aktifitas melayani

Kamis, 23 Mei 2019 08:15Internasional

Pelaku Penembakan Masjid di Selandia Baru Jalani Persidangan

Pria yang dituduh membunuh 51 orang di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru telah dituntut

Kamis, 23 Mei 2019 08:00Nasional

Di Jalan Wahid Hasyim, Massa Bubarkan Diri

Massa aksi 22 Mei yang bertahan hingga Kamis (23/5/2019) di sekitar Gedung Bawaslu RI