• Home
  • Berita Sumut
  • Soal Kasus Mujianto, Saksi Ahli: Perkara Sudah P21 Harus ke Pengadilan

Soal Kasus Mujianto, Saksi Ahli: Perkara Sudah P21 Harus ke Pengadilan

faeza Kamis, 25 Juli 2019 21:36 WIB
mtc/ist
Saksi ahli pidana umum USU Medan Dr Edi Yunaea SH,MHum saat didengarkan keterangannya.
MATATELINGA, Medan:  Sidang praperadilan (prapid) yang diajukan Armen Lubis terkait Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) yang diterbitkan Kejatisu atas kasus dugaan penipuan Mujianto kembali digelar di PN Medan, Kamis (25/7/2018). Dalam persidangan kali ini, pihak pemohon mengajukan tiga orang saksi, salah satunya adalah ahli hukum pidana  USU, Dr Edi Yunara SH,MHum.

[adx]





Dalam kesempatan itu,  Dr Edi Yunara SH,MHum menegaskan, kasus yang pemberkasannya sudah dinyatakan lengkap memenuhi unsur formil dan materil (P21), seharusnya segera dilimpahkan ke pengadilan. 

"Bila jaksa selaku penuntut umum berpendapat lain seharusnya berkasnya dikembalikan ke penyidik (kepolisian) untuk dilengkapi. Tapi kalau sudah dinyatakan P21, harus dilimpahkan ke pengadilan, " ucap Edi Yunara dihadapan hakim tunggal Ahmad Sayuti.

Edi Yunara juga secara gamblang menjelaskan asas legalitas dalam hukum acara pidana. 

"Sesuai Hukum Acara Pidana, asas legalitas dimaknai sebagai asas yang menyatakan bahwa setiap penuntut umum wajib menuntut setiap perkara yang sudah dinyatakan lengkap memenuhi unsur formil dan materil," tegas Edi.


Meski begitu, Edi mengakui landasan hukum lain yang membenarkan pihak kejaksaan untuk tidak melimpahkan perkara P21 ke pengadilan. Sedangkan alasan tidak dilimpahkan ke pengadilan yakni nebis In idem, demi hukum (tersangka meninggal dunia) dan ketiga, untuk kepentingan umum. 

Kalau jaksa selaku penuntut umum berpendapat lain, imbuhnya, seharusnya sebelum berkas perkara dinyatakan lengkap (P21), dikembalikan ke penyidik (kepolisian) untuk dilengkapi. Idealnya kasus tersebut dilimpahkan ke pengadilan dan biarlah nanti hakim yang memutuskannya.




[adx]


Ketika ditanya tim kuasa hukum pemohon dimotori Arizal SH tentang Peraturan Jaksa Agung Nomor 36/2011 tentang tenggang waktu 15 hari ke tahapan penuntutan setelah perkara dinyatakan lengkap, saksi ahli Edi Yunara berpendapat bahwa aturan dimaksud 'abu-abu' karena tidak ada sanksi tegas bila tidak dilaksanakan. 

Yang jelas, sebut Edi, upaya hukum praperadilan sebagaimana diajukan pemohon terhadap Jaksa Agung, Kajati Sumut dan Kapoldasu (termohon I, II, dsn III) menyusul 'mandeknya' proses hukum terhadap tersangka Mujianto, sudah tepat. 

Pada persidangan itu, Hakim  Ahmad Sayuti bahkan sempat  meminta saksi ahli hukum pidana tersebut menjelaskan secara gamblang misalnya kasus kerjasama bisnis yang acap bias.  Satu sisi bisa masuk ranah perdata dan di sisi lain bisa dikategorikan tindak pidana.

Menurut dosen Fakultas Hukum USU  tersebut, hal itu tergantung isi perjanjian diperbuat para pihak. Bila misalnya suatu pekerjaan atau jasa pernah dibayarkan namun kemudian seret, bisa dikategorikan sebagai wanprestasi (ingkar janji).

"Namun bila pekerjaan dikerjakan namun sama sekali tidak pernah dibayarkan, maka ada unsur menggerakkan hati dan pikiran, ada upaya-upaya tertentu yang digunakan dalam melakukan perbuatan yang dilarang dan merugikan orang lain secara materil, bisa dikategorikan tindak pidana," urainya.

Sebelumnya saksi yang diajukan pemohon yakni Hasbullah menerangkan adanya statemen Kasi Penkum Kejatisu Sumanggar Siagian SH seputar sudah lengkapnya (P21) berkas kasus dugaan penipuan dan penggelapan atas nama Mujianto dan stafnya Rosihan Anwar. 

Menurutnya, penjelasan Sumanggar itu disampaikan secara tegas melalui konferensi pers. Demikian juga pelimpahan kedua tersangka dari penyidik Poldasu ke Kejatisu (P22). Mujianto juga disebutkan tidak ditahan dengan alasan kooperatif dan memberikan jaminan Rp 3 miliar. Hasbullah seraya mengaku masih menyimpan video konferensi pers tersebut. 

[adx]





Sedangkan saksi lainnya Sahril Sani Pane menerangkan, sebelum dilakukan penimbunan di lahan seluas 3,5 ha di Kampung Salam Belawan itu, dirinya ditugaskan oleh pihak Mujianto untuk menjaga lahan tersebut. Saksi juga sempat diberikan copy sertifikat surat tanah itu atas nama Mujianto agar tidak digarap pihak lain. 

Saksi juga mengaku ikut bekerja ketika dilakukan penimbunan lahan tersebut dari awal. Semula penimbunan dikerjakan Marwan alias Įguan, namun terhenti. Kemudian penimbunan dikerjakan oleh Rosihan yang juga pihak Mujianto sendiri, juga terhenti. Selanjutnya dikerjakan Armen Lubis, namun turut terhenti karena disebut-sebut tidak dibayar. Selanjutnya lahan itu dikerjakan pihak lain yang ditunjuk Mujianto. 

Lahan yang ditimbun itu sekarang sudah dijual ke PT Bungasari. Dari awal sebelum dilakukan penimbunan, lahan tersebut hendak dijual Mujianto kepada PT Bungasari.

 "Dari awal pekerjaan penimbunan, dari 2014 hingga 2017, baik saat dikerjakan Įguan hingga dikerjakan Armen, selalu ada pihak dari PT Bungasari di lokasi penimbunan," jelasnya. 

Menjawab pertanyaan kuasa hukum termohon I dan II, saksi mengatakan, Armen Lubis (pemohon prapid) sempat mengeluh tentang pekerjaan penimbunan mereka lakukan tidak dibayar Mujianto.

Usai mendengarkan keterangan ketiga saksi, hakim tunggal Ahmad Sayuti melanjutkan persidangan, Jumat besok (25/7/2019) dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari para termohon. (mtc/fae)
Editor: faeza

T#g:Armen lubiskejatisumujiantoPN Medanprapid
Komentar
Senin, 28 Sep 2020 08:57Ekonomi

Harga Minyak Mentah Kembali Melemah di Awal Pekan

Pada awal perdagangan hari ini Harga minyak mentah kembali melemah. Sentimen utama yang menyeret harga datang karena meningkatnya kasus virus corona yang mengganggu harapan untuk pemulihan permintaan bahan bakar.

Senin, 28 Sep 2020 08:45Bola

Hasil Pertandingan Premier League Senin (28/9/2020)

Hasil pertandingan Premier League Senin (28/9/2020) di mana ada empat pertandingan mewarnai pekan ketiga Liga Inggris 2020-2021 yang digelar pada Minggu 27 September malam WIB.

Senin, 28 Sep 2020 08:30Internasional

Nikmati Permen Black Licorice, Meninggalkan Dunia Selamanya

Seorang pekerja konstruksi di Massachusetts, Amerika Serikat, menyukai permen black licorice membuatnya harus pergi untuk selamanya. Selama beberapa pekan, dia makan satu setengah kantong kembang gula itu setiap hari.

Senin, 28 Sep 2020 08:15Bola

Hasil Lengkap Pertandingan Jornada Ketiga Liga Spanyol

Hasil Lengkap pertandingan jornada ketiga laliga di mana sejumlah pertandingan yang seru dan menarik tersaji semalam dalam lanjutan jornada ketiga Liga Spanyol 2020-2021.

Senin, 28 Sep 2020 08:00Aceh

Pendiri dan Pimpinan Tiga Dayah di Aceh, Meninggal Dunia

Sebelum meninggal dunia, Ustadz Amin sempat menjalani perawatan di medis di RSUD Zainoel Abidin selama beberapa hari. Proses pemakaman dilakukan seperti jenazah lain biasanya, mengingat bukan pasien COVID-19.

Senin, 28 Sep 2020 07:45Bola

Hasil Lengkap Pertandingan Pekan Kedua Serie A Italia

Hasil pertandingan giornata kedua Liga Italia 2020-2021. Salah satu pertandingan yang menyedot banyak perhatian tentu saja pertemuan antara AS Roma dengan Juventus di Stadion Olimpico.

Senin, 28 Sep 2020 07:30Aceh

Anak Mantan KKB Aceh Lulus Seleksi Prajurit TNI AD

Putra, Nurdin Ismail alias Din Minimi lulus seleksi menjadi prajurit TNI Angkatan Darat (AD), dan mulai mengikuti pendidikan pada pekan depan.

Senin, 28 Sep 2020 07:15Berita Sumut

Pjs Wali Kota Buka Raker DPRD Kota Medan

Pjs Wali Kota Medan Ir Arif Sudarto Trinugroho MT membuka Rapat Kerja (Raker) DPRD Kota Medan di The Hill Jalan Jamin Ginting, Sibolangit, Deli Serdang, Minggu (27/9/2020).

Senin, 28 Sep 2020 07:00Berita Sumut

Pendeta GKII, Kodim 0208/Asahan Peduli Gereja

Sungguh tak disangka, Gereja Kemenangan Iman Indonesia (GKII) Dusun VI, Desa Simpang Dolok, Kecamatan Datuk Lima puluh, Kabupaten Batubara direnovasi oleh Kodim 0208/Asahan yang bertepatan hari TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-109.

Senin, 28 Sep 2020 06:45Nasional

Sambut HUT Ke-1, Kogabwilhan II Gelar Bakti Sosial Bagikan Paket Sembako

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Kogabwilhan II) menggelar Bakti Sosial (Baksos) pemberian paket sembako dalam rangka menyambut HUT ke-1 Kogabwilhan II tahun 2020 yang dilaksanakan di sejumlah Panti Asuhan

Senin, 28 Sep 2020 06:30Bola

AS Roma yang Tampil Menggigit Tahan Juventus

Ternyata si Nyonya Tua belum mampu menekuk AS Roma sang pelatih Juventus, Andrea Pirlo, menyebut hasil imbang 2-2 kontra AS Roma sebagai sebuah kemunduran.

Senin, 28 Sep 2020 06:00Berita Sumut

Jemaat Heran, Kodim 0208/Asahan Bongkar Gereja (GKII)

Jemaat Gereja Kemenangan Iman Indonesia (GKII) Dusun VI, Desa Simpang Dolok, Kecamatan Datuk Lima puluh, Kabupaten Batubara merasa heran dan geram melihat tingkah laku TNI Kodim 0208/Asahan. Karena mengangkati barang-barang yang ada dalam gereja.

Minggu, 27 Sep 2020 23:00Berita Sumut

Anggota Dewan Ini Apresiasi Polri Berhasil Ungkap Kasus Kematian Akibat 'Judi Online'

Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. Wong Chun Sen, M.PdB menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja aparat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang telah berhasil mengungkap kasus pembunuhan Jefri Wijaya alias Asiong, salah seorang p

Minggu, 27 Sep 2020 22:31Berita Sumut

Keluarga Korban Alm Fitri Yanti Menangis Melihat Pra Rekontruksi Yang Digelar Polisi

Terkait Pengakuan Tersangka Fery Pasaribu Kepada Penyidik membuat keluarga korban menangis, menjerit ketika mendengar pengakuan tersangka kepada penyidik Polrestabes Medan.

Minggu, 27 Sep 2020 19:43Berita Sumut

Babinsa Koramil 0201-12/hp Razia Masker untuk Memutus Penyebaran COVID-19

Babinsa Koramil 0201-12/hp razia masker dukung memutus penyebaran COVID-19 di desa desa, Serma Joko S ikut dalam kegiatan razia masker

Minggu, 27 Sep 2020 19:34Bola

Berikut Hasil Lengkap Liga Inggris 2020-2021 Semalam

Hasil pertandingan pekan ketiga Liga Inggris 2020-2021 pada Sabtu 26 September malam WIB. Tiga pertandingan menghasilkan pemenang,