• Home
  • Advertorial
  • Saksi Lagi-lagi Ungkap Syamsul Minta Uang Pakai Nama Eldin

Sidang Kasus Suap Eldin,

Saksi Lagi-lagi Ungkap Syamsul Minta Uang Pakai Nama Eldin

Faeza Senin, 20 April 2020 18:30 WIB
Mtc/ist
Sidang lanjutan kasus suap Walikota Medan Non Aktif T Dzulmi Eldin kembali digelar dengan agenda keterangan saksi-saksi. Dalam proses sidang yang masih berlangsung secara teleconference tersebut 7 orang saksi terdiri dari beberapa Kadis dan Protokoker had
MATATELINGA, Medan:  Sidang lanjutan kasus suap Walikota Medan Non Aktif T Dzulmi Eldin kembali digelar dengan agenda keterangan saksi-saksi. Dalam proses sidang yang masih berlangsung secara teleconference tersebut 7 orang saksi terdiri dari beberapa Kadis dan Protokoker hadir memberi kesaksiannya, Senin (20/4/2020).

Dalam kesaksian yang disampaikannya pada persidangan yang berlangsung di Ruang Cakra VIII Pegadilan Negeri Medan, Isa Ansyari Kadis PU Medan non aktif dalam kasus itu mengaku memberi uang senilai total Rp530 juta kepada Syamsul Fitri sebagai Kasubbag Protokoler melalui beberapa kali tahapan. 

"Pertama Rp20 juta ada 4 kali, kemudian Rp200 juta sekali, Rp250 juta sekali, uang itu saya kasih," ujar Isa Ansyari 

Mendengar hal itu Ketua Majelis Hakim, Abdul Azis kemudian bertanya, "Kepada siapa anda berikan uang itu?," tanya majelis kepada Isa Ansyari. Isa Ansyari lalu menjawab bahwa ia memberikan uang tersebut sesuai permintaan Syamsul. 

"Yang minta Syamsul, Syamsul tak cerita untuk kepentingan Walikota," aku Isa Ansyari kepada majelis Hakim.

Ketika ditanya oleh majelis hakim kenapa dirinya mau memberikan uang sebesar itu kapada Syamsul Fitri, Isa mengaku bahwa dirinya menuruti permintaan Syamsul karena yang bersangkutan merupakan protokoler dan orang kepercayaan Walikota Medan.

"Karena saya menganggap bahwa Syamsul merupakan protokeler Pemko dan orangnya walikota," sebut Isa Ansyari.

Sementara itu saksi lain, Abdul Johar yang merupakan sekertaris Kepala Dinas Pendidikan Pemko Medan mengaku bahwa dalam kasus itu Syamsul Fitri datang meminta bantuan kepadanya karena alasan Pak Wali akan berangkat ke Jakarta. 

"Pak Syamsul datang langsung ke saya, minta bantuan katanya pak wali mau berangkat ke Jakarta. Beberapa hari kemudian saya berikan uangnya Rp100 juta," sebutnya kepada Majelis Hakim.

"Lho kenapa kok Syamsul datangnya ke anda, anda kan sekertaris bukan Kadis? Menurut anda dia (Syamsul) datang berkaitan kedinasan atau pribadi? Apa selanjutnya anda tidak memberitahukan itu ke Kadis," tanya majelis hakim kepada saksi. 

Namun saksi yang merupakan sekertaris Kadis Pendidikan itu berpendapat bahwa kedatangan Syamsul karena permintaan pribadi. "Menurut saya itu pribadi Majelis, karena dia (Syamsul) datangnya ke saya. Saya tidak beritahukan ke Kadis pada saat itu," jawab saksi. 

Mendengar jawaban itu majelis Hakim heran dan kembali mempertanyakan kenapa Abdul Johar alasannya memberikan uang. "Kok bisa anda memberikan uang sebesar itu pasahal anda bukan Kadisnya? Apakah karena anda mengharapkan jabatan tertentu? Sekarang apa jabatan saudara?," tanya Hakim kembali kepada saksi. 

"Siap, karena dia datangnya ke saya majelis. Saya masih sekertaris sampai sekarang," jawan Abdul Johar. 

Sedangkan Iswar, Kadis Perhubungan yang juga hadir sebagai saksi menyatakan, Syamsul fitri dua 2 kali datang langsung menemuminya. Dikatakan Iswar, Syamsul mengatakan minta bantuan karena kekurangan uang operasional walikota.

Atas permintaan Syamsul Fitri tersebut, Iswar kemudian memberikan uang sebesar Rp200 juta melalui dua kali tahap pemberian. Yang pertama sebesar Rp150 juta dan yang kedua sebesar Rp50 juta. 

Sedangkan saksi Suherman, Kadispenda/ Badan pengelola Pajak Pemko Medan mengaku bahwa Syamsul datang beberapa kali meminta bantuan uang operasional walikota. Sebelum rombongan Pemko Medan berangkat ke Jepang dirinya mengaku memberi Rp110 juta, kemudian sepulang rombongan dari jepang sebesar Rp100.

Saksi lain, Khairunisa yang merupakan Kadis Pemberdayaan Perempuan Pemko Medan juga mengaku memberikan uang Rp70 juta atas permintaan Syamsul melalui telpon. Uang tersebut diberikannya melalui beberapa kali tahap pengiriman. 

Sementara itu Syamsul Fitri sebagai Kasubbag Protokoler Pemko Medan yang juga hadir sebagai saksi dalam kasus itu tetap pada kesaksiannya sesuai BAP. Dirinya mengaku bahwa terdakwa memerintahkannya menemui para Kadis untuk secara bergiliran untuk memenuhi biaya operasional terdakwa secara kedinasam maupun pribadi. 

"Pak wali menyuruh saya untuk menemui dinas-dinas, "Minta sama Kadis-kadis", katanya sama saya. Itu untuk kegiatan baik di tarakan ataupun di Jepang," ujar Syamsul Fitri menirukan perintah Eldin. (mtc).
Editor: 1

T#g:KPKmatatelinga.commatatelinga comOtt kpkPN MedanTerkiniDzulmi EldinMedanPemko Medan
Komentar
Minggu, 12 Jul 2020 16:00Berita Sumut

Bripka Sukisno Terobos Banjir Demi Bantu Warga

Bhabinkamtibmas Polsek Perdagangan Polres Simalungun Bripka Sukisno menerobos banjir demi dapat membantu warga nya yang mengalami banjir, Hujan deras dengan durasi cukup tinggi menyebabkan banjir terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Simalungun, termasuk

Minggu, 12 Jul 2020 14:00Berita Sumut

Kawasan Wisata Tomok Masih Ditutup Untuk Umum

Kawasan wisata Danau Toba sudah mulai ramai dikunjungi masyarakat terutama menuju penerapan new normal (tatanan kehidupan baru), bahkan seperti disampaikan Ketua Taruna Merah Putih Kota Medan Drs Wong Chun Sen Tarigan, M.PdB yang berkesempatan mengunjungi

Minggu, 12 Jul 2020 13:55Berita Sumut

Rektor dan WR 1 USU Positif Covid-19 Tanpa Gejala

Kabar mengejutkan datang dari Universitas Sumatera Utara (USU). Rektor USU Prof.Runtung Sitepu dinyatakan positif terpapar Covid-19 berdasarkan hasil swab di Labotorium ‎Labotorium Polymerase Chain Reaction (PCR) di RS USU. Namun, Runtung masuk dalam

Minggu, 12 Jul 2020 12:30Berita Sumut

Hadiri Pelantikan Rempala & Rakerda DMDI Sumut, Akhyar Ajak Lestarikan Lingkungan

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mengajak seluruh pengurus Remaja Masjid Pecinta Alam (Rempala) Indonesia Sumut yang baru dilantik agar belajar kehidupan dan kepemimpinan. Sebab, tidak sedikit lahir kader pemimpin masa depa

Minggu, 12 Jul 2020 12:15Berita Sumut

Seorang Warga Sergai Asal Tebing Syahbandar Positif Covid-19

Kerja Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) masih terus berlanjut dengan kembali bertambahnya 1 (satu) orang warga Sergai yang dinyatakan positif terjangkit virus asal Wuhan.

Minggu, 12 Jul 2020 12:00Berita Sumut

Pengendara Motor yang Hilang Dihantam Banjir di Siantar Ditemukan Tewas, Identitas Belum Diketahui

Sempat dinyatakan hilang terseret banjir saat melintas di Jalan Rondahaim Kelurahan Tanjung Tongah Kota Pematang Siantar ditemukan dalam kondisi tewas, Minggu (12/07) sekira pukul 09.00 Wib

Minggu, 12 Jul 2020 11:45Berita Sumut

Sempat Ditimbun Longsor, Arus Lalu Lintas di Parapat Mulai Lancar

Arus lalu lintas di Jalinsum Parapat tepatnya 2 km sebelum kota Parapat, Nagori Sibaganding Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun pada saat ini Minggu (12/07) sudah dapat dilewati oleh pengendara roda dua maupun roda empat. Sebelumnya

Minggu, 12 Jul 2020 10:55Berita Sumut

Dihantam Banjir, Seorang Pengendara Motor di Siantar Martoba Hilang Terseret Air

Curah hujan yang tinggi disertai dengan petir yang mengguyur Kota Pematang Siantar menyebabkan banjir bandang di beberapa tempat di Siantar. Akibat banjir bandang tersebut satu orang pengendara terseret arus banjir dan meninggal dunia.

Minggu, 12 Jul 2020 10:00Berita Sumut

Pedagang dan Pembeli di Pasar di Kawasan Medan Utara Masih Banyak Abaikan Protokol Kesehatan

Meski saat ini pemerintah meminta masyarakat untuk menggunakan masker, namun di Pasar Inpres yang terletak di Jalan Jawa/Jalan Bunga dan Jalan Pasar Kelurahan Belawan ll Kecamatan Medan Belawan Kota Medan banyak para pedagang dan pengunjung tidak mengikut

Minggu, 12 Jul 2020 09:45Berita Sumut

Polda Sumut dan Ditjen Bea Cukai Gagalkan Penyeludupan 500 Ballpres Pakaian Bekas Asal Malaysia

Kapal Patroli gabungan Ditpolairud Polda Sumut dan Ditjen Bea Cukai berhasil menangkap Kapal KM Doa Ibu bermuatan 500 ballpres asal Malaysia yang akan diseludupkan ke Tanjung Asahan pada Sabtu (11/07/2020.)

Sabtu, 11 Jul 2020 23:59Internasional

Lee Hsien Loong Kembali Jabat PM Singapura

Partai Aksi Rakyat (PAP) yang berkuasa di Singapura kembali mempertahankan kekuasaannya setelah memenangi pemilihan umum pada Jumat (10/7/2020). Meski meraih keunggulan, tetapi dukungan bagi partai itu sebagai mayoritas telah berkurang.

Sabtu, 11 Jul 2020 23:14Berita Sumut

Hujan Deras,,, Mengakibatkan Jalur Siantar- Parapat Lumpuh Total.

Hujan yang turun mulai sore hari dengan debit yang cukup deras mengguyur daerah di Kabupaten Simalungun mengakibatkan tanah longsor dan menimpa badan jalan membuat jalur Siantar-Parapat lumpuh total dan untuk sementara dilakukan pengalihan arus lalu lint

Sabtu, 11 Jul 2020 22:59Nasional

Dorong Penggunaan Pupuk Organik, Yonif 125 bersama P2L Berikan Penyuluhan Kepada Warga Perbatasan

Bekerja sama dengan Dinas Peternakan Kabupaten Merauke, Satuan Tugas Batalyon Infanteri 125/Simbisa (Satgas Yonif 125/SMB) memberikan penyuluhan pembuatan pupuk organik kepada warga perbatasan.

Sabtu, 11 Jul 2020 22:44Berita Sumut

Akhyar Apresiasi BRI Bagikan Sembako Melalui Agen BRI Link

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mengapresiasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang memberikan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu dan masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Corona Virus Dis

Sabtu, 11 Jul 2020 22:29Berita Sumut

Pulang Kondangan, Pasutri Kena Jambret 2 Pemuda

Sabtu sore (11/7/2020) sekira pukul 18.00 wib merupakan hari yang sial buat pasangan suami istri (Pasutri) yang baru saja pulang kondangan, pasalnya saat melintas di Jalan Ir.H.DJuanda, tas sang istri dijambret oleh dua orang pemuda, beruntung kedua pelak

Sabtu, 11 Jul 2020 22:15Lifestyle

Artis K-Pop Han Seo Hee Kunci Akun Instagramnya

Han Seo Hee menjadi sosok kontroversial. Meski belum pernah debut di industri K-Pop, Han Seo Hee telah dikenal publik karena segudang masalah.