Tag: #PN-Medan
  • Senin, 15 Apr 2019 18:33

    Korupsi Pengadaan Alat Peraga Sekolah, ASN dan Rekanan Pemko Binjai Dituntut 1,5 Tahun Penjara

    Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Binjai, Bagus Bangun (58) serta rekanan, Dodi Asmara ,36, dituntut masing-masing 1,6 tahun penjara denda Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan. Keduanya dinilai bersalah melakukan korupsi pada pengadaan alat perag
  • Rabu, 10 Apr 2019 16:48

    Korupsi Perjalanan Dinas, Wakil Ketua dan 3 Anggota DPRD Tapteng Diadili

    Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah Awaluddin Rao beserta tiga anggota DPRD Tapteng lainnya yaitu Julianus Simanungkalit, Jonias Silaban, dan Hariono Nainggolan didudukan dikursi pesakitan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, Rabu (10/4/2019). Ke
  • Senin, 08 Apr 2019 19:09

    Terlibat Kasus Penyekapan dan Penganiayaan, Oknum Polisi dan Pengacara Diganjar 2 Bulan Penjara

    Oknum polisi bernama Parlaungan Simarmata (38) dan seorang advokat Dedi Harianto Marbun diganjar dua bulan penjara. Keduanya dinyatakan terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap tiga orang warga.
  • Senin, 08 Apr 2019 16:18

    Remigo Minta Hakim Pindahkan Tempat Penahanannya

    Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu memohon agar majelis hakim memindahkan tempat penahanannya ke Rutan Tanjung Gusta, Medan. Saat ini, dia dititipkan penyidik KPK di Rutan Polrestabes Medan.
  • Senin, 08 Apr 2019 14:48

    KPK : Kewajiban Fee dari Rekanan di Pemkab Pakpak Bharat Kebiasan Lama

    Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan fee sebesar 15 persen yang diwajibkan kepada semua rekanan di Pemkab Pakpak Bharat merupakan kebiasaan lama. Semua rekanan yang ingin mendapatkan proyek harus memberikan uang fee tersebut.
  • Kamis, 04 Apr 2019 12:16

    Terima Suap, Bupati Pangonal Harahap Dihukum 7 Tahun Penjara Dan Dicabut Hak Dipilih

    Majelis hakim pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan hukuman tahun 7 tahun terhadap Bupati nonaktif Labuhanbatu, Pangonal Harahap (49). Selain itu, majelis hakim yang diketuai oleh Erwan Efendi menghukum terdakwa membayar denda Rp200
  • Selasa, 02 Apr 2019 18:59

    Kompak Jadi Pengedar Sabu, Pasutri Warga Medan Dituntut 10 Tahun Penjara

    Pasangan suami istri yaitu Dedek Prayoga (29) dan Afrida Fatma (26) dituntut masing-masing 10 tahun penjara oleh penuntut umum Tiorida Juliana Hutagaol. Keduanya dinilai terbukti melakukan pemufakatan jahat tindak pidana narkotika Golongan 1 jenis sabu.
  • Senin, 01 Apr 2019 10:43

    Manager, Pegawai dan Tamu Stroom Karaoke Divonis Bervariasi

    Majelis hakim yang diketuai Jarihat Simarmata SH menjatuhkan hukuman yang bervariasi untuk tiga terdakwa kasus peredaran narkoba di Stroom Karaoke. Putusan paling tinggi dijatuhkan untuk terdakwa Riki Agustian (33) yang merupakan pegawai di karaoke yang b
  • Kamis, 28 Mar 2019 18:34

    Cabuli Ponakan Berkali-kali , Oknum Guru SMPN 8 Diganjar 9 Tahun Penjara

    Akibat perbuatan cabulnya, oknum Guru Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 8 Medan, Kasim Ginting diganjar dengan 7 tahun penjara. Pria berusia 59 tahun ini juga dihukum membayar denda sebesar Rp 500 juta subsider 2 bulan kurungan.
  • Rabu, 27 Mar 2019 18:03

    Kampanyekan Prabowo di Facebook , Pegawai PTPN IV Diganjar 3 Bulan Penjara

    Ibrahim Martabaya, pegawai PTPN IV yang didakwa melanggar Undang-undang Pemilu diganjar dengan 3 bulan penjara serta denda sebesar Rp5 juta subsider, 1 bulan kurungan. Majelis hakim sependapat dengan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menyatakan pegawai
  • Rabu, 27 Mar 2019 15:30

    "Grepek-grepek" Anak Pemilik Warung, Supir Pengangkutan Barang Diganjar Tiga Tahun

    Rudi Adzan Darmansyah (36) dihukum tiga tahun penjara. Supir pengangkutan barang ini dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak asusila terhadap anak dibawah umur.
  • Rabu, 27 Mar 2019 11:25

    Dituduh Palsukan Surat BPN, Afrizon Sebut Dakwaan JPU Keliru

    Afrizon SH,MH, yang didakwa dalam perkara pemalsuan isi surat klarifikasi Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Medan Musriadi SH,MKn, MHum menilai dakwaan yang diajukan penuntut umum dari Kejatisu Sarona Silalahi SH error in persona alias kabur.