HUT ke 8 Matatelinga.com - Hanura
Tag: #PN-Medan
  • Rabu, 16 Okt 2019 20:35

    Berkedok Jual Beli Kayu, Acin Raup Rp247 Juta dari Korban

    Berkedok jual beli kayu kayu rambung / karet, Rinal Kostan Alia Acin (47), berhasil menggasak uang sejumlah korbannya hingga Rp 247 juta. Kini akibat perbuatannya, pria itu harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Medan, Rabu (16/10/2019).
  • Selasa, 08 Okt 2019 16:48

    Kejatisu Tahan Dua Tersangka Korupsi Pengerjaan Run Way Bandara di Nias

    Penyidik Pidana Khusus Kejati Sumatera Utara menahan dua orang tersangka kasus korupsi pengerjaan runway, taxiway dan apron di Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Lasondre Kecamatan Pulau-Pulau Batu Kabupaten Nias Selatan, Selasa (8/10/2019). Dalam
  • Senin, 07 Okt 2019 16:00

    Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkannya, ART asal Lampung Dituntut 8 Tahun Penjara di Medan

    Dewi Purnama Sari (28), Asisten Rumah Tangga (PRT) yang tega membunuh bayinya karena takut dipecat majikan, dituntut 8 tahun penjara. Tuntutan itu dibacakan JPU Joice V Sinaga di hadapan Ketua Majelis Hakim, Richard Silalahi dii ruang Cakra 5 Pengadilan N
  • Kamis, 03 Okt 2019 11:59

    Dosen USU Meninggal Saat Hadiri Sidang Gugatan di PTUN Medan

    Bachtiar Hamzah SH, MH, kuasa hukum Universitas Sumatera Utara (USU) dalam kasus gugatan Surat Keputusan (SK) Pemberhentian Pengurus Pers Mahasiswa Suara USU meninggal dunia saat menjelang sidang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, Rabu (2/10/2
  • Kamis, 26 Sep 2019 15:30

    Jadi Kurir 45 Kg Sabu & 40.000 Ekstasi, Warga Riau Dijatuhi Hukuman Mati di Medan

    Warga Dumai, Riau bernama A Upek dijatuhi hukuman mati di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (26/9/2019). Pria berusia 38 tahun ini dinyatakan terbukti bersalah mengirimkan 45 Kg sabu-sabu, 40.000 butir pil ekstasi, dan 6 Kg keytamin ke Medan.
  • Selasa, 24 Sep 2019 15:25

    Bunuh Ibu Dua Anak, Dedek Dituntut 20 Tahun Penjara

    Dedek tega menghabisi nyawa Nurhayani (38) seorang ibu dua anak tersebut karena tak terima mendengar kata jijik yang disampaikan korban kepada dua temannya Okky Prayudha dan Muhammad Suheiry, disaat terdakwa menumpang tidur di rumah korban yang merupakan
  • Senin, 23 Sep 2019 19:15

    Ngaku Berpangkat Kombes, Pria Ini Tipu Keluarga Polisi Rp757 juta

    Berharap sang anak menjadi perwira polisi membuat Charles Ambarita dan Tongo Hutajulu tidak berfikir panjang. Keduanya menyerahkan uang Rp757juta kepada Indra Napitupulu.
  • Rabu, 18 Sep 2019 13:45

    Didakwa Peras Orangtua Tersangka, 4 Oknum Polisi Diadili di PN Medan

    Empat oknum polisi dari Polsek Medan Area diadili di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (17/9/201). keempanta didakwa melakukan pemerasan terhadap orang tua tersangka penyalahgunaan narkotika atas nama M Irfandi.
  • Selasa, 17 Sep 2019 18:15

    Pembunuh Pasangan Kumpul Kebo di Helvetia Dituntut 15 Tahun Penjara

    Ferdinan Sihombing alias Landong (29) terdakwa kasus pembunuhan pasangan kumpul kebonya, Helda Krista Debora alias Mak Krista (47), dituntut 15 tahun penjara. Warga Jln Karya Pasar V, Kel Cinta Damai, Kec Medan Helvetia dinilai bersalah karena melakukan t
  • Kamis, 12 Sep 2019 18:17

    Jadi Kurir 45 Kg Sabu dan 40 Ribu Butir Ekstasi, Warga Riau Dituntut Pidana Mati di PN Medan

    Aupek (38) warga Jalan Dermaga Darat Purnama Dumai Barat, Kota Dumai, Riau dituntut dengan pidana mati di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (12/9/2019). Pria ini dinilai terbukti bersalah dalam kasus kepemilikan 45 kg sabu dan 40.000 butir pil ekstasi.
  • Rabu, 11 Sep 2019 16:20

    Bawa 55 Kg Sabu dan 10 Ribu Pil Ekstasi, Nelayan Asal Aceh Diganjar Pidana Mati

    Hendri Yosa (30) langsung tertunduk lesu usai mendengar vonis pidana mati yang dijatuhkan majelis hakim terhadap dirinya di PN Medan, Rabu (11/9). Majelis hakim yang diketuai Dominggus Silaban menyatakan pemuda yang berprofesi sebagai nelayan itu bersalah
  • Selasa, 10 Sep 2019 11:55

    Berbelit-belit, Hakim Ancam Tahan Eks Kadisdik Paluta

    Dinilai berbelit-belit memberi keterangan, mantan Kadisdik Padanglawas Utara (Paluta) Drs Hazairin Hasibuan diancam akan ditahan oleh salah seorang anggota majelis hakim. Hazairin bersaksi dalam sidang dugaan korupsi Gedung Unit Sekolah Baru (USB) Sekola